Wednesday
07 October 2026

Siemens Jadikan 60 Gedung di UAE Hemat Energi

Bagaimana Siemens menjadikan 60 gedung di Uni Emirat Arab (UAE) hemat energi 27 persen? Program dekarbonisasi dilakukan bekerjasama dengan Kementerian Energi dan Infrastruktur UEA.

Siemens menerapkan teknologi canggih di 60 gedung milik pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) untuk mencapai penghematan energi hingga 27 persen (Foto/@: Siemens AG)

Penulis/editor: Rayendra L Toruan

mmINDUSTRI.co.id – Siemens AG (sumber): Pelaksanaan program dekarbonisasi merupakan salah satu upaya hemat energi yang dilaksanakan oleh grup perusahaan Siemens bekerjasama dengan Kementerian Energi dan Infrastruktur UAE (Uni Emirat Arab).

Proyek ini  penting berkaitan dengan konteks upaya global dalam mengurangi emisi karbon sekaligus untuk meningkatkan efisiensi energi. Siemens menerapkan teknologi mutakhir di 60 gedung milik pemerintah UAE untuk mencapai penghematan energi sebesar 27 persen.



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


Menurut siaran pers yang dipublikasi di laman Siemens, target program ini bertujuan untuk mengurangi konsumsi energi dan air sebesar 27 persen dibandingkan sistem baseline.

Program hemat energi  menargetkan pengurangan konsumsi energi dan air sebesar 27 persen dibandingkan dengan target dasar sasaran penghematan energi setara dengan pengurangan 15.400 metrik ton CO2.

Siemens berhasil menerapkan perbaikan di tujuh gedung Kementerian, menghasilkan penghematan energi dan air sebesar 20 persen.

Pihak Siemens Smart Infrastructure menandatangani kontrak dengan Kementerian Energi dan Infrastruktur di Uni Emirat Arab (UEA).

Untuk mewujudkan program dekarbonisasi, pihak Siemens memasang teknologi yang berfokus pada efisiensi energi dan kenyamanan pengguna di 60 gedung milik pemerintah UEA.

Program ini merupakan bagian dari strategi UEA untuk mencapai target bersih pada tahun 2050—bertujuan untuk hemat energi hingga 27 persen konsumsi energi dan air setiap tahun.

Sasaran penghematan energi setara dengan pengurangan CO2 sebesar 15.400 metrik ton. Program ini diwujudkan dengan menerapkan hasil studi komprehensif.

Pihak  Siemens berhasil menerapkan perombakan pada sampel representatif dari tujuh gedung Kementerian dengan menciptakan dasar konsumsi energi dan analisis anomali untuk menginformasikan pemilihan gedung untuk program perombakan.

“Pelaksanaan program dengan Siemens merupakan bukti komitmen pemerintah (UEA) untuk menetapkan standar global yang keberlanjutan dan efisiensi dalam lingkungan binaan,” ungkap Suhail Mohamed Al Mazrouei, Menteri Energi dan Infrastruktur UEA.

Menurut Suhail Mohamed Al Mazrouei, pemerintah UEA berdedikasi untuk memimpin dengan memberi contoh, dan inisiatif perombakan yang dilakukan, dan merupakan langkah penting dalam perjalanan UEA untuk mencapai tujuan lingkungan jangka panjang.

Strategi Kementerian UEA yang lebih luas dan jauh ke depan bertujuan untuk mencapai emisi nol dan bersih pada tahun 2050. Program UEA  mencakup pendekatan holistik terhadap pembangunan berkelanjutan industri-industri utama seperti energi, infrastruktur, real estat, dan transportasi.

“Program hemat energi pada awal menargetkan fasilitas kesehatan dan Pendidikan yang , menandai langkah penting dalam perjalanan cepat negara UEA untuk mendekarbonisasi semua sektor ekonomi,” tutur Suhail Mohamed Al Mazrouei.

“Kami senang bermitra dengan Kementerian Energi dan Infrastruktur UEA dalam program dekarbonisasi perintis ini,” sambut Matthias Rebellius, Anggota Dewan Pengelola Siemens AG dan CEO Smart Infrastructure.

Untuk mempercepat dekarbonisasi, pihak Siemens  menerapkan solusi inovatif dan terukur seperti program yang sedang dilaksanakan yang berfungsi sebagai cetak biru untuk mendekarbonisasi bangunan demikian Matthias Rebellius.

“Bersama Kementerian, kami meningkatkan efisiensi energi bangunan, dan berkontribusi secara signifikan terhadap tujuan keberlanjutan dan efisiensi energi UEA,” imbuh Matthias Rebellius.

Siemens menerapkan teknologi untuk meningkatkan sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara atau Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC), mengintegrasikan sensor gerakan dan pencahayaan, dan memasang sistem manajemen gedung untuk memusatkan manajemen energi.

Dengan langkah-langkah di atas, diharapkan menghasilkan pengurangan substansial dalam emisi karbon, dan peningkatan efisiensi operasional.

Solusi hemat energi mencakup teknologi dari portofolio Siemens Xcelerator. Platform bisnis digital yang terbuka memungkinkan pelanggan untuk mempercepat transformasi digital perusahaan  yang dilakukan dengan lebih mudah, lebih cepat, dan dalam skala besar.

Pelaksanaan proyek kerjasama  Siemens – UEA sejalan dengan tujuan jangka panjang UAE untuk mencapai net zero emissions pada tahun 2050. Hasil yang akan dicapai menjadi potensi besar dan berdampak signifikan terhadap sektor lain di UEA  dengan penduduk sekitar 11,03 juta itu.


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
FOLLOW US
  • Rubrik