Robotic, ROBOTICS & AI

Eksplorasi Potensi 4G dan 5G untuk Robot Logistik Self-Propelled, Manfaatnya?

Eksplorasi potensi 4G dan 5G berguna untuk robot logistik sebagai self-propelled yang bergerak sendiri. FlexQube dengan perangkat eQart dan 4G untuk meningkatkan...

Written by Erwin Prasetyo · 2 min read >
Potensi 4G dan 5G

Eksplorasi potensi 4G dan 5G berguna untuk robot logistik sebagai self-propelled yang bergerak sendiri. FlexQube dengan perangkat eQart dan 4G untuk meningkatkan layanan Industry Connect dan menjadikan Ericsson sebagai smart factory yang bermarkas di Texas, Amerika Serikat (AS). 

Potensi 4G dan 5G
Sinergi perangkat eQart dengan Ericsson. Eksplorasi potensi 4G dan 5G untuk robot logistik self-propelled (Foto/@: FlexQube)

Dua perusahaan kaliber dunia yakni FlexQube dan Ericsson sepakat berkolaborasi. 

Setelah ikut serta sebagai partisipasipan Mobile World Congress (MWC) di Los Angeles, Amerika Serikat (AS) tahun 2019, kedua perusahaan itu sepakat bekerja sama. 

Perangkat eQart yang terhubung dengan 4G dan telah diuji coba atau didemonstrasikan, membuat manajemen kedua perusaaan itu untuk berkolaborasi, dan harus dilanjutkan pada ke langkah berikutnya dalam bentuk kerja sama. 

Selama musim gugur, Ericsson yang merupakan perusahaan yang pertama menerapkan smart factory di Texas, Amerika Serikat—ditandai dengan penerapan perangkat eQart.

Dengan demikian, perangkat eQart dapat terhubung ke jaringan seluler pribadi dengan layanan Industry Connect

Perangkat eQart bertindak sebagai perangkat demo untuk mendemonstrasikan fungsionalitas dan kapabilitas layanan Industry Connect

Capaian yang hendak diperoleh adalah untuk memperlihatkan bagaimana cara layanan Industry Connect yang mendukung implementasi dan perangkat Industry 4.0—termasuk penggunaan eQart misalnya pada saat berkomunikasi secara lokal di kawasan pabrik.

Dengan perangkat itu maka diksi yang digunakan dinamai Ericsson Industry Connect merupakan jaringan seluler pribadi yang dibuat untuk lingkungan industri agar lebih aman, memiliki jangkauan yang stabil, kepadatan perangkat yang tinggi, dan latensi yang dapat diprediksi. 

Melalui solusi koneksi ini, FlexQube dapat menghadirkan solusi untuk jaringan seluler pribadi yang terhubung dengan 4G / LTE dengan jalur yang jelas menuju 5G.

FlexQube dikenal sebagai perusahaan yang terlibat dalam Industry 4.0 dan otomatisasi logistik di masa depan. Perangkat eQart dilengkapi dengan koneksi 4G sebagai standar—termasuk kelengkapan  kartu SIM Telenor, Internet of Things (IoT) global.

Dengan demikin koneksi data menjadi stabil dan fleksibel bagi pelanggan FlexQube secara global. 

Koneksi 4G digunakan untuk mengumpulkan data ke cloud, mengirim tugas ke perangkat eQart, dan mengirim pembaruan perangkat lunak Over the air (OTA). 

Generasi eQart berikutnya akan terhubung dengan koneksi 5G sehingga memungkinkan sejumlah peluang untuk menciptakan nilai lebih (tambah) bagi pelanggan. 

Dengan konektivitas 5G memungkinkan kendali jarak jauh eQart untuk mengirimkan perintah secara real time dan streaming video dengan latensi minimal. Hal itu memungkinkan untuk menawarkan transportasi pabrik sebagai layanan baru.

Chief  Technology Officer (CTO) FlexQube, Per Augustsson berkata, “Kami berkolaborasi dengan Ericsson setelah berjumpa di MWC tahun 2019 di Los Angeles, AS. Ericsson menunjukkan eQart di stan mereka. Saya senang Ericsson tertarik menggunakan eQart buatan kami secara internal pada pameran pabrik cerdas Ericsso.”

Per Augustsson berharap kolaborasi FlexQube-Ericsson terus diperkuat pada tahun 2020. Ke depan, konektivitas 5G memainkan peran yang sangat penting untuk produk eQart generasi selanjutnya. 

Mitra seperti Ericsson, lanjut Per Augustsson melalui rilisnya, memiliki pengetahuan dan teknologi terdepan di bidang ini, dan hal itu sangat penting untuk sukses bersama.

Perangkat eQart adalah penawaran produk pertama FlexQube di bidang otomasi yang didasarkan pada konsep FlexQube. Dan telah dipatenkan di mana blok penyusun cerdas ditambahkan untuk membuat troli FlexQube yang dapat mengemudi sendiri.

FlexQube menawarkan konsep yang unik dan dipatenkan meliputi desain dan pembuatan troli penanganan material yang kuat, modular, dan fleksibel. 

Pabrik perusahaan beroperasi di Swedia dan Amerika Serikat—didukung distribusi  di Eropa dan Amerika Utara. 

Produk buatan FlexQube mendukung sektor industri otomotif, energi, pertahanan, kedirgantaraan,  dan mesin konstruksi.

Beberapa contoh yang telah menggunakan produk buatan FlexQube  adalah mobil Volvo, Siemens, Autoliv, Scania, Whirlpool, Eberspächer, dan Mann + Hummel.

Apakah sektor industri di Indonesia dan ASEAN telah menggunakan produk FlexQube

Kita tunggu penjelasan Chief Executive Officer FlexQube, Anders Fogelberg, dan Chief  Technology Officer FlexQube, Per Augustsson.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *