Wednesday
07 October 2026

Pemberdayaan UMKM untuk Mengakselerasi Ekonomi Digital

Amar Bank menegaskan peran perbankan digital dalam memberdayakan UMKM sebagai sleeping giant ekonomi Indonesia melalui akses pembiayaan yang lebih cepat, aman, dan inklusif.

 

Penulis/editor: Rayendra L Toruan



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


mmINDUSTRI.co.id – PT Bank Amar Indonesia Tbk (sumber): Amar Bank komit dalam mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai kunci memperkuat ketahanan ekonomi digital Indonesia.

Melalui peran perbankan digital sebagai enabler, Amar Bank melihat momentum pemulihan ekonomi sebagai peluang untuk membuka akses keuangan yang lebih luas bagi jutaan pelaku UMKM.

Komitmen itu disampaikan dalam acara Digital Banking & Economic Outlook 2026: Awakening Indonesia’s Sleeping Giant di Jakarta, yang menyoroti besarnya potensi UMKM sebagai “raksasa yang sedang tertidur” dalam perekonomian nasional.

Amar Bank menyoroti UMKM sebagai sleeping giant yang menyimpan potensi besar meski menghadapi kesenjangan akses terhadap layanan keuangan formal dan pembiayaan yang membutuhkan banyak persyaratan.

Hal ini terlihat dari potensi UMKM yang masih belum optimal. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM mencapai 64,2 juta unit, berkontribusi sekitar 61 persen terhadap PDB, dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional, menjadikan UMKM mesin pertumbuhan terbesar di Indonesia.

Akan tetapi, peluang besar ini masih tertahan karena kesenjangan akses. Pemerintah menargetkan porsi pembiayaan UMKM 30 persen dari total kredit perbankan, tetapi penyaluran kredit UMKM pada 2025 disebut masih sekitar 19,4 persen dari total kredit perbankan.

Amar Bank menilai perbankan digital punya peran krusial untuk membangunkan potensi UMKM dengan proses layanan yang lebih sederhana, akses pembiayaan yang lebih cepat, serta penguatan keamanan transaksi agar ekonomi digital tumbuh lebih inklusif dan resilien pada 2026.

“Kami melihat potensi besar UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional yang perlu diakselerasi pertumbuhannya. Melalui solusi keuangan digital yang aman, andal, dan mudah diakses, perbankan digital dapat membuka akses yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk tumbuh lebih produktif dan berdaya saing,” ungkap Vishal Tulsian, Direktur Utama Amar Bank.

Amar Bank berkomitmen untuk awakening Indonesia’s sleeping giant dengan memberdayakan jutaan UMKM agar dapat memanfaatkan ekosistem keuangan digital secara optimal serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih kuat dan Tangguh lanjut Vishal Tulsian.

Hal ini diamini oleh Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda, yang menyebut bahwa keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal masih menjadi salah satu tantangan utama bagi pelaku UMKM di Indonesia.

Menurut Vishal Tulsian meskipun pemerintah menargetkan porsi kredit UMKM sebesar 30 persen dari total kredit perbankan, realisasinya saat ini masih berada di kisaran 20 persen.

“Salah satu penyebabnya adalah tingkat adopsi layanan keuangan yang timpang antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Banyak pelaku UMKM menghadapi hambatan administratif dalam mengakses pembiayaan dari perbankan, dan mereka masih mengandalkan modal pribadi dan pinjaman dari keluarga,” jelas Nailul Huda.

Tantangan pembiayaan UMKM ini juga sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan sektor ekonomi digital, sehingga kehadiran Amar Bank dapat menjawab kebutuhan secara praktis dan lebih relevan.

Merespons kondisi di atas, Senior Vice President of MSME Amar Bank, Josua Sloane Solagracia menegaskan, Amar Bank komit menghadirkan solusi yang relevan untuk membantu pelaku UMKM mengatasi berbagai kendala dalam mengakses layanan keuangan formal, khususnya dalam memperkuat kesiapan usaha dan pengelolaan bisnis agar lebih tertata.

“Amar Bank membantu pelaku UMKM menata administrasi dan pengelolaan keuangan usaha secara lebih rapi, terstruktur, dan terdokumentasi melalui Amar Bank Bisnis. Solusi ini tidak hanya mendukung efisiensi operasional sehari-hari,” janji Josua Sloane Solagracia.

Akan tetapi, juga memperkuat fondasi bisnis jangka panjang. Dengan rekam jejak keuangan yang lebih baik, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk dinilai layak secara objektif oleh lembaga keuangan dan mengakses pembiayaan formal secara lebih luas demikian Josua Sloane Solagracia.

Optimisme Amar Bank di tahun kuda api

Di tengah tantangan ekonomi tahun ini, Amar Bank tetap optimistis menjadikan 2026 yang menurut budaya China disebut sebagai tahun kuda—merupakan momentum untuk melanjutkan pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan.

Tercatat pada 2025, Amar Bank membukukan profitabilitas yang stabil dan penyaluran kredit yang tumbuh. Menurut Head of Finance Amar Bank, Yosua Sullivan pencapaian Amar Bank di tahun 2025 tidak lepas dari strategi penyaluran kredit dengan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang kuat dan memastikan rasio Non-Performing Loan (NPL) tetap sehat dan kualitas kredit terjaga.

Pada tahun 2026 ini, Amar Bank lebih berfokus dalam memperkuat produk dan layanan digital, memperluas ekosistem pembayaran, dan menghadirkan lebih banyak inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan memanfaatkan teknologi digital dan analisis data, Amar Bank dapat menghadirkan proses pengajuan yang lebih sederhana, keputusan kredit yang lebih cepat, serta layanan yang lebih aman dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Dari sisi teknologi dan operasional perusahaan, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Amar Bank, Kevin Kane menuturkan bahwa perusahaan terus melakukan inovasi seperti pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses perbankan secara menyeluruh.

Inovasi tersebut salah satunya juga diarahkan untuk memperkuat manajemen risiko serta meningkatkan perlindungan terhadap potensi penipuan digital.

“Seiring dengan perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat, Amar Bank akan terus mengeksplorasi berbagai inovasi dan membangun infrastruktur teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi bank,” urai Kevin Kane.

Melalui penerapan otomatisasi, proses underwriting secara real-time, serta analisis perilaku nasabah, Amar Bank menghadirkan proses pengambilan keputusan yang lebih cepat, aman, dan akurat.

Pada akhirnya, pendekatan ini memungkinkan Amar Bank untuk menghadirkan solusi finansial yang lebih responsif terhadap kebutuhan nasabah, sekaligus mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan finansial pelaKu UMKM.

Dengan pertumbuhan yang disiplin, fokus yang kuat pada pemberdayaan UMKM, dan inovasi teknologi yang bertanggung jawab, Amar Bank terus optimistis membangun ekosistem perbankan digital tepercaya dan relevan dalam mendukung pengembangan ekonomi yang semakin inklusif.

Dengan potensi besar yang dimiliki UMKM, Amar Bank menilai transformasi digital dalam sektor perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing pelaku usaha.

Melalui inovasi teknologi, layanan keuangan digital yang inklusif, serta komitmen pada manajemen risiko yang kuat, Amar Bank optimistis dapat membantu “membangunkan” potensi besar UMKM Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan inklusif di masa depan. #SalamSobatmmINDUSTRI

 

Tentang Amar Bank PT Bank Amar Indonesia Tbk. atau Amar Bank adalah bank digital Indonesia. Didirikan pada tahun 1991, diluncurkan kembali menjadi Amar Bank pada tahun 2015, sejak itu bank telah mengalami transformasi digital yang signifikan untuk menjadi salah satu pelopor lembaga fintech melalui platform pinjaman digital Tunaiku, yang telah memenangkan berbagai penghargaan. Diluncurkan pada tahun 2014, Tunaiku adalah platform pinjaman digital berbasis aplikasi pertama di Indonesia yang memanfaatkan big data dan analitik prediktif untuk melayani populasi yang tidak memiliki rekening bank dan kurang terlayani di Indonesia, dan terus menjadi produk unggulan Amar Bank. Tunaiku memberikan pinjaman pribadi kepada individu dan UMKM. Aplikasi diproses dan disetujui dalam waktu 24 jam. Amar Bank (kode saham: AMAR) tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada tahun 2020, Amar Bank meluncurkan aplikasi perbankan digital, bank cerdas khusus seluler berbasis cloud pertama di Indonesia, yang mengadopsi teknologi baru AI untuk mendorong kebiasaan menabung yang baik sambil meningkatkan disiplin untuk kontrol keuangan pribadi yang lebih baik.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi kami di:

Website : www.amarbank.co.id & www.tunaiku.com

Facebook : Amar Bank / Tunaiku

Twitter : @amarbankID / @tunaikucom

Instagram : @amarbank.id / @tunaikucom

Instagram : @lifeatamar.tunaiku

LinkedIn : Amar Bank / Tunaiku

Kontak Media

publicrelations@amarbank.co.id

vinda.karuna@amarbank.co.id

 


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
FOLLOW US
  • Rubrik