AGRI-FOREST TECH, FARMING INNOVATIONS

Ubah Limbah Industri Menjadi Pupuk Berharga, Gunakan Teknologi P-bac

Ubah limbah industri menjadi pupuk berharga. Bagaimana mengubah lumpur menjadi pupuk berharga? Gunakan teknologi p-bac buatan para ahli yang menargetkan agar pelaku...

Written by Erwin Prasetyo · 2 min read >
Ubah Limbah Industri Menjadi Pupuk

Ubah limbah industri menjadi pupuk berharga. Bagaimana mengubah lumpur menjadi pupuk berharga? Gunakan teknologi p-bac buatan para ahli yang menargetkan agar pelaku industri mampu memulihkan limbah pada tahun 2023. Ubah limbah industri menjadi pupuk berharga. Apakah Indonesia telah menggunakan pupuk cerdas

Ubah Limbah Industri Menjadi Pupuk
Fosfat daur ulang  abu lumpur limbah yang diperoleh melalui proses teknologi P-bac. Ubah limbah industri menjadi pupuk berharga (Foto/©: Fraunhofer IWKS)

Instansi yang menangani limbah yang berasal dari sektor industri di  Jerman, mengharuskan pabrik-pabrik pengolahan limbah mampu memulihkan fosfat dari lumpur atau abu limbah pada tahun 2023. 

Dengan teknologi konvensional, ongkos pemulihan limbah industri sangat mahal. Lagi pula, hasil pemulihan konvensional limbah masih penuh bahan kimia yang mengontaminasi (meracuni) lingkungan. 

Ubah Limbah Industri Menjadi Pupuk Berharga

Untuk mengefisienkan biaya pengolahan limbah industri, para peneliti Fraunhofer IWKS  memperkenalakan teknologi baru. Harganya lebih terjangkau dan hasil pemulihannya tanpa polusi. 

Peneliti membantu cara peningkatan proses pemulihan limbah yang berbentuk debu dan lumpur dengan kandungan benda cair.

Sementara itu, para pengelola taman di kota atau di tanaman pekarangan rumah seperti bunga, lobak, tomat, cabe, pisang, umbi, pepaya, dan bergam jenis tumbuhan lainnya—membutuhkan pupuk berkualitas dan murah. 

Demikian juga para petani yang mengandalkan pupuk dengan kandungan fosfat yang menyuburkan ladang pertanian. Fosfor atau pupuk yang termasuk elemen Kimia dengan kode P merupakan unsur utama yang dibutuhkan tanaman. 

Akan  tetapi, kandungan fosfor di bumi semakin berkurang misalnya lahan pertanian di Maroko dan Sahara Barat yang kandungan fosfor sangat minim. 

Ubah Limbah Industri Menjadi Pupuk Berharga

Harga fosfor yakni pupuk melonjak hingga 800 persen. Keadaan itu mendorong Komisi Eropa untuk menambahkan mineral ke daftar 20 bahan baku yang kritis di dunia.  

Sementara pemerintah Jerman mengambil tindakan tegas dengan mengharuskan pabrik pengolahan limbah harus menyerahkan rencana tentang  cara pemulihan fosfor yang dimulai diterapkan tahun 2023. 

Sebagian petani menggunakan abu lumpur limbah yang telah dibakar menjadi pupuk di lahan pertanian. Menurut para ahli  kandungan fosfor tidak banyak di dalam pupuk hasil bakaran limbah industri itu. 

Abu bakaran pun mengandung polutan seperti logam berat yang tidak cocok dengan lahan pertanian. Upaya untuk memulihkan fosfor dalam abu lumpur dari limbah industri telah dilakukan dengan menggunakan proses kimia basah.

Ubah Limbah Industri Menjadi Pupuk Berharga

Akan tetapi, proses pemulihan membutuhkan bahan kimia lainnya dalam jumlah yang banyak. Sedangkan fosfor yang berasal darai pabrik harus dipulihkan dengan cara baik dan ramah lingkungan serta lebih efisien.

Para ahli perusahaan Fritzmeier Umwelttechnik GmbH & Co. KG mengembangkan pengolahan dan pemulihan limbah industri dengan teknologi P-bac—cara baru dan berbeda dengan konvensional. 

Perusahaan itu bermitra dengan Lembaga Penelitian Fraunhofer yang menangani Daur Ulang Bahan dan Strategi Sumber Daya IWKS, dan perusahaan Pupuk Deutschland. Para ahli kolaborasi berusaha meningkatkan peran teknologi yang diuji di laboratorium. 

Proyek yang dinamai Daur ulang fosfor—menggunakan bahan daur ulang menjadi pupuk cerdas yang  dapat tersedia dalam jangka panjang. Teknologi daur ulang fosfor menghasilkan pupuk cerdas dan dapat bertahan lama.

Gunakan Teknologi P-bac

“Kami berupaya untuk meningkatkan proses daur ulang air dan proses daur ulang bahan residu dengan mengandalkan hasil studi yang layak dan analisis yang kami lakukan secara cermat,” tutur  Dr. Lars Zeggel, Manajer Proyek dari Fraunhofer IWKS. 

“Fosfor yang kami pulihkan dari abu dengan proses inovatif ini tersedia 50 persen di pabrik dalam bentuk pupuk fosfat yang larut dalam air. Sementara, fosfat dalam abu lumpur limbah murni tidak cocok untuk tanaman,” Dr. Lars Zeggel menambahkan. 

Sebagian besar substrat bebas polutan dan polutan yang masih terikat dapat dikurangi lebih dari 90 persen. Harga pupuk yang bersumber dari lumpur limbah daur ulang terjangkau. Ini merupakan hasil studi kelayakan yang dilakukan oleh Fraunhofer IWKS. Pupuk hasil proses kimia basah lebih murah. 

Proses bahan kimia seperti asam sulfat menjadi abu lumpur berlangsung dengan bakteri yang menyerap karbon dioksida dari udara—menimbulkan efek samping yang bermanfaat. 

Dan menghasilkan  asam sulfat dengan menggunakan sulfur unsur tambahan untuk mengekstrak fosfor dari abu. 

Bakteri mampu menyerap fosfor, memperkaya, dan melepaskannya lagi ketika lingkungan kondisi mengalami perubahan. Hasilnya adalah endapan besi padat yang kemudian dapat dipisahkan. 

Para peneliti di Fraunhofer IWKS melihat beberapa aspek termasuk proses air. “Dibutuhkan sekitar sepuluh liter air untuk memproses daur ulang satu liter abu lumpur limbah,” tandas Dr. Lars Zeggel Zeggel. 

Setelah fosfat diekstraksi, air dapat digunakan kembali agar bakteri menyebarkannya dalam proses selanjutnya.  Siklus itu dapat diulang beberapa kali sebelum air dideinalinasiasi. 

“Kami mengadaptasi filtrasi membran untuk menghilangkan 98 persen sulfat yakni sulfur yang berasal dari air dan beredar 75 persen dari air yang berproses,” jelas Dr. Lars Zeggel. 

Gunakan Teknologi P-bac

Cara ini membuat jumlah air yang berproses jauh lebih sedikit yang dibuang, dan berdampak terhadap penghematan energi. Prosedurnya ramah lingkungan dan lebih efisien. 

Energi yang berguna untuk menguapkan air merupakan salah satu pemicu ongkos yang besar. Tim peneliti sukses mengurangi biaya operasi secara signifikan dengan manfaat penyaringan membran. 

Seluruh proses yang digunakan berada pada skala seratus liter. Penemuan para peneliti di Jerman yang mampu ubah limbah industri menjadi pupuk berharga dapat diterapkan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *