Penyelenggaraan Mining & Engineering expo di Jakarta diikuti oleh 83 perusahaan kebanyakan berasal dari China. Mining & Engineering Indonesia Expo 2018 (Foto: Rayendra L. Toruan)
Irawan Adi Nugroho Manager Key Account Distributor PT Pertamina Lubricants, menjelaskan PERTAMINA memroduksi 14 jenis pelumas yang dibutuhkan oleh para pelaku industri—termasuk tambang misalnya untuk alat berat agar kinerjanya sangat bagus, lebih baik gunakan pelumas HD Coolant PG dan HD Coolant WB khusus mesin (Foto: Rayendra L. Toruan)
Dari kiri Yan Guanghai Senior Engineer, Guoliang Wang Marketing Assistant Manager, Bai Yuanping Chairman, Li Ang Deputy Director, Lu Jianhong Deputy General Manager, dan Xie Aijuan Assistant Senior–kelimanya dari China CoalbTechnology & Engineering Group Corp..yang bermarkas di Beijing, China. Perusahaan ini menawarkan teknologi dan penelitian di bidang tambang batubara (Foto: Rayendra L. Toruan)
Ada Shi dan Ellen Zhang dari perusahaan Henan Yuyuan Intelligent Equipment pembuat crane yang berfungsi di sektor tambang. Menurut Ada, perusahaannya yang berlokasi di provinsi Henan, China, siap memasok 4 jenis crane sesuai kebutuhan sektor tambang di Indonesia (Foto: Rayendra L. Toruan)
Chengwel Li Assistant General Manager dan Melina Zou Overseas Business Development Manager perusahaan Yantai Jinpeng Mining Machinery yang berlokasi di Yantai, China. Perusahaan ini bergerak di bidang penelitian geologi, pembuat mesin tambang, pengeringan air di lokasi tambang, pembuat teknologi pembuangan ampas tambang yakni tailing, dan sebagainya (Foto: Rayendra L. Toruan)
Eric Sales Manager dan Darren General Manager Henan Sinco Machinery Co., Ltd. berlokasi di Zhengzhou, China, pembuat bernagai alat industri tambang–termasuk mesin produksi, ban berjalan, mesin pembersih pasir, dan sebagainya (Foto: Rayendra L. Toruan)
Frederico Bryansen (kiri) proposal specialist dan Indra Suganda Lemana keduanya dari THIESS perusahaan yang melayani sektor tambang dan berkedudukan di Queesland, Australia. Penyedia jasa konstruksi ini juga mempunyai kantor di Jakarta, Kanada, Chili, India, Mongolia, dan Afrika Selatan (Foto: Rayendra L. Toruan)
Delpianus Pasanda Sales & Service Engineer dan Friendly Arya Sales Engineer PT JSG International yang menawarkan solusi di industri tambang. Selain menyediakan konsep pengelolaan di bidang pelumas, JSG menangani pengelolaan material, perkabelan, diesel, dan pembuat sistem yang aman dari kebakaran (Foto: Rayendra L. Toruan)
Jessey Li Vice General Manager grup HANFA (Zhengzhow Hanfa Prospecting Machinery) dari Henan, China, mempunyai drilling machine yang dapat mengerjakan water wall drilling rig, DHT driling rig, solar pile driver, rotary pile drilling rig, hydraulic core drilling rig, dan sebagainya. “Hanfa has a service for mine industry,” imbuh Jessey (Foto: Rayendra L. Toruan)
Jessica Xie dan Judy Liu keduanya Sales Engineer dari Henan Clescrane System Co.,Ltd., Henan, China, menawarkan technology driven yang berkualitas dunia. Perusahaan ini berdiri tahun 2012, namun mampu mengcover permintaan para pelalu industri seperti manufaktur, industri processing, energi terbarukan, dan sebagainya (Foto: Rayendra L. Toruan)
Ting dan Chen Jen adalah bagian dari tim penjual mesin pemecah batu dari perusahaan Fong Chuan Machinery yang berkedudukan di Taiwan. Meski wanita, Chen piawai menjelaskan teknologi pemecah batu raksasa yang masih dikandung bumi. Sebagai mesin pembuka lapisan bumi digunakan Jaw Cursher disusul mesin Cone Crusher dengan cara memasukkannya ke dalam lapisan tanah yang berbatu, barulah tugas Incliner Screens yang memecah batu agar ukurannya lebih kecil dan merata (Foto: Rayendra L. Toruan)
Ada Shi dan Ellen Zhang dari perusahaan Henan Yuyuan Intelligent Equipment pembuat crane yang berfungsi di sektor tambang. Menurut Ada, perusahaannya yang berlokasi di provinsi Henan, China, siap memasok 4 jenis crane sesuai kebutuhan sektor tambang di Indonesia (Foto: Rayendra L. Toruan)
Emille Carier (ke-2 dari kanan) yang menangani pelayanan perdangan di Kedutaan Besar Kanada Jakarta, menjelaskan perusahaan tambang dari Kanada, siap membantu para pelaku sektor tambang di Indonesia. Dibantu oleh Dian Martosoebroto (paling kiri), Melani Ismail, Anindita Purbosari staf Perdagangan di Kedubes Kanada, tim ini menginformasikan Green Mining Mission yang diemban perusahaan seperti, BitCan, CanadianSolar, Golder, HATCH, Hatifield, Rail-Veyor, Solmax, dan perwakilan EDC, British Columbia, dan Ontario. Let us handle the introductions, the Canada Trade Commissioner Service, ini slogan Canada (Foto: Rayendra L. Toruan)
Dari kiri David Sun Sales Manager, Susan Liu Sales Manager, Sophie Guo International Sales Manager dan Nicole Jiao Sales Manager–keempatnya dari grup Aimix perusahaan pembuat material handling seperti jembatan crane, ganty crane, portal crane, dan peralatan elektelrik untuk tambang. Aimix berlokasi di Henan, China (Foto: Rayendra L. Toruan)
Dani Adiprijuni dan wanita Ceko yang tidak mau disebut namanya, mewakili Czech Trade Promotion Agency yang mempunyai kantor di Jakarta. Para pebisnis di Indonesia utamanya dari sektor tambang yang ingin kerja sama dengan beberapa perusahaan di Ceko, melalui kantor CzechTrade di bawah pimpinan Radomil Dolezal selaku Chief Executive Officer. Peruaahaan tambang andalan Ceko antara lain CDT (teknologi), DUVAS produsen alat tambang, ENELEX (ahli geologi), Inco (transportasi tambang), ZAM produsen elektronik khusus tambang (Foto: Rayendra L. Toruan)
Simon kedua dari kanan bersama timnya memperkenalkan teknologi ENELEX buatan peruasahaan Enelex dari Ceko. Teknologi ENELEX cukupbandal digunakan untuk menganalisis kandungan batubara (Foto: Rayendra L. Toruan)
aqwa (lmls) dan Tachmat (brentag) keduanya bagian pemasaran pelumas Mobil Delvac dari ExxonMobil–menyiapkan beberapa jenis pelumas khusus untuk sektor tambang. Contohnya pelumas untuk tronton dan kendaraan raksasa yang biasanya beroperasi di daerah ekstrim seperti tambang (Foto: Rayendra L. Toruan)
Menurut situs Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, seluas 6.000.000 km2seabed mining belum dieksplorasi di Indonesia—tentu membutuhkan teknologi untuk mengeksplorasinya. Apakah peserta Mining & Engineering Indonesia2018 berkontribusi signifikan?
Penyelenggaraan Mining & Engineering expo di Jakarta diikuti oleh 83 perusahaan kebanyakan berasal dari China. Mining & Engineering Indonesia Expo 2018 (Foto: Rayendra L. Toruan)
Luas Indonesia mencapai 5.193.250 km² terdiri dari daratan dan lautan seluas 3.273.810 km². Lautan lebih luas dengan potensi cadangan pertambangan yang masih terpendam.
Potensi tambang itu meliputi minyak, gas bumi, mineral, dan batubara—cadangan minyak bumi diperkiraka 3,602.53 MMSTB, dan yang cadangan potensial sebesar 3,702.49 MMSTB.ber
Bagaimana menggali kekayaan yang masih berada di dasar lautan itu? Bayangkan seluas 6.000.000 km2 masuk kategori seabed mining yang belum dijamah sama sekali.
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
Penambangan dasar laut merupakan sektor industri yang melakukan banyak eksperimen yang meliputi penggalian mineral dan sumber daya yang terendam di dasar laut dan baik.
Kemudian melakukan pengerukan pasir dan pengangkatan material dengan teknologi—mengoperasikan sabuk konveyor yang bergerak dari dasar laut menuju permukaan laut.
Di permukaan air laut telah disiapkan kapal atau platform pertambangan yang mengekstraksikan mineral dengan cara mendinginkan, dan mengembalikan tailing ke laut.
Teknologi penambangan yang lain adalah hisap hidraolik dengan menurunkan pipa ke dasar laut yang berfungsi sebagai alat transfer nodul ke kapal penambangan. Inovasi terhadap teknologi pertambangan tentu mengalami beragam kemajuan.
Teknologi eksplorasi dan eksploitasi mineral yang digunakan untuk mengeruk kekayaan bumi dengan melakukan serangkaian proses—mulai rancang bangun tambang, eksplorasi, pengerukan, pemurnian, hingga pengangkutan baik melalui jalur darat, sungai, atau pengapalan.
Perkembangan teknologi dengan menerapkan digital disruption berbasis Internet of Things (IoT) semakin memungkian pencapaian tingkat efisiensi dan efektivitas yang signifikan.
Seperti apa teknologi yang digunakan untuk menggali potensi di lapisan tanah jarang? Apa yang dimaksud dengan tanah jarang? Bagaimana mengeruk mineral di open pit? Ulasannya pada rubrik Tambang media ini.
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form