Wednesday
07 October 2026

ALLPacK & Indonesia Pharmaceutical 2018 – Kapan Indonesia Mampu Menghasilkan Mesin Kemasan?

Kementerian Perindustrian mencatat, jumlah industri plastik di Indonesia mencapai 925 perusahaan yang memproduksi berbagai macam produk plastik. Sektor ini menyerap tenaga kerja sebanyak 37.327orang dan memiliki total produksi sebesar 4,68 juta ton.

“Permintaan produk plastik nasional mencapai 4,6 juta ton yang meningkat sebesar lima persen dalam lima tahun terakhir,” ungkap Airlangga Hartarto Menteri Perindustrian seperti dirilis laman kemenperin.go.id (2017).

Untuk memacu kinerja industri plastik dalam negeri, Airlangga menyampaikan, pihaknya terus berupaya mengurangi ketergantungan bahan baku impor serta mendorong peningkatan kualitas, kuantitas mau pun spesifikasi produk yang dihasilkan.

“Sektor ini vital dengan ruang lingkup hulu, antara, hingga hilir yang dibutuhkan banyak industri lain dan memiliki variasi produk beragam,” tuturnya.



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


Kemenperin terus berupaya meningkatkan daya saing industri plastik melalui berbagai kebijakan strategis, khususnya menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan perdagangan bebas dunia.

“Dalam menghadapi kendala pemenuhan bahan baku dan persaingan menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), salah satu langkahnya adalah pemberian fasilitasi melalui bea masuk ditanggung pemerintah (BMDTP),” jelas Achmad Sigit Dwiwahjono Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA).

Pemerintah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI), fasilitasi promosi dan investasi, penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), tata niaga impor, penguatan kegiatan penelitian dan pengembangan serta kebijakan lain yang mendukung peningkatan daya saing dan produktivitas.

“Kami juga mendorong agar pelaku industri plastik nasional mampu bersinergi dan terintegrasi melalui kerja sama antar stakeholders sehingga produk plastik dalam negeri bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu bersaing di pasar internasional,” imbuh  Sigit.

 

Sementara itu, Menperin menyampaikan apresiasi kepada PT Berlina Tbk., yang berdiri pada tahun 1969 dan menargetkan kapasitas sebesar 40 ribu ton per tahun atau dua kali lipat dari sebelumnya dengan

nilai investasi mencapai Rp100-150miliar.

“Kami jaga utilitasnya 70-80 persen agar jika permintaan naik bisa kami genjot lagi. Selain itu, jumlah karyawan bertambah sekitar 60 persen pada 2017,” tutur Lim Eng Khim CEO PT Berlina Tbk. ketika menerima kunjungan Menperin Airlangga.

Menurut catatan Kemenperin, perusahaan Berlina memiliki 4 pabrik  yang berlokasi di Pandaan-Jawa Timur, Tangerang (Banten), Cikarang (Jawa Barat),  dan Hefei (China) dengan total tenaga kerja (grup) mencapai 2.187 orang.

Perusahaan ini menghasilkan beragam produk kemasan plastik dengan teknologi dan mesin termodern serta desain dan pengembangan produk yang terlengkap. Jenisnya, antara lain berupa botol plastik, botol air galon, sikat gigi, mould, laminating tube dan plastik tube—semuanya diproduksi mesin-mesin canggih.

Sementara itu, ALLPacK & Indonesia Pharmaceutical 2018 merupakan pameran ke-19 (kali) yang diselenggarakan oleh PT KRISTAMEDIA PRATAMA EXHIBITION dengan CEO Daud D. Salim. Hal A, B dan C diisi oleh 600 perusahaan dari belasan negara. Selain pameran, Daud menyelenggarakan berbagai seminar.

“Semua ini berkat Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Daud merendah saat ditanya, apa kiatnya sebagai event organizer  (EO) yang sukses. Belakangan ini, beberapa EO menyelenggarakan pameran dengan peserta jauh di bawah target dan sepi pengunjung.

Selain Kementerian Perindustrian, pameran besutan Daud D. Salim yang sering mengunjungi pameran di luar negeri ini, juga  didukung oleh Gabungan Produsen Jamu, Pharma Material’s Management Club, Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia, GAPMMI, dan Himpunan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia.

Mesin dan teknologi apa saja yang digelar di Kamayoran, Jakarta, yang berlangsung sejak 17 hingga 20 Oktober 2018?  Simak beberapa cerita peserta yang tersaji melalui serial photo stories—ciri khas digital media khusus bagi para pelaku sektor industri di Indonesia.

 


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
FOLLOW US
  • Rubrik