Engineering & Design, Industrialisasi

Keunggulan Robot Penyelam saat Mencari Senjata di Dasar Laut

Bagaimana robot bekerja? Inilah keunggulan robot penyelam di  dasar laut. Beberapa perusahaan berperan serta menyelamatkan lingkungan. Bagaimana menyelamatkan dasar laut dari racun...

Written by Jurnalis Industri · 1 min read >
Keunggulan Robot Penyelam

Bagaimana robot bekerja? Inilah keunggulan robot penyelam di  dasar laut. Beberapa perusahaan berperan serta menyelamatkan lingkungan.

Keunggulan Robot Penyelam
Dikutip dari  Kantor Investigasi Kriminal Negara Bagian Schleswig-Holstein (kiri) tim pembuangan persenjataan yang bekerja pada tahun 2012, dan ditemukan ranjau termasuk bahan tambang. Inilah keunggulan robot penyelam di  dasar laut (Foto/©:  Fraunhofer ICT)

Bagaimana menyelamatkan dasar laut dari racun senjata yang dibuang pada Perang Dunia I dan Perang Dunia II?

Kita membutuhkan solusi baru yang ramah lingkungan, tidak berbahaya, dan ekonomis untuk menghilangkan sejumlah besar puing-puing perang yang mudah meledak itu.

Kementerian Federal Jerman untuk Urusan Ekonomi dan Energi mendanai tim ahli Institut Fraunhofer yang menangani Teknologi Kimia ICT yang berlokasi di Pfinztal, Jerman.

Tim peneliti berkerja sama  dengan Universitas Leipzig serta beberapa pelaku industri. Tim peneliti mengembangkan RoBEMM.

Robot ini bekerja di  bawah air untuk menyelamatkan lokasi pembuangan dan pembongkaran amunisi yang berada di dasar laut—berasal dari Perang Dunia.

Sementara perusahaan yang menangani persenjataan dan bahan peledak itu adalah Heinrich Hirdes EOD Services GmbH—sekaligus mengoordinasikan proyek di lapangan.

“Tujuan jangka panjang proyek ini adalah untuk membuat persenjataan yang digunakan di bawah air tidak berbahaya secara langsung walau senjata-senjata itu ditemukan dalam proses semi otomatis dan kemudian membuangnya dengan cara yang ramah lingkungan,” jelas Paul Müller salah satu tim peneliti dari Fraunhofer ICT.

Sementara itu, otomatisasi dan koneksi semua subkomponen dilakukan oleh Klein GmbH. Sedangkan ahli dari Fraunhofer dalam menangani proyek itu berkaitan dengab keselamatan teknis dan karakterisasi zat berbahaya.

Tim peneliti mengembangkan metode untuk menangani bahan peledak agar setiap langkah (pekerjaan) mampu  meminimalkan risiko residu ledakan yang secara spontan tidak terelakkan—jika bahan meledak.

Pekerjaan meliputi penanganan persenjataan, pembongkaran, penghancuran bahan peledak, dan perawatan residual yang dilakukan dengan ekstra hati-hati.

Desensitisasi bahan peledak terhadap  air (laut)  dan fragmentasi berikutnya adalah operasi yang sangat penting.

Benda-benda logam yakni bagian dari senjata kemudian dibilas sedangkan bahan peledak diolah secara termal yang kemudian sisa besi tua diangkut dari dasar  laut ke darat.

Uniknya setiap bom berbeda karakter dan ukurannya. Bayangkan, setelah  70 lebih tahun, senjata-senjata dan bahan peledak itu masih berbahaya seperti bahan peledak yang mudah meledak, dan sisanya sangat beracun terhadap lingkungan.

Para peneliti di Fraunhofer ICT memiliki demikian sensitive terhadap dampak bahan peledak yang dapat meningkat risiko sangat berbahaya seiring pergantian waktu.

Untuk menghindari ledakan yang bisa terjadi tiba-tiba, tim peneliti harus memastikan bahwa bahan berbahaya itu ditangani dengan sangat hati-hati. Jangan terjadi uatu masalah besar yang berisiko.

Pada akhir perang, amunisi diproduksi dengan menggunakan material apa pun dengan menggunakan  tangan.

Tim peneliti pun menggunakan tangan untuk memeriksa bahan untuk mengetahui jenis kandungan  zat beracun, dan bagaimana bahan itu bereaksi satu sama lain.

“Investigasi keselamatan teknis yang kami ciptakan dengan mencampurkan eksplosif yang digunakan pada robot RoboMM. Robot bekerja seperti melakukan penyelaman dan mampu menghambat penyebaran bahan berbahaya,” tutur Paul Müller salah satu peneliti.

Ia menambah, robot RoboMM mampu meminimalkan peledakan persenjataan yang tak terhindarkan sesewaktu. Seperti itulah keunggulan robot penyelam yang bekerja di  dasar laut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *