Energi, Supporting

Kinerja Mesin Meningkat dengan Pelumas ExxonMobil

Kinerja mesin meningkat dengan pelumas ExxonMobil dan penghematan atau efisiensi pun tercapai. Di sisi lain, perawatan mesin jauh lebih mudah. Kadar pelumas...

Written by Jurnalis Industri · 2 min read >
Kinerja Mesin Meningkat dengan Pelumas ExxonMobil

Kinerja mesin meningkat dengan pelumas ExxonMobil dan penghematan atau efisiensi pun tercapai. Di sisi lain, perawatan mesin jauh lebih mudah. Kadar pelumas untuk mesin yang digunakan di darat, laut, dan udara—ternyata berbeda.

Kinerja Mesin Meningkat dengan Pelumas ExxonMobil
Dari kiri Deni Setiawan Manajer MobilTM Lubricants Indonesia, Colin Cui General Manager MobilTM Lubricants Indonesia, Djoni Djulkifli Wakil Sekretaris Jenderal  Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia, dan Arief Kusniarto Manajer Pelayanan Teknik  MobilTM Lubricants Indonesia, dan ilustrasi mesin (gambar kanan) yang membutuhkan pelumas berkualitas prima. Kinerja mesin meningkat dengan pelumas ExxonMobil (Foto: Rayendra L. Toruan)

Bagaimana menghadapi perdagangan global yang demikian ketat? Apa imbas perang dagang antara Amerika Serikat dan China terhadap Indonesia? Bagaimana para pelaku industri—utamanya sektor manufaktur dan sektor industri—menghadapinya?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, PT MobilTM Lubricants Indonesia melibatkan lebih dari 200 orang para pelaku industri  menyimak paparan para akhi di bidangnya masing-masing.

Para peserta mendengarkan penjelasan cara mengefisiensikan energi atau kelistrikan yang dilakukan di beberapa perusahaan—tentu berupa inovasi dan kiat yang telah lama dipraktikkan di perusahaan masinng-masing.

Para pembicara andal yang dihadirkan oleh PT MobilTM Lubricants salah satu produsen pelumas terkemuka di Indonesia itu adalah Asmian Nawir general manager  PT INDONESIA POWER, Jin Soo Chon Techincal Director PT CERIBON POWER,  Djoni Djulkifli Wakil Sektretaris Jenderal Masyarakat Kelistrikan Indonesia.

Acara diskusi yang dibuka General Manager PTMobilTM Lubricants Indonesia, Colin Cui yang menyatakan bahwa saat , manusia mulai bergerak membutuhkan energi—apa lagi mesin. Untuk memulihkan stamina,manusia perlu istirahat. Demikian juga mesin yang digunakan di industri butuh istirahat.

Suatu mesin tentu haruslah produktif agat tercapai kapasitas yang maksimal. Oleh karena itu, mesin tidak bisa diistirahathan—kalau perlu mesin itu bekerja non—top tanpa henti, namun mesin tidak boleh aus atau mengalami down. Bagaimana caranya?

Memilih salah satu pelumas yang tepat, demikian Arief Kusniarto, Indonesia Field Service Manager, MobilTM Lubricants Indonesia.

“Selain produk-produk pelumas dari MobilTM Lubricants, kami  menawarkan layanan Mobil ServSM Lubricant Analysis yang mampu memonitor mesin dan mendeteksi kondisi pelumas jika terjadi kontaminasi maupun keausan dini,” ujar Arief.

Ia menambahkan, bahwa spesifikmasi pelumas yang digunakan di mesin di darat (seperti mesin manufaktur), di laut (mesin untuk kapal), dan pelumas mesin kapal pesawat udara—sangat jauh berbeda.

Akan tetapi, perbedaan itu tidaklah menjadi hambatan untuk berbinsis. Justru PT MobilTM Lubricants Indonesia yang bergabung dalam grup ExxonMobil Indonesia ini mempuntai keahlian pelumasan yang demikian andal.

“Kami menggunakan batubara untuk pembangkit listrik di unit pembangkit Suralaya, Jawa Barat, dan tetap menjaga efisiensi, yang salah satu caranya, pemilihan pelumas, tandas Amlan Nawir.

Sementara Jin Soo Chon orang Korea Selatan yang menyebutkan, bahwa harga listrik bisa ditekan dengan melakukan efisiensi. Salah satu caranya dengan pelumas yang berkualitas.

Nara sumber lainnya adalah Ahmad Mubarok Sales Engineer PT ALTRAK 1978. Diskusi yang  diselenggarakan oleh PT MobilTM Lubricants Indonesia itu merupakan salah satu bentuk dukungannya terhadap program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Pemerintah berencana memenuhi kebutuhan tenaga kelistrikan dalam 10 tahun ke depan—sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Berdasarkan RUPTL tersebut (2018-2027), rata-rata pertumbuhan kebutuhan listrik diproyeksikan mencapai 6,86 persen dan total rencana pembangunan pembangkit listrik sebesar 56.024 MW hingga tahun 2027.

“Diskusi  ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung pemerintah Indonesia memajukan sektor tenaga listrik di tanah air agar dapat memberikan akses listrik bagi seluruh masyarakat Indonesia pada tahun 2027,” tandas Colin Cui General Manager Industrial Lubricants, MobilTM Lubricants Indonesia.

Ia menambahkan, pihaknya memahami performa mesin dapat memengaruhi kinerja perusahaan. Oleh karena itu, para ilmuwan MobilTM Lubricants  terus berupaya melakukan riset serta pengembangan produk-produk pelumas yang mampu menjawab tantangan bisnis saat ini dan di masa yang akan datang.

Para nara sumber membahas seputar permasalahan yang dialami oleh beberapa pelaku industri ketenagalistrikan di Indonesia, khususnya dalam bidang Turbin dan Gas Engine, serta berbagai solusi pelumasan terbaik yang dilakukan.

Sementara itu, Manajer MobilTM Lubricants Indonesia, Deni Setiawan menggaris bawahi keikutsertakan mitra perusahaannya yang berbagi pengalaman dan tip tentang  solusi pelumasan terbaik untuk meningkatkan keandalan, produktivitas dan efisiensi kinerja perusahaan tentu bermanfaat bagi peserta diskusi yang umumya berusia muda.

Seiring dengan meningkatnya permintaan industri modern yang menuntut peralatan melebihi batas kapasitas, MobilTM Lubricants Indonesia memahami bahwa formula pelumas yang tepat dapat meningkatkan performa dan produktivitas mesin serta menghemat biaya operasional.

MobilTM Lubricants Indonesia berkomitmen menghadirkan solusi pelumasan yang dapat membantu menjaga performa mesin—di tengah kondisi yang paling ekstrem seperti dari suhu yang sangat tinggi beralih ke suhu yang rendah, kontaminasi air, hingga beban kerja yang berat dengan kecepatan yang bervariasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *