Wednesday
07 October 2026

Inovasi PGE Berguna bagi Para Petani

Temuan inovasi PGE (Pertamina Geothermal Energy) digunakan untuk mengeringkan biji kopi dan sukses diekspor. Sedangkan limbah diolah menjadi pupuk yang menghasilkan bisnis baru bagi PGE yang dikumandani oleh Julfi Hadi. 

Kiri ke kanan:  ⁠Muhammad Sabdian Harwanda, Operator Central Control Room PGE;  ⁠Julfi Hadi, Direktur Utama PGE;  ⁠⁠Cecep Umar Farouq,  Engineer Non-Rotating Equip PGE Area Ulubelu;  ⁠Muhammad Iqbal,  Analyst II HSSE Perform. & AMS PGE Area Lahendong (Foto/@: PT Pertamina Geothermal Energy Tbk)

Penulis/editor: Rayendra L Toruan

mmINDUSTRI.co.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (sumber): Hasil pembuatan inovasi PGE bukan hanya berguna untuk perusahaan pelat merah itu, namun juga bermanfaat bagi pihak lain seperti petani. 

Hal itu dilakukan oleh PGE sebagai wujud keberlanjutan komitmennya dalam implementasi visi misi sebagai perusahaan terdepan dalam pengelolaan energi panas bumi. 



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


Dengan inovasi PGE: beyond electricity yang menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, PGE belum lama ini meraih dua penghargaan Dharma Karya Muda atas kontribusinya di sektor ESDM sesuai Energi dan Mineral Wujudkan Indonesia Maju dan Berkelanjutan, penanda peringatan ulang tahun ke-79 Pertambangan dan Energi. 

Penghargaan itu disampaikan oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia yang menjelaskan bahwa ESDM sangat berperan dalam mewujudkan energi hijau dan lingkungan yang lebih baik. Bahlil juga menyerahkan tanda apresiasi kepada para penerima penghargaan Dharma Karya ESDM tahun 2024, Satya Lencana Karyasatya, Satya Lencana Wirakarya, dan Satya Lencana Pembangunan.

Dharma Karya ESDM terdiri dari 3 jenis tingkatan yakni, tingkat Utama bagi pihak yang berjasa sangat besar di sektor ESDM setingkat nasional. 

Sedangkan tingkat Madya yang diserahkan kepada pihak yang  berjasa besar di sektor ESDM—meliputi lintas sektoral. Selanjutnya, tingkat Muda dengan capaian jasa tangkat sektoral.

PGE menerima 2 penghargaan Dharma Karya ESDM Muda sebagai penghargaan atas 2 inovasi karya  PGE yakni: Area Kamojang dan Area Karaha. 

Pertama, Tim Anget-Anget Jos dari PGE Area Kamojang menciptakan Geothermal Dryhouse, inovasi pertama di dunia yang memanfaatkan uap panas bumi untuk mengeringkan biji kopi milik para petani di Kamojang, Jawa Barat. 

Proses pengeringan biji kopi ini 3 kali lebih efektif dan efisien dengan hasil Canaya Geothermal Coffee dengan cita rasa khas. Teknologi inovasi ini telah digunakan oleh 265 orang petani yang tergabung dalam 16 kelompok petani (kopi). Sebagian  produk para petani sukses diekspor ke Italia, Belanda, Jepang, dan Lebanon. 

Penggunaan Geothermal Dryhouse bermanfaat mengontrol kualitas prodok kopi, lebih efisien dan tetap mendukung keberlanjutan lingkungan.

Kedua, Tim Combine yang juga bentukan PGE di area Karaha yang merupakan inovasi penciptaan COMBINE atau Compost Brine berupa produk pupuk dengan memanfaatkan limbah organik dan brine sebagai secondary product geothermal. 

Inovasi baru ini mendukung industri panas bumi yang menghasilkan energi listrik, dan membuka peluang pendapatan baru bagi perusahaan PGE. 

Pupuk COMBINE mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap, menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat dalam bidang pertanian. Pupuk ramah lingkungan ini sudah digunakan oleh masyarakat sekitar Area Karaha. 

Masyarakat petani terbantu dalam pengurangan penggunaan pupuk kimia sekaligus  mengembalikan kesuburan tanah, mendukung pertumbuhan mikroorganisme, dan menjaga lingkungan dari pencemaran.

Direktur Utama PGE,  Julfi Hadi mengapresiasi seluruh tim PGE atas dedikasi mereka  dalam memajukan berbagai inisiatif yang bermanfaat bagi seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan. 

“Penghargaan dari Kementerian ESDM ini menjadikannya sebagagai motivasi bagi PGE untuk terus menciptakan terobosan. Kami semakin optimis mampu menjadi pemimpin industri panas bumi,” tandas Julfi Hadi, 

Julfi Hadi menekankan perlunya, menghadirkan inovasi dan ide-ide yang menjadikan panas bumi sebagai tulang punggung transisi energi nasional, dan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Disarikan dari laman Pertamina, Pertamina Geothermal Energy (PGE) konsisten melakukan inovasi transisi energi terbarukan yang bertujuan untuk mengurangi emisi karbon: 

Inovasi PGE  dalam transisi energi terbarukan demikian penting untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung target Net Zero Emission sesuai dengan program pemerintah.

Dengan memanfaatkan sumber daya energi terbarukan seperti panas bumi, pihak PGE memastikan keberlanjutan pasokan energi di masa depan.

Oleh sebab itu, inovasi teknologi seperti co-generation dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi panas bumi, sehingga lebih banyak energi yang dapat dihasilkan dari sumber yang sama tulis laman Pertamina.com


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
FOLLOW US
  • Rubrik