Menggunakan Robot Otomasi Menangani Produk-produk Sulit

0
13

Otomasi tradisional banyak digunakan untuk mengemas produk-produk yang mudah ditangani, seperti dos dan botol. Namun, peralatan tersebut tidak cocok lagi untuk produk yang lebih sukar ditangani. Solusinya adalah robot yang diotomasi.

Robot paletisasi Fanuc M-410iB mampu menangani boks-boks, tas, bundelan, muatan bercampur dan lapisan-lapisan yang penuh.

Selama bertahun-tahun, para produsen makanan, konsumer produk, dan farmasi telah menuai keberhasilan dengan memanfaatkan otomasi tradisional, termasuk pembungkus, pengisi dari atas, dan pengisi dari samping, untuk mengemas produk-produk yang mudah ditangani, seperti dos dan botol. Namun, peralatan jenis ini mungkin tidak cocok lagi untuk beberapa produk yang lebih sukar ditangani. Lagi pula, perubahan produk dapat menjadi lebih sulit dan mahal bila menggunakan sistem-sistem tradisional.

Yang lebih baru, robot-robot sortir berkecepatan tinggi yang digunakan untuk permen atau produk-produk sejenis yang padat, ringan, dan tidak mudah rusak ketika ditangani pada kecepatan tinggi. Tapi cakupan produk yang mampu ditangani robot tersebut sangat terbatas.

Advertisement

Produk-produk yang sulit ditangani memiliki tantangan khusus sehingga baik solusi penyortiran berkecepatan tinggi atau otomasi tradisional semakin sukar menanganinya. Masalahnya mencakup:
– Menjaga integritas dari produk yang mudah lepas atau mudah pecah. Sebagai contoh, irisan-irisan pizza yang memiliki lapisan di atasnya dapat menyokong kerusakan jika tingkat akselerasi atau pelambatan terlalu tinggi, sehingga menyebabkan lapisan atas pizza terbang. Kebanyakan produk tidak bisa ditangani pada tingkat kecepatan lebih dari 100 siklus per menit.
– Penanganan wadah-wadah yang fleksibel. Sebagai contoh, tas atau kantong bisa jadi sulit ditangani dengan menggunakan otomasi tradisional dan mungkin memerlukan tool-tool end-of-arm yang lebih besar daripada yang digunakan pada robot sortir.
– Penanganan botol-botol, botol-botol kecil, atau wadah-wadah lain yang bentuknya tidak teratur.
– Mengimbangi mesin-mesin berkecepatan tinggi. Robot-robot beraksis enam standar dirancang untuk pengelasan atau aplikasi non-pengepakan lainnya tidak cukup cepat.

Robot kecepatan tinggi
Robot-robot pengepakan berkecepatan tinggi sudah mengisi kekosongan antara otomasi tradisional dan penyortir-penyortir berkecepatan tinggi untuk produk-produk yang lebih sulit ditangani. Robot ini memberikan muatan yang lebih tinggi, yang diperlukan untuk peralatan end-of-arm yang mampu menangani produk-produk sulit. Sebagai contoh, berbagai cangkir pengisap dapat digunakan memegang produk toko roti yang besar dengan aman. Untuk tas yang besar, seperti produk medis dalam kotak, sebuah ruang vakum mungkin diperlukan. Perkakas end-of-arm tipe ini menggunakan suatu sistem vakum dengan layar yang lebih besar sebagai pengganti cangkir-cangkir vakum.

Robot-robot berkecepatan tinggi juga menggunakan penutup yang menunjuk ke dalam posisi guna menstabilkan produk selama pergerakan. Untuk produk-produk yang lebih besar atau tool-tool end-of-arm yang lebih berat, robot tidak harus melambat.

Robot yang diotomatisasi dapat digunakan mengambil berbagai produk sebagai suatu kelompok atau satu demi satu. Dengan kemajuan terbaru dalam teknologi visi, lini pengepakan robot mampu menangani bermacam-macam atau produk yang tidak beraturan. Untuk produk yang digentas dari sabuk konveyor yang bergerak, robot memperoleh keuntungan dari gerakan sabuk dan menunggu hingga produk berada di depan robot. Robot kemudian mengambil setiap individu produk dengan gerakan yang efesien dan relatif singkat, menunggu sampai ada dua atau lebih produk pada saat yang sama, dan kemudian menempatkannya ke dalam wadah. Hal ini mengurangi total gerakan robot maupun akselerasi/pelambatan/g-forces pada produk sementara hasil yang dicapai sama seperti penyortir berkecepatan tinggi.

Baca juga :   Mengubah Telepon dan e-mail Jadi Chat

Flexicell, sebuah integrator sistem pengemasan robot, memasok sistem robot turnkey kepada pabrikan elektronik untuk mengepak dan mengangkat produk-produk yang mudah pecah. Pada sel # 1, robot Fanuc M-16iB mengambil unit elektronik yang mudah pecah dengan end-effector yang tidak menggunakan udara, karenanya mencegah produk dari goresan atau penyok selama penanganan. Produk kemudian ditunjukkan ke pembaca barcode, yang mendownload informasi produk ke sebuah label. Label dicetak dan ditempelkan ke bagian sisi luar boks bergelombang.

Ketika robot memegang produk, tool end-of-arm juga menarik masuk baki dasar PVC dari dispenser. Pada siklus yang sama, tool mengambil remote control dari baki dan mengepaknya ke dalam kantong baki dasar PVC, bersama-sama dengan unit elektronik. Robot kemudian menempatkan baki dasar ke dalam kotak bergelombang.

Pada sel # 2, sebuah mesin memotong lembaran busa pelindung dari gulungan. Robot mengambil lembaran dan menempatkannya di atas unit dalam boks. Berikutnya, robot kedua M-16iB mengambil baki penutup atas PVC dari dispenser dan sebuah CD dari dispenser CD. CD dipak ke dalam kotak, diikuti dengan power cord.

Pada sel # 3, robot beraksis empat memuat literatur produk ke dalam bagian atas dari wadah yang terbuka. Berikutnya, kotak ditutup, dan pembaca barcode digunakan untuk kedua kalinya guna memastikan bahwa kotak berisi produk yang tepat.

Pada sel # 4, robot pengangkat Fanuc M-410iB menempatkan produk dalam kotak ke salah satu dari dua palet, tergantung pada warna dari produk.

Seperti ilustrasi contoh ini, robot yang diotomatisasi dapat memainkan suatu peran penting dalam keberhasilan penanganan produk-produk yang mudah pecah – dalam kasus ini unit-unit elektronik dan CD – bila otomasi tradisional jenis lainnya tidak tepat.

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda