Wednesday
07 October 2026

Dürr Restrukturisasi dan Koreksi Target Order

Perusahaan Dürr restrukturisasi dan melakukan penyesuaian proyeksi penerimaan pesanan. Perusahaan teknik mesin yang berbasis di Jerman itu mempunyai bisnis di Indonesia, Malaysia dan Thailand.

Suasana pabrik otomotif di Jerman mlik grup Dürr AG (Foto/@: Dürr AG)

Penulis/editior: Rayendra L Toruan

mmINDUSTRI.co.id – Grup Dürr AG (sumber): Grup Dürr, salah satu pemain bidang teknologi industri dan sistem manufaktur otomotif, mengumumkan langkah strategis restrukturisasi menyeluruh serta penyesuaian target order masuk untuk tahun fiskal 2025.

Restrukturisasi itu dilakukan menyusul penandatanganan perjanjian penjualan unit bisnis teknologi lingkungan pada 29 Juni 2025, yang menjadi bagian dari upaya penyelarasan fokus bisnis inti Dürr.



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


Grup Dürr memperkuat orientasi bisnisnya pada solusi otomasi, digitalisasi lini produksi, dan sistem pengecatan industri berbasis efisiensi energi tinggi.

Dalam konteks restrukturisasi ini, Dürr merencanakan pengurangan kapasitas administrasi sebagai bagian dari efisiensi biaya operasional. Penyesuaian ini bertujuan untuk meningkatkan kelincahan organisasi dan mempercepat transformasi digital di seluruh lini bisnis.

Teknologi yang dikembangkan oleh Dürr, seperti sistem pengecatan robotik dengan presisi tinggi dan platform kontrol produksi berbasis data real-time, tetap menjadi andalan guna mendukung kebutuhan pabrikan otomotif global.

Tujuannya adalah membuat proses produksi yang lebih cepat, bersih, dan hemat energi. Namun, juga menjadi peringatan bahwa daya saing industri otomotif kini tidak hanya ditentukan oleh volume produksi, tetapi juga oleh efisiensi proses, integrasi digital, dan keberlanjutan lingkungan.

Dikutip dari laman Dürr AG, Perusahaan yang bermarkas di Bietigheim-Bissingen, Jerman,  menyesuaikan proyeksi tahunannya untuk penerimaan pesanan berdasarkan angka awal untuk kuartal kedua tahun 2025.

Perusahaan teknik mesin dan pemilik  pabrik ini memperkirakan penerimaan pesanan sebesar €3.800 juta hingga €4.100 juta pada tahun berjalan (sebelumnya: €4.300 juta hingga €4.700 juta). Angka-angka itu berkaitan dengan operasi berkelanjutan, tidak termasuk bisnis teknologi lingkungan.

Proyeksi untuk penjualan, margin EBIT atau earnings before interest and taxes yakni laba sebelum bunga dan pajak, dan laba setelah pajak tetap tidak berubah. Sebagai bagian dari penataan ulang grupnya, Dürr berencana untuk memangkas sekitar 500 pekerjaan di fungsi administratif pada akhir tahun 2026.

Pada kuartal kedua 2025, penerimaan pesanan mencapai €807 juta (H1 2025: €1.887 juta)—dan  berada di bawah level kuartal sebelumnya. Perlambatan ini disebabkan oleh konflik dan ketidakpastian tarif global yang menyebabkan pelanggan enggan berinvestasi secara signifikan.

Mencatat perkembangan itu, manajemen menyesuaikan proyeksi penerimaan pesanan untuk keseluruhan tahun 2025. Penjualan mencapai €1.001 juta dan 8 persen lebih rendah dibandingkan kuartal kedua tahun 2024 (H1 2025: €2.008 juta).

Penyebab utamanya adalah penurunan di divisi Otomasi Industri, penjualan anak perusahaan Agramkow yang rampung pada pertengahan 2024, dan penundaan proyek yang terisolasi dari pihak pelanggan di bisnis otomotif.

Meskipun kondisi pasar sedang tidak menentu, Dewan Manajemen mengonfirmasi proyeksi penjualan untuk tahun 2025 sebesar €4.200 juta hingga €4.600 juta meski kisaran target diantisipasi berada di batas bawah.

Margin EBIT sebelum efek luar biasa adalah 4,2 persen pada kuartal kedua (H1 2025: 4,0 persen), menunjukkan peningkatan dibandingkan kuartal pertama (3,9 persen). Proyeksi margin EBIT sebelum efek luar biasa untuk keseluruhan tahun sebesar 4,5 persen hingga 5,5 persen terkonfirmasi.

“Paruh pertama tahun 2025 ini ditandai dengan tingkat ketidakpastian yang luar biasa tinggi — terutama akibat turbulensi geopolitik dan konflik tarif. Hal ini menyebabkan keengganan yang signifikan untuk berinvestasi di pihak pelanggan kami,” ungkap Dr. Jochen Weyrauch, CEO Dürr AG.

“Di saat yang sama, terdapat beberapa titik terang dalam indikator ekonomi yang relevan, dan kesepakatan kebijakan perdagangan antara AS dan Uni Eropa tampaknya memungkinkan.”

Menurut  Dr. Jochen Weyrauch pihaknya akan memperkuat ketahanan Grup Dürr dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pemulihan berikutnya dengan tekad mengurangi biaya tetap di HOMAG dan menjadikan bisnis otomotif semakin efisien.

“Kami mewujudkan sinergi dalam bisnis otomasi dan saat ini sedang berupaya untuk merampingkan beban  administrasi,” tandas Dr. Jochen Weyrauch.

Sebagai bagian dari penyederhanaan struktur organisasi yang diumumkan pada pertengahan tahun 2024, Dürr menyesuaikan struktur administrasinya. Pada akhir tahun 2026, sekitar 500 posisi administratif akan dipangkas.

Tujuannya adalah untuk menyesuaikan administrasi grup dengan ukuran perusahaan yang baru dan sekaligus membuatnya lebih efisien. Dengan penataan ulang organisasi, Dürr berfokus pada bisnis inti: berkaitan dengan otomatisasi proses produksi yang berkelanjutan.

Manajemen juga  mengurangi jumlah divisi dari lima menjadi tiga. Langkah penting sejauh ini adalah penjualan bisnis teknologi lingkungan dan spesialis teknologi pengisian Agramkow, serta konsolidasi bisnis otomotif.

Pendapatan (setelah dampak luar biasa) akan terdampak negatif pada paruh kedua tahun 2025 dengan penyisihan sebesar €40 juta hingga €50 juta untuk biaya pemutusan hubungan kerja. Sebaliknya, penghematan tahunan sekitar €50 juta diharapkan akan berlaku penuh mulai tahun 2027.

“Restrukturisasi administrasi yang direncanakan merupakan langkah konsisten berikutnya setelah penjualan bisnis teknologi lingkungan,” papar Dr. Jochen Weyrauch. “Kami sedang membangun Grup Dürr yang lebih tangguh, lebih efisien, dan lebih fokus.”

Hal itu memberikan manajemen untuk lebih banyak fleksibilitas guna mencapai tujuan dan tumbuh secara menguntungkan, termasuk dalam lingkungan pasar yang penuh tantangan.

Bisnis Dürr AG di Indonesia

“Sejalan dengan budaya dan nilai-nilai perusahaan, kami bermaksud untuk mengurangi jumlah karyawan dengan cara yang bertanggung jawab secara sosial,” lanjut Dr. Jochen Weyrauch, CEO Dürr AG.

Pada kuartal kedua, laba akan terdampak negatif oleh penurunan nilai goodwill non-tunai di divisi Otomasi Industri. Penurunan nilai dalam kisaran €110 juta hingga €130 juta berkaitan dengan unit bisnis Sistem Otomasi Produksi. mencerminkan bisnis unit bisnis yang lesu di industri otomotif akibat ketidakpastian ekonomi makro dan perkembangan elektromobilitas yang terhambat.

Grup Dürr adalah salah satu perusahaan teknik mesin dan pabrik terkemuka di Jerman dengan keahlian khusus di bidang teknologi otomasi, digitalisasi, dan efisiensi energi.

Produk, sistem, dan layanannya memungkinkan proses manufaktur yang efisien dan berkelanjutan – terutama di industri otomotif dan produsen furnitur serta rumah kayu, dan sektor seperti industri kimia, farmasi, peralatan medis, teknik elektro, dan produksi baterai.

Sejak 1 Januari 2025, divisi sebelumnya, Sistem Pengecatan dan Perakitan Akhir, serta Teknologi Aplikasi, digabung menjadi Divisi Otomotif yang baru. Sejak saat itu, Dürr telah beroperasi di pasar dengan divis Otomotif: teknologi pengecatan, perakitan akhir, pengujian, dan pengisian.

Grup ini memiliki bisnis di Indonesia melalui PT Dürr Systems Indonesia (2014) sebagai anak perusahaan  yang menyediakan layanan upgrade dan proyek servis untuk paint shops serta final assembly system bagi industri otomotif dan manufaktur di Indonesia demikian laman Dürr.

Sedangkan PT Robotec Ergo Solutions disebut sebagai cabang di Bekasi, Jawa Barat, dan berperan dalam layanan teknis serta dukungan operasional lokal.

Pada akhir Maret 2014, Grup Dürr memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara melalui akuisisi dua entitas—Eurotech Solution Sdn. Bhd. dan PT Anugerah Cipta Kelola—yang kemudian berubah menjadi Dürr Systems Malaysia Sdn. Bhd. dan PT Dürr Systems Indonesia.

Langkah ini merupakan strategi untuk memperluas jaringan layanan, spare parts, dan upgrade sistem di industri otomotif di ASEAN. Menurut Automotive World, strategi ekspansi Dürr mencakup negara-negara seperti Thailand dan kawasan lainnya di Asia Tenggara—Indonesia merupakan pasar penting bagi pengembangan bisnis DÜRR.

Melalui DÜRR NDT GmbH & Co. KG menjalin kerja sama dengan PT Gamma Energy Indonesia sejak Januari 2022.

Kemitraan mereka menangani seluruh portofolio digital radiography dari DÜRR NDT dan mendukung pelanggan di kawasan Indonesia dan sekitarnya.

Sementara CV Dian Surya Gemilang merupakan distributor untuk produk Dürr Technik di Indonesia. Produk oil‑free compressors dan vacuum pumps dari DÜRR NDT—digunakan di industri otomotif, medis, percetakan, energi, dan transportasi—lengkap layanan purna jual yang kompetitif demikian  durr.com


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
FOLLOW US
  • Rubrik