Bagaimana sel induk buatan sembuhkan sakit jantung? Temuan artificial stem cells atau sel IPS mampu memulihkan peran otot jantung dan saraf. Alzheimer penyakit lansia mudah disegarkan.

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
mmiNDUSTRI.co.id – Terima kasih kepada para ilmuwan yang telah menemukan artificial stem cells atau sel induk buatan.
Dengan sel induk buatan ini memungkinkan tindakan pengobatan baru khusus penyakit-penyakit yang sebelumnya sulit disembuhkan atau ditangani seperti penyakit jantung dan Alzheimer.
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
Sel Induk Buatan Sembuhkan Sakit Jantung
Penyakit Alzheimer merupakan gangguan otak progresif ireversibel yang perlahan-lahan menghancurkan memori dan keterampilan berpikir seseorang. Pada akhirnya, kemampuan penderita untuk melakukan tugas-tugas paling sederhana pun sulit dilakukan karena lupa.
Bagi kebanyakan orang dengan penyakit Alzheimer ini —penderita yang memiliki tipe onset yang lambat dan biasanya gejala muncul pertama kali pada usia pertengahan 60-an tahun.
Sel induk buatan berupa sel sintetis atau sel minimal adalah partikel rekayasa yang meniru satu atau banyak fungsi sel (asli) biologis. Seringkali disebut bahwa sel buatan adalah membran biologis atau polimer yang membungkus bahan aktif biologis.
Tim ilmuwan di Fraunhofer Project Center for Stem Cell Process Engineering SPT atau proyek milik Fraunhofer yang menanganu Rekayasa Proses Sel Punca SPT, mengembangkan sebuah proses untuk produksi massal induced pluripotent stem cells atau sel punca pluripoten terinduksi.
Proses ini melibatkan material baru, yang memastikan bahwa produksi sel industri akan memenuhi standar dengan kualitas tinggi.
Proses ini diumumkan kepada publik untuk pertama kalinya mealui pameran bertajuk MEDICA yang berlangsung di Düsseldorf, Jerman pada 15 – 18 November 2021.
Sel-sel embrio yang sedang tumbuh memiliki sifat yang menarik. Sel-sel embrio itu mampu berubah menjadi jenis sel lain—mislanya menjadi sel otot jantung, sel saraf, dan banyak sel lagi yang dapat dibuat.
Para ahli menyebutnya sebagai sel induk berpotensi majemuk. Ketika tubuh manusia berkembang sepenuhnya, sel-sel kehilangan pluripotensinya.
Bagaimana pun penemuan baru itu menjadi mungkin untuk secara artifisial mengembalikan sel-sel somatik orang dewasa ke keadaan embrioniknya.
Menurut para ilmuwan, sel induk berpotensi berganda atau majemuk yang para ilmuwan menyebutnya induced pluripotent stem cells (iPS)—yang bagi para ahli bioteknologi merupakan alat yang sangat penting.
Artinya, sel somatik dapat diambil dari orang dewasa yakni penderita penyakit genetik, dan selanjutnya diprogram ulang menjadi sel iPS atau iPS cells .
Kemudian didiferensiasikan menjadi sel otot jantung atau saraf, dan selanjutnya dapat digunakan untuk menguji keampuhan obat yang baru.
Sel punca pluripoten terinduksi atau sel iPS) dibuat dengan memasukkan sejumlah kecil gen ke dalam sel somatik (berdiferensiasi) manusia biasa.
Sel-sel pluripoten ini dapat berdiferensiasi menjadi semua jenis sel dalam tubuh dan berkembang biak tanpa batas dalam kultur.
Sel iPS pertama kali dihasilkan oleh kelompok Profesor Shinya Yamanaka di Universitas Kyoto, Jepang.
Proses mengubah sel dari keadaan terdiferensiasi menjadi pluripoten disebut pemrograman ulang.
Metode yang dikembangkan oleh kelompok Yamanaka telah terbukti dan telah direproduksi, relatif sederhana, dan dianggap sebagai terobosan (baru) ilmiah utama.
Karena sel iPS berisi genom pasien, lebih mudah untuk menentukan jenis dan cara perawatan yang lebih efektif untuk menangani seorang pasien.
Dalam hal ini, sel iPS memiliki potensi besar untuk pengobatan yang dipersonalisasi. Bagaimana caranya?
Baca: Menggabungkan Teknologi Material dan Biologi, Sel IPS Siap Dimanufaktur
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form