Gelaran teknologi digital dan dekarbonasi diselenggarakan di Hannover, Jerman, pada 25- 29 April 2022. Deutsche Messe AG berencana menjadikan Indonesia sebagai country partner tahun 2023.

Penulis/editor: Marinus L Toruan
mmINDUSTRI.co.id – Deutsche Messe AG menetapkan Indonesia sebagai country partner pada pameran Hannover Messe yang berlangsung pada April 2020. Akan tetapi, #Viruscorna yang melanda dunia, menyebabkan penyelenggaraan pameran dibatalakan hampir di seluruh dunia.
Sebagai gantinya, event organizer (EO) seperti Deutsche Messe AG menyelenggarakan pameran secara virtual selama dua tahun terkahir ini.
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
Gelaran Teknologi Digital dan Dekarbonisasi
Pameran Hannover Messe dilaksanakan secara online yang diikuti oleh 156 perusahaan dari Indonesia seperti diungkapkan oleh Paula Yahya, Direktur Utama PT PRO FAIR mitra Deutsche Messe AG.
Menurunnya kasus COVID-19 di berbagai negara termasuk di Jerman dan Indonesia, meyakinkan para EO untuk menyelenggarakan pameran secara nyata. Artinya, perusahaan-perusahaan dan pebisnis yang ingin mengikuti Hannover Messe 2022 harus terbang ke Jerman pada April 2022.
Deutsche Messe AG memfokuskan gelaran pada teknologi digital dan cara pengurangan emisi atau dekerbonasi melalui pameran di Hannover, Jerman pada April 2022.
Sebagai pameran fisik–dilengkapi dengan rangkaian layanan digital yang komprehensif bagi peserta pameran dan pengunjung, Deutsche Messe AG menyuguhkan tema utama Transformasi Industri yang di-break down dalam bentuk proses digitalisasi dan dekarbonisasi di sektor industri.
“Dalam beberapa bulan terakhir tren menunjukkan bahwa format pameran dalam digital tidak dapat menggantikan pameran sungguhan yang sebenarnya,” ungkap Dr. Jochen Köckler, Chief Executive Officer Deutsche Messe AG.
“Pusat Pameran Hannover penuh dengan peserta yang mengeksebisi teknologi inovasi yang berlasung secara tatap muka. Pengunjung dari seluruh dunia leluasa bertemu dengan pemasok solusi baru untuk otomatisasi dan digitalisasi yang berguna di proses produksi,” tutur Dr. Jochen Köckler, Chief Executive Officer Deutsche Messe AG itu.
Dr. Jochen Köckler melanjutkan, bahwa pihaknya memastikan perlindungan kesehatan para peserta yang memamerkan teknologi dan layanan baru secara signifikan mengurangi emisi CO2 dan sesuai diterapkan di sektor industri di seluruh dunia.
Fokus Hannover Messe 2022 seperti menggarisbawahi kesepakatan KTT Pemimpin Dunia CPO26 yang berlangsung di Glasgow, Skotlandia pada awal November 2021. Pada CPO26, para delagasi sepakat memasukkan Digital Twins dan Nanosensor untuk menekan emisi di berbagai negara dan industri.
“Hannover Messe menyatukan yang terbaik dari penjuru dunia, memperkaya penawaran kami dengan peluang dan keterlibatan digital inovatif. Perusahaan dapat berpartisipasi secara fisik atau memilih cara hibrida atau murni digital—dua opsi memberikan arahan dan jangkauan tambahan di ruang virtual,” tandas Dr. Jochen Köckler, Chief Executive Officer Deutsche Messe AG.
Hannover Messe menggelar transformasi industri yang didorong oleh dua megatrend: digitalisasi industri dan pengurangan emisi CO2.
Digitalisasi mencakup topik-topik seperti jaringan, analitik data, Internet of Things, platform, kecerdasan buatan atau artificial intelligence, dan keamanan Teknolpgi Informasi (TI).
Perusahaan yang ingin tetap kompetitif secara global harus memanfaatkan digitalisasi untuk mengembangkan, memproduksi, dan menjual produk lebih cepat serta lebih efisien.
Perusahaan dari bidang teknik listrik, teknik mesin dan pabrik, perangkat lunak dan sektor TI mendemonstrasikan bagaimana cara otomatisasi dan digitalisasi di seluruh proses produksi dan bisnis dapat berhasil.
Solusi inovatif memungkinkan industri untuk bereaksi secara bertanggung jawab terhadap perdebatan politik dan sosial yang berkembang tentang perlindungan lingkungan.
Demikian juga perusahaan-perusahaan sektor energi antara lain mempresentasikan bagaimana perusahaan industri dapat secara signifikan mengurangi konsumsi energi dan emisi C02.
Dengan teknologi masa depan ini, industri memberikan kontribusi yang signifikan untuk mencapai tujuan iklim nasional dan internasional.
“Dengan tema utama Transformasi Industri dan kombinasi pameran perdagangan fisik dengan produk digital baru, Hannover Messe menghidupkan masa depan industri. Ini berarti bahwa pada April 2022, kita ‘kembali ke masa depan’ dari produksi industry,” urai Dr. Jochen Köckler, Chief Executive Officer Deutsche Messe AG.
Dengan menghubungkan pameran dagang fisik dengan produk digital baru dan konsep kebersihan yang menawarkan keamanan maksimum bagi peserta pameran dan pengunjung, EO membuat masa depan menjadi pengalaman nyata selama pameran.
Jadi, di bawah tema panduan transformasi industri, kita akhirnya akan “Kembali ke Masa Depan” produksi industry demikian Dr. Jochen Köckler melalui rilisnya.
Seperti apa bentuk “Kembali ke masa depan” produksi industri?
- Industri
Temui pengunjung dari semua industri manufaktur—mulai dari A seperti Audi, Apple, dan Airbus hingga Z seperti Zeis, Zentis, dan ZF—secara langsung dan langsung!
- Inovasi
Presentasikan inovasi Anda dan kembangkan pertukaran pengetahuan langsung dengan pelanggan Anda—langsung dan di lokasi!
- Merek
Bangun dan perkuat kepercayaan pada merek dan produk Anda—langsung dan di tempat.
- Politik, Media, Sains
Presentasikan teknologi inovatif Anda kepada media dan perwakilan dari dunia politik dan sains—langsung dan di lokasi!
Sementara Direktur Utama PT PRO FAIR (mitra Deutsche Messe AG), Paula Yahya mengungkapkan bahwa Hannover Messe 2023, sedang dijajaki agar Indonesia menjadi country partner.
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form