Bagaimana Komatsu hybrid dan hydraulic excavator melumat medan berat seperti area tambang, perkebunan, infrastruktur, dan beragam proyek konstruksi? United Tractors juga menyewakan alat berat.

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
mmINDUSTRI.co.id – PT United Tractors Tbk (sumber): Alat berat seperti Komatsu hybrid dan hydraulic excavator mampu menaklukkan kawasan berat yakni area tambang batubara, tambang emas, kawasan perkebunan, dan berbagai proyek konstruksi.
Kondisi lapisan tanah keras seperti pebatuan yang padat merupakan beban kerja yang tinggi, dan lingkungan yang ekstrem—membutuhkan alat berat yang tangguh seperti Komatsu PC350LC-BM2 Hydraulic Excavator andalan United Tractors Tbk., salah satu anak usaha grup Astra dengan bendera PT Astra International Tbk.
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
Pilihan alat berat harus tepat, merupakan kunci keberhasilan dalam operasional di sektor-sektor industri yang membutuhkan bulldozer, eksakavator, alat bor tanah, truk pemindah atau pengangkut material, dan sebagainya, demikian Sara K Loebis, Corporate Secretary PT United Tractors belum lama ini.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh kontraktor pembangunan peroyek-proyek tambang, perkebunan, konstruksi infrastruktur adalah pengadaan alat berat yang tangguh, kuat, speknya harus sesuai dengan kebutuhan. Jenis bahan bakar pun memengaruhi tingkat efisiensi dan perawatan mesin harus mudah dilakukan.
“Alat berat yang disediakan oleh UT dapat memenuhi kriteria sesuai dengan kondisi area proyek untuk menghindari downtime agar biaya lebih efisien,” tutur Sara K Loebis.
Pada awal paparannya, Sara K Loebis menjelaskan performa UT yang dipimpin oleh Frans Kesuma selaku Presiden Direktur, bahwa perusahaan mencatat pendapatan bersih sebesar Rp64,5 triliun pada kwartal yang berjalan (paruh pertama tahun 2024), turun 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023.
Penurunan itu disebabkan oleh kinerja yang lebih rendah di segmen mesin konstruksi dan pertambangan batubara.
UT memiliki lini bisnis utama meliputi penjualan alat berat dan suku cadang (mesin konstruksi), jasa kontraktor penambangan, penambangan dan penjualan batubara, penambangan dan penjualan emas, jasa konstruksi, dan bisnis energi terbarukan.
UT membawahi beberapa anak perusahaan seperti PT Pamapersada Nusantara, PT United Tractors Pandu Engineering, PT Bina Pertiwi, PT Traktor Nusantara, PT Acset Indonusa Tbk, PT Tuah Turangga Agung, dan PT Agincourt Resources.
Salah satu alat berat andalan UT dalah Komatsu PC350LC-BM2 hydraulic excavator yang mampu melumat medan berat seperti pembukaan lahan tambang batubara dan sumber tambang emas.
Stabilitas kinerja alat berat satu ini termasuk tinggi karena dilengkapi dengan spesifikasi long crawler dengan rancangan harus tetap stabil dalam segala kondisi, dan dengan ukuran bucket lebih besar.
Komatsu PC350LC-BM2 hydraulic excavator berkapasitas bucket hingga 2,4 m³ dan merupakan salah satu yang terbesar di kelasnya. Alat berat ini dilengkapi dengan komponen yang diperkuat seperti boom dan arm yang dilindungi oleh arm rock protector dengan ketahanan maksimal.
Komatsu PC350LC-BM2 hydraulic excavator memiliki sistem hidrolik yang terintegrasi untuk memastikan produktivitas dan kontrol maksimum.
Hidrolik adalah teknologi yang menggunakan fluida bertekanan untuk menghasilkan, mengontrol, dan mentransmisikan tenaga.
Prinsip dasar hidrolik melibatkan penerapan hukum Pascal, yang menyatakan bahwa tekanan yang diterapkan pada fluida dalam wadah tertutup akan diteruskan dengan sama ke segala arah demikian disaerikan dari teknoscaff.com dan ritchiespecs.com
Penggunaan hybrid excavator menghemat energi
Menurut Sara K Loebis, pihaknya komit mendukung keberlanjutan lingkungan dengan menerapkan inovasi teknologi. Salah satu contohnya lanjut Sara adalah Komatsu HB365-1 hybrid excavator yang mampu mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 17 persen dan emisi karbon hingga 13 kg/jam.
Alat berat ini menggunakan komponen hybrid yang lebih tahan lama dan andal dalam memanfaatkan energi listrik, sehingga membantu mengurangi jejak emisi dan mendukung inisiatif netralitas karbon di Indonesia.
Hybrid excavator adalah jenis excavator yang menggunakan dua sumber daya utama yakni mesin diesel dan motor listrik.
Mesin diesel berfungsi untuk menggerakkan mesin utama dan memasok tenaga, sementara motor listrik meningkatkan tenaga dan mengurangi konsumsi bahan bakar serta emisi gas buang.
Keunggulan utama dari hybrid excavator meliputi efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi, pengurangan emisi gas buang, kinerja yang lebih efisien, suara bising yang lebih rendah, dan daya tahan yang lebih tinggi demikian disarikan dari laman UT.
Sementara Komatsu HB365-1 adalah hybrid excavator kelas 30 ton yang dirancang untuk berbagai sektor aplikasi seperti konstruksi dan pertambangan. Excavator ini menggunakan teknologi hybrid yang memungkinkan pengurangan konsumsi bahan bakar hingga 17 persen dan pengurangan emisi karbon hingga 13 kg/jam.
Komatsu HB365-1 dilengkapi dengan komponen hybrid yang tahan lama dan mesin teknologi terbaru yang mampu mengatur kecepatan putar mesin sesuai beban atau kebutuhan pompa.
Selain itu, excavator ini juga memiliki fitur keamanan seperti ROPS Cabin bersertifikat ISO: 12117-2 dan sistem darurat yang aktif jika terjadi kegagalan pada sistem hybrid tulis komatsu.co.id
Sistem hybrid excavator, seperti Komatsu HB365-1, menggabungkan mesin diesel dengan motor listrik untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi.
Energi listrik disimpan dalam kapasitor. Saat excavator melakukan pengereman atau mengurangi kecepatan, energi kinetik yang dihasilkan diubah menjadi energi listrik dan disimpan dalam kapasitor ini.
Energi ini kemudian digunakan untuk membantu mesin diesel saat beban kerja tinggi, mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi demikian alwepo.com
Sistem hidrolik pada excavator hybrid bekerja berdasarkan prinsip tekanan fluida yang dihasilkan oleh minyak hidrolik untuk menggerakkan komponen mesin. Motor listrik membantu mengurangi beban pada mesin diesel dengan menggerakkan pompa hidrolik saat beban rendah.
Teknologi hybriud excavator seperti yang dimiliki Komatsu HB365-1 berguna untuk mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 17 persen dan emisi hingga 13 kg/jam dibandingkan dengan model non-hybrid. Hal itu tentu membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Sistem hybrid pada alat berat, seperti hybrid excavator pada Komatsu HB365-1, menawarkan beberapa keuntungan signifikan seperti sistem hybrid yang dapat membantu mengurangi jejak emisi hingga 13 kg/jam, dan ini memberikan kontribusi terhadap lingkungan yang lebih bersih.
Alat berat hybrid dapat menghemat konsumsi bahan bakar hingga 17 persen dibandingkan dengan model non-hybrid. Sedangkan komponen hybrid dapat digunakan lebih tahan lama dan andal dalam memanfaatkan energi listrik untuk menghasilkan performa yang bertenaga.
Dengan mengurangi emisi dan konsumsi bahan bakar, sistem hybrid mendukung inisiatif keberlanjutan dan membantu mencapai target netralitas karbon.
Selanjutnya, efisiensi bahan bakar dan pengurangan emisi juga berarti penghematan biaya operasional dalam jangka Panjang demikian products.unitedtractors.com menyimpulkan.
Dengan teknologi canggih dan desain yang ergonomis, alat berat Komatsu tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi operator. Misalnya, Komatsu HB365-1, excavator hybrid yang mampu mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 17 persen dan emisi karbon hingga 13 kg/jam.
Dalam menghadapi medan berat di sektor tambang, perkebunan, dan konstruksi jalan, alat berat Komatsu hybrid excavator andalan PT United Tractors Tbk merupakan solusi yang tangguh dan efisien.
Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, Komatsu menjadi pilihan tepat bagi para pemain di sektor tambang dan infrastruktur dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya operasional.
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form