Wednesday
07 October 2026

Keunggulan Teknologi Na-ion, Bahan Melimpah

Apa keunggulan teknologi Na-ion yang dikembangkan oleh  Altris Formalizes dan Clarios? China memanfaatkan bahan pembuat beterei Na-ion seperti garam, kayu, besi, dan udara yang melimpah di Indonesia. 

Baterai buatan Clarios (kiri) dan buatan Altris AB (Foto/@: Clarios/Altris AB)

Penulis/editor: Rayendra L Toruan

mmINDUSTRI.co.id – Clarios Inc. & Altris AB (sumber): Upaya mengembangkan keunggulan teknologi Na-ion dilakukan oleh perusahaan Altris dan Clarios melalui Joint Development Agreement (JDA). 

Kedua perusahaan itu menggembangkan teknologi untuk menyimpan baterei (listrik) dan hal itu menarik dikembangkan oleh pebisnis energi dan teknologi di Indonesia. Bahan yang digunakan cukup melimpah di bumi Nusantara seperti garam, kayu, dan logam.



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


Baterai ion natrium (Na-ion) telah dikembangkan oleh grup Tianneng perusahaan pemasok baterai kendaraan listrik asal China yang menerapkan dan memperkenalkan teknologi baterai sodium-ion di Indonesia demikian laman liputan6.com 

Sementara, Universitas Pertamina mengembangkan baterai dengan menggunakan sodium-ion dan aluminium sebagai bahan baku utama. Tim ahli menilai bahwa baterai Na-ion lebih murah dibandingkan dengan baterai litium-ion dan memiliki ketahanan terhadap suhu tinggi ungguh pertamina.com.

Potensi bahan baku di Indonesia dapat dieksplorasi untuk industri baterai yang memiliki kelebihan, seperti biaya produksi yang lebih efisien, bahan baku melimpah, dan keamanan yang lebih baik. Baterai sodium-ion dianggap sebagai baterai masa depan berkat potensi bahan baku besar di Indonesia. 

Sementara itu, kemitraan yang diperluas membangun fondasi untuk sistem baterai ion natrium tegangan rendah yang diputuskan oleh Clarios dan Altris belum lama ini. Clarios adalah pemain solusi baterai canggih sedangkan Altris adalah produsen prototipe baterai natrium-ion.

Kedua perusahaan itu sepakat mengembangkan teknologi Na-ion untuk aplikasi mobilitas tegangan rendah.

Altris fokus pada pengembangan teknologi sel ion natrium untuk aplikasi tegangan rendah. Sedangkan Clarios yang ahli di bidang Battery Management Systems  (BMS), perangkat lunak, dan integrasi sistem untuk merancang sistem baterai.

Baterai bertegangan rendah

Sesuai dengan perjanjian kolaborasi, kedua pihak menggerakkan pembuatan rencana produksi terperinci untuk baterai kendaraan bertegangan rendah yang menggunakan sel natrium-ion. 

Inisiatif mereka tepat waktu, selaras dengan momen penting dalam transformasi industri otomotif global. Setiap kendaraan, termasuk model hibrida dan listrik sepenuhnya, memerlukan sumber energi bertegangan rendah yang andal untuk memberi daya pada sistem dan fungsi penting. 

Seiring dengan meningkatnya kompleksitas kendaraan, jaringan tegangan rendah harus mampu  beradaptasi untuk mendukung beragam fungsi berbasis perangkat lunak, termasuk steer-by-wire, brake-by-wire, teknologi otonom, dan peningkatan pengalaman di dalam kabin. 

Baterai natrium-ion (Na-ion) sangat cocok untuk memenuhi peningkatan kebutuhan daya ini dan pada saat yang sama bersifat berkelanjutan dan mudah didaur ulang.

Teknologi Na-ion menawarkan kepadatan energi yang setara dengan teknologi baterai LFP dan  berkelanjutan berkat bahannya yang ramah lingkungan dan mudah didaur ulang. Bahan yang digunakan untuk memproduksi sel Na-ion adalah garam, kayu, besi dan udara yang berlimpah dan bebas dari konflik mineral dan unsur beracun. 

Baterai LFP atau Lithium Ferro Phosphate adalah salah satu jenis baterai lithium-ion dengan karakteristik khusus seperti kelebihan dan kekurangannya. Dengan struktur kristal LiFePO4 memberikan kestabilan termal yang baik, mengurangi risiko panas berlebih atau bahkan kebakaran yang mungkin terjadi pada jenis baterai lain ungkap tempo.co

Baterai LiFePO4 cocok untuk berbagai aplikasi seperti mesin elektronik, militer, aplikasi medis, dan motor listrik. Selain itu, baterai ini lebih murah dibandingkan baterai LiPo dan Li-ion.

 

Akan tetapi, baterai LFP juga memiliki kekurangan seperti berat yang relatif tinggi, kapasitas yang lebih rendah, dan tidak cocok untuk aplikasi yang memerlukan kinerja tinggi.

Sedangkan pengembangan baterai Na-ion untuk kendaraan akan mewakili kemajuan penting dalam teknologi baterai otomotif dan memajukan tujuan sirkularitas dalam industri otomotif.

“Perjanjian dengan Altris memungkinkan Clarios untuk memperluas posisi terdepan dalam pengembangan solusi baterai inovatif dan memenuhi permintaan yang terus meningkat akan sistem penyimpanan energi berkelanjutan,” ungkap Federico Morales Zimmermann, naWakil Presiden & General Manager Clarios.

Pria yang menangani pelanggan global, produk dan Teknik di Clarios, menambahkan bahwa kemitraan dengan Altris merupakan langkah maju yang signifikan dalam strateginya untuk tidak menggunakan bahan kimia dalam memproduksi baterai bertegangan rendah.  

Federico Morales Zimmermann  merasa senang karena memiliki kemampuan untuk memproduksi berbagai jenis baterai canggih termasuk alas kaca penyerap, litium-ion, dan Na-ion untuk mendukung kebutuhan tegangan rendah yang diciptakan oleh teknologi kendaraan canggih.

Sedangkan Chief Executive Officer Altris,  Björn Mårlid menginginkan kehadiran baterai sodium-ion yang lebih baik, lebih aman, dan benar-benar berkelanjutan bagi dunia. Perjanjian dengan Clarios, tambahnya memungkinkan Altris untuk pengembangan dan pembuatan baterai natrium-ion.

Yang secara khusus disesuaikan untuk pasar baterai otomotif lanjut Björn Mårlid dan melanjutkan bawa bahan kimia mereka memiliki keunggulan unik dalam menggabungkan kinerja suhu rendah dengan kemampuan mengalirkan arus tinggi—mempertahankan  kepadatan energi yang kompetitif. 

Teknologi sel Na-ion adalah jenis teknologi baterai yang menggunakan ion natrium (Na+) sebagai bahan aktif dalam sel baterai. Mirip dengan baterai ion litium (Li-ion), baterai ion natrium juga mengandung elektroda positif (katoda) dan elektroda negatif (anoda). 

Akan tetapi, perbedaan utamanya adalah penggunaan natrium sebagai bahan aktif daripada litium. Baterai ion natrium menawarkan beberapa keuntungan, termasuk ketersediaan bahan yang melimpah, ramah lingkungan, dan potensi untuk menggantikan baterai litium dalam aplikasi tertentu.

Apa perbedaan antara baterai ion natrium (Na-ion) dan baterai litium-ion (Li-ion)? 

Baterai Li-ion memiliki densitas energi yang lebih tinggi, sehingga cocok untuk perangkat portabel dan kendaraan listrik. Sedangkan  densitas energi baterai Na-ion lebih rendah, tetapi kemajuan terbaru dalam material elektroda berusaha mengurangi perbedaan ini.

Baterei Li-ion beroperasi efisien pada rentang suhu moderat (-20°C hingga 60°C) dan memerlukan sistem manajemen termal. Sedangkan Na-ion memiliki rentang suhu operasi yang lebih luas, cocok untuk berbagai iklim dan lingkungan.

Dari segi keamanan, baterei Na-ion lebih aman karena jarang meledak atau terbakar dan berbeda dengan Li-ion yang lebih rentan terhadap kebakaran atau ledakan.

Bagaimana dengan biaya dan lingkungan? Baterei Na-ion lebih ramah lingkungan karena menggunakan bahan yang melimpah sedangkan Li-ion membutuhkan logam dan mineral langka yang berdampak negatif pada lingkungan.

Contoh aplikasi nyata yang menggunakan baterai ion natrium (Na-ion) hingga  saat ini? Dirangkum dari beberapa sumber, bahwa baterai Na-ion memungkinkan penyimpanan energi yang dihasilkan oleh panel surya dan turbin angin. Ini merupakan solusi yang ramah lingkungan dengan biaya rendah—membantu penyimpanan energi secara mandiri (rumah dan bisnis).

Meskipun belum banyak digunakan dalam pasar kendaraan listrik, baterai Na-ion mulai diperkenalkan. Kendaraan dengan paket baterai Na-ion belum tersedia secara komersial, tetapi beberapa produsen sedang mengembangkan teknologi ini lapor iberdrola.com 

Berlimpahnya bahan baku, menarik minat manajemen beberapa pengembang teknologi baterai ion natrium (Na-ion) antara lain, Faradion Limited, Natron Energy Inc., Ngk Insulators, Ltd., HiNa Battery Technology Co., Ltd.,  Tiamat Sas, Altris AB, dan Amte Power Plc.


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
FOLLOW US
  • Rubrik