Wednesday
07 October 2026

Pertamina Perluas Akses Global, Ikutkan UMKM ke CAEXPO

Pertamina memperluas akses pasar global tujuh pelaku UMKM binaan melalui CAEXPO 2026 yang berlangsung di Guangxi, China, September 2026—memperkuat daya saing energi dan pelaku UMKM Indonesia.

Tujuh pelaku UMKM binaan Pertamina ikut berpameran pada CAEXPO 2026 di Nanning, China (Foto/@: PT Pertamina)

Penulis/editor: Rayendra L Toruan

mmINDUSTRI.co.id – PT Pertamina (sumber): Ekspansi produk lokal (Indonesia) ke pasar global menunjukkan bahwa penguatan UMKM tidak cukup berhenti pada peningkatan produksi, tetapi membutuhkan akses pasar, standar kualitas, dan jejaring bisnis lintas negara. 

Melalui CAEXPO 2026 di Nanning, Pertamina membuka peluang bagi tujuh UMK mitra binaan untuk bertemu calon pembeli dari China dan ASEAN, sekaligus merefleksikan tantangan industri nasional dalam mengubah keunggulan produk lokal menjadi kemitraan bisnis berkelanjutan.



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


Selaku badan usaha pelat merah, PT Pertamina (Persero) memperluas peluang produk lokal buatan tujuh Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaan untuk menjangkau pasar internasional.

Ketujuh UMKM itu mengikuti The 23rd  China-ASEAN Expo (CAEXPO) 2026 di Nanning International Convention and Exhibition Center, Guangxi, China pada 17–21 September 2026.

Keikutsertaan UMK mitra binaan Pertamina pada ajang tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina membuka akses pasar internasional serta mempertemukan UMK dengan calon pembeli dan pelaku usaha dari China dan negara-negara ASEAN.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou, Arianto Surojo menjelaskan bahwa ikut pada CAEXPO merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan produk Indonesia sekaligus membangun hubungan bisnis jangka panjang.

“CAEXPO merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan produk unggulan Indonesia kepada pasar Tiongkok dan negara-negara ASEAN. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan untuk menjaring calon pembeli, menginisiasi hubungan bisnis,” tutur Arianto Surojo.

Serta membangun kontrak kerja sama jangka panjang sehingga hasilnya tidak berhenti pada transaksi satu kali demikian Arianto Surojo.

Menurut Arianto Surojo, produk UMK Indonesia memiliki keunikan, kreativitas, dan nilai tambah yang berpotensi bersaing di pasar global. Untuk itu, UMK perlu terus memperkuat konsistensi kualitas, kapasitas produksi, dan pemahaman terhadap kebutuhan pasar tujuan.

Memperkuat pertumbuhan ekonomi dan ekosistem industri nasional

Produk yang ditampilkan di CAEXPO: keripik tempe Kritebar produksi H&G Makmur; kitchenware dan tableware berbahan kayu jati bersertifikat SVLK (Jati Alasku); permainan edukatif (Puzzle IQ Jogja); kerajinan rotan (Rindik ArtShop); sapu rayung (Sakoda Broom); kerajinan berbahan kerang (IndsCraft); dan produk olahan kelapa dan minuman jahe buatan PT Agriutama Mandiri Indonesia Jaya (Foto/@: PT Pertamina)

Sementara Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan fasilitasi UMK mitra binaan dalam pameran internasional merupakan bagian dari komitmen Pertamina mendampingi UMK agar naik kelas.

“Pertamina terus mendorong UMK mitra binaan melalui peningkatan kapasitas usaha, penguatan kualitas produk, dan perluasan akses pasar. Kami berharap keikutsertaan dalam CAEXPO 2026 dapat memperluas jejaring bisnis serta membuka peluang kerja sama berkelanjutan,” ungkap Muhammad Baron.

Produk yang ditampilkan meliputi keripik tempe Kritebar produksi H&G Makmur; kitchenware dan tableware berbahan kayu jati bersertifikat SVLK dari Jati Alasku; permainan edukatif Puzzle IQ Jogja; kerajinan rotan Rindik ArtShop; sapu rayung Sakoda Broom; kerajinan berbahan kerang IndsCraft; serta produk olahan kelapa dan minuman jahe dari PT Agriutama Mandiri Indonesia Jaya.

Program pembinaan dan perluasan akses pasar tersebut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. 

Inisiatif ini juga selaras dengan Asta Cita dalam memperkuat kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan mengembangkan industri kreatif nasional.

Melalui CAEXPO 2026, Pertamina berharap produk lokal Indonesia semakin dikenal, kompetitif, dan mampu menjangkau pasar global.

Pertamina dan pemangku kepentingan terkait perlu melanjutkan fasilitasi UMK dari sekadar keikutsertaan dalam pameran menuju pendampingan yang terukur, mencakup standardisasi produk, kapasitas produksi, sertifikasi, pemahaman regulasi negara tujuan, pemasaran digital, hingga tindak lanjut calon pembeli. 

Bagi pelaku UMK, momentum CAEXPO dapat dimanfaatkan untuk membaca kebutuhan pasar global dan membangun kontrak jangka panjang. 

Pemerintah, korporasi, asosiasi, serta mitra pembiayaan juga dapat memperkuat ekosistem agar akses pasar internasional menghasilkan peningkatan kapasitas usaha dan lapangan kerja.

Keikutsertaan tujuh UMK binaan Pertamina di CAEXPO 2026 memperlihatkan bahwa produk lokal memiliki ruang untuk masuk ke rantai pasar global ketika didukung akses, kualitas, dan jejaring bisnis yang tepat. 

Dari produk  keripik tempe, kitchenware kayu bersertifikat SVLK, permainan edukatif, kerajinan rotan dan kerang, hingga produk olahan kelapa serta minuman jahe, keberagaman produk menjadi contoh nyata potensi UMK Indonesia. 

Tantangannya kini adalah memastikan peluang pameran berkembang menjadi transaksi, kemitraan, dan ekspansi berkelanjutan. 

Karena itu, seluruh pihak terkait perlu bergerak bersama agar penguatan UMK tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga memperkuat pertumbuhan ekonomi dan ekosistem industri nasional. #SalamSobatmmINDUSTRI

 


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
FOLLOW US
  • Rubrik