NTT DATA Inc. mengungkapkan, pemimpin cerdas di bidang AI berpeluang meningkatkan profit (laba) perusahaan hingga 3 kali lipat. Apakah PT NTT DATA Indonesia juga melakukan survei di Indonesia—mewakili induknya yang bermarkas di Tokyo Jepang?

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
mmINDUSTRI.co.id – NTT DATA, Inc. (sumber): Hasil studi terbaru dari NTT DATA Inc. mengungkap bahwa perusahaan yang menjadi pemimpin dalam penerapan kecerdasan buatan (AI) memiliki peluang 3 kali lebih besar untuk mencatat margin keuntungan tinggi dibandingkan kompetitornya.
Dalam laporan 2026 Global AI Report: A Playbook for AI Leaders, NTT DATA yang bermarkas di Tokyo, Jepang dan memiliki bisnis melalui PT NTT DATA Indonesia, menyimpulkan hanya 15 persen perusahaan global yang masuk kategori pemimpin (cerdas) di bidang AI.
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
Kelompok itu secara konsisten membukukan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas perusahaan—di mana pemimpin bidang AI terlibat—jauh di atas rata-rata industri. Hal itu tercapai berkat strategi AI yang jelas, model operasional yang matang, dan eksekusi yang lebih terfokus.
NTT DATA Inc., pemimpin global di bidang AI, bisnis digital, dan layanan Teknologi Informasi merilis laporannnya belum lama ini.
Melalui playbook yang disusun berdasarkan riset benchmark terbaru perusahaan dan menjelaskan bagaimana para “pemimpin AI” lebih unggul jauh dari kompetitor melalui strategi dan eksekusi yang tepat. Tidak dijelaskan, apakah survei juga dilakukan di beberapa perusahaan di Indonesia.
Akan tetapi, analisis mereka itu bersumber dari survei terhadap 2.567 eksekutif senior di 35 negara dan 15 pelaku industri. Dijelaskan bahwa hanya 15 persen perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai pemimpin AI yang memiliki strategi AI yang jelas, model operasional matang, dan eksekusi yang lebih fokus.
Kelompok pemimpin ini melaporkan pertumbuhan pendapatan dan margin keuntungan yang jauh lebih tinggi dibanding perusahaan lain yang tidak mempunyai pemimpin khusus di bidang AI.
“Akuntabilitas AI sekarang sudah menjadi urusan dewan direksi dan butuh agenda yang mencakup seluruh perusahaan. Hasil riset kami menunjukkan bahwa sebagian kecil pemimpin AI menggunakan AI untuk membedakan diri, tumbuh, dan menciptakan cara baru di mana manusia dan mesin menghasilkan nilai bersama,” ungkap Yutaka Sasaki, President and CEO, NTT DATA Inc.
Strategi

Para leader menggunakan AI sebagai mesin (produksi) pertumbuhan inti dan mengubah strategi bisnis mereka untuk mendukung hal tersebut—disebabkan:
- Keselarasan strategi dan kecepatan: Pemimpin AI menang karena kemampuan menyelaraskan AI dengan strategi bisnis, serta mengubah fokus dan kecepatan eksekusi menjadi hasil finansial yang besar.
- Pendekatan end-to-end yang fokus: Top performer memilih area bernilai tinggi yang memberi dampak ekonomi besar dan mendesain ulang workflow secara menyeluruh.
- Efek flywheel: Investasi awal mendorong keberhasilan cepat, yang kemudian memicu reinvestasi untuk pertumbuhan lebih lanjut.
- Reinvention inti: Para growth leaders membangun ulang aplikasi inti dengan AI yang tertanam, bukan hanya menambah fitur AI di permukaan.
Eksekusi
Pemimpin AI unggul melalui fondasi yang kuat, pemberdayaan manusia, adopsi yang berjalan mulus, tata kelola yang jelas, dan dukungan mitra ahli yang secara bersama melakukan hal seperti berikut:
- Secure at scale: Mereka membangun AI stack yang aman dan dapat diskalakan, melokalkan atau memindahkan infrastruktur untuk kebutuhan private/sovereign AI, dan berinvestasi agar tidak terjadi bottleneck infrastruktur.
- Expert-first AI: AI digunakan untuk memperkuat kemampuan karyawan (lebih) berpengalaman dan berkeahlian tinggi, bukan untuk menggantikan mereka.
- Perubahan yang bertahan: Mereka memperlakukan adopsi AI sebagai program perubahan organisasi secara menyeluruh dan menerapkan manajemen perubahan yang konstruktif untuk mengurangi resistensi.
- Governed for scale: Tata kelola AI dipusatkan, pengawasan perusahaan diformalkan, dan Chief AI Officers (CAIOs) diberi mandat penuh untuk mengelola risiko dan menyelaraskan inovasi.
- Partner-powered growth: Pemain terbaik bekerja sama dengan mitra strategis eksternal dan terbuka pada model outcome-based gain-sharing untuk mempercepat nilai dari AI.
“Setelah strategi AI dan bisnis selaras, langkah paling efektif adalah memilih satu atau dua domain yang benar-benar memberikan nilai besar, lalu mendesain ulang seluruh prosesnya dengan AI,” lanjut Abhijit Dubey.
Ditopang oleh tata kelola kuat, infrastruktur modern, dan mitra terpercaya, para pemimpin AI saat ini berhasil mengubah proyek pilot menjadi profit dan melaju lebih cepat dari pasar demikian Abhijit Dubey bos NTT DATA, Inc.
Laporan AI Global 2026 dapat dijadikan sebagai panduan untuk memberikan peta jalan guna mempercepat menuju keadaan yang berbasis AI dengan menanamkan AI ke dalam strategi, operasi, dan budaya organisasi.
Survei yang dilakukan oleh NTT DATA ini mengeksplorasi adopsi dan dampak AI secara umum, serta GenAI dan AI agen, dan memberikan wawasan tentang bagaimana organisasi mentransformasikan operasi dengan teknologi ini.
Sebagian besar responden mewakili perusahaan besar dengan 84 persen memiliki lebih dari 10.000 karyawan. Berdasarkan temuan penelitian, kelompok pemimpin AI ini matang dalam adopsi AI mereka (implementasi inti dan non-inti), memiliki strategi yang terdefinisi dengan baik.
Perlindungan data
Sepenuhnya selaras antara AI dan bisnis, serta mewujudkan ROI yang kuat dari AI. Mereka hampir 2,5 kali lebih mungkin daripada organisasi lain untuk mencatatkan pertumbuhan pendapatan lebih dari 10 persen dan 3,6 kali lebih mungkin untuk beroperasi dengan margin 15 persen atau lebih.
Penelitian survei dilakukan antara bulan September dan Oktober 2025. Responden terdiri atas c-suite, eksekutif senior, dan staf senior dari berbagai perusahaan di sektor teknologi, manufaktur, perbankan, layanan finansial, kesehatan, konsumen, dan sektor lainnya.
NTT DATA Inc. merupakan salah satu penyedia infrastruktur digital dan AI terbesar di dunia, dengan kemampuan unggul dalam AI skala enterprise, cloud, keamanan siber, konektivitas, data center, dan layanan aplikasi.
Solusi konsultasi dan industri, NTT DATA membantu perusahaan dan masyarakat bergerak menuju masa depan digital dengan percaya diri dan berkelanjutan.
Sebagai Global Top Employer, NTT DATA memiliki tenaga ahli di lebih dari 70 negara termasuk di Indonesia, serta menyediakan akses ke ekosistem inovasi yang kuat, mulai dari pusat riset hingga kemitraan dengan perusahaan besar dan startup.
Memasuki tahun 2026, industri manufaktur Indonesia memasuki fase baru pemanfaatan kecerdasan buatan. AI tidak lagi berhenti pada tahap uji coba, melainkan telah menjadi alat strategis untuk meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, keselamatan, dan ketahanan rantai pasok yang berkelanjutan.
Fokus utama industri kini adalah memastikan AI memberikan dampak bisnis yang nyata, terukur, dan berkelanjutan di lantai produksi.
Dalam konteks ini, investasi AI harus memperhatikan aspek keandalan sistem industri, keamanan siber, serta kedaulatan data.
Penggunaan AI di lingkungan otomasi, MES, dan sistem kontrol menuntut pengelolaan data yang patuh terhadap regulasi nasional dan memastikan data operasional strategis tetap berada dalam kendali perusahaan di Indonesia.
Tata kelola yang jelas, termasuk peran kepemimpinan AI di tingkat manajemen, menjadi kunci untuk menjaga keselarasan antara inovasi, kepatuhan, dan keselamatan operasional.
AI juga menegaskan perannya sebagai penguat kapabilitas SDM manufaktur, bukan pengganti. Dengan dukungan manajemen perubahan dan kolaborasi bersama mitra teknologi serta integrator otomasi, perusahaan dapat mempercepat penciptaan nilai sekaligus membuka peluang inovasi baru.
Kepemimpinan AI yang matang akan menjadi faktor penentu daya saing industri manufaktur Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat. #SalamSobatmmINDUSTRI
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form