Wednesday
07 October 2026

DBS Umumkan Rotasi Pemimpin Senior Internal Strategis

 Manajemen DBS mengumumkan sejumlah penunjukan pemimpin senior dari internal untuk memimpin Hong Kong, Taiwan, dan Indonesia yang berlaku efektif mulai Desember 2026 hingga Maret 2027. Siapa yang dipercaya sebagai Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia?  

Adrian Chai, Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia dan Ng Sier Han, CEO DBS Hong Kong (Foto/@: DBS)

Penulis/editor: Rayendra L Toruan

mmINDUSTRI.co.id – DBS (sumber): Grup DBS melakukan serangkaian perubahan dan penunjukan pemimpin senior dari internal organisasi untuk memperkuat kesinambungan kepemimpinan di kawasan Asia. 

Perubahan tersebut mencakup posisi CEO DBS Hong Kong, CEO DBS Taiwan, dan Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, yang berlaku secara bertahap mulai Desember 2026 hingga Maret 2027.



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


DBS menyatakan seluruh penunjukan tersebut tetap tunduk pada persyaratan dan persetujuan regulator yang berlaku.

Dalam rangkaian perubahan tersebut, Ng Sier Han, yang saat ini menjabat CEO DBS Taiwan, ditunjuk sebagai CEO DBS Hong Kong yang efektif sejak  1 Maret 2027.

Sementara Lim Chu Chong, Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia,ditunjuk sebagai CEO DBS Taiwan mulai 1 Januari 2027. Sedangkan Adrian Chai, Managing Director di Institutional Banking Group (IBG), dipercaya sebagai Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia mulai (efektif) 1 Desember 2026.

Ketiga penunjukan pejabat tinggi tersebut menunjukkan strategi DBS dalam mengandalkan kader internal yang telah memiliki pengalaman panjang, pemahaman terhadap bisnis Asia, serta rekam jejak dalam membangun hubungan dengan nasabah.

CEO DBS, Tan Su Shan menyampaikan apresiasi kepada Sebastian Paredes atas kontribusinya selama 16 tahun di DBS.

Menurut Tan Su Shan, Sebastian Paredes memainkan peran penting dalam mentransformasi DBS Hong Kong menjadi salah satu waralaba perbankan terkemuka sekaligus memperkuat posisi DBS di Asia Utara.

Tan Su Shan juga menjelaskan bahwa  Ng Sier Han, Chu Chong, dan Adrian Chai memiliki pengalaman, pemahaman organisasi, hubungan nasabah, serta rekam jejak yang dibutuhkan untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis DBS.

Sebastian Paredes memimpin DBS Hong Kong sejak September 2010 dan menjabat sebagai Chairman DBS China sejak April 2023. Ia juga bertanggung jawab atas bisnis DBS di Asia Utara yang mencakup Hong Kong, China  Daratan, dan Taiwan.

Kinerja PT Bank DBS Indonesia

Sbastian Paredes mengabdi selama 16 tahun di DBS (kiri) dan  Lim Chu Chong mantan Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia ditunjuk sebagai CEO DBS Taiwan (Foto/@: DBS)

Di bawah kepemimpinannya, DBS Hong Kong mencatatkan laba bersih tertinggi sebesar SG$1,61 miliar pada 2025. 

DBS Hong Kong juga memperoleh sejumlah penghargaan internasional seperti Best International Bank in Hong Kong dari FinanceAsia serta Bank of the Year dari Bloomberg Businessweek selama lima tahun berturut-turut pada 2022–2026.

Di luar Hong Kong, operasional DBS di kawasan Greater China juga mencatat kinerja kuat dengan laba bersih tertinggi sebesar SG$791 juta pada 2025.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu indikator penting dari transformasi bisnis yang dilakukan DBS di kawasan Asia Utara selama masa kepemimpinan Sebastian Paredes.

Sedangkan Ng Sier Han menjabat sebagai CEO DBS Taiwan sejak 2023. Ia memimpin proses integrasi bisnis konsumer Citi yang memperkuat posisi DBS sebagai bank asing terbesar di Taiwan.

Pada 2025, DBS Taiwan mencatatkan laba bersih rekor sebesar SG$410 juta. Bank tersebut juga mendapatkan penghargaan Best International Bank in Taiwan dari Euromoney selama dua tahun berturut-turut pada 2025 dan 2026.

Ng Sier Han bergabung dengan DBS pada 2004 melalui program Management Associate dan telah berkarier lebih dari 20 tahun di organisasi tersebut. Sebelum memimpin DBS Taiwan, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk Head of Financial Institutions Group.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Ng Sier Han untuk melanjutkan kepemimpinan DBS Hong Kong sekaligus mengelola bisnis yang memiliki peran strategis dalam jaringan Asia Utara DBS.

Bagaimana kiprah Lim Chu Chong? Ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia sejak Agustus 2022. Selama kepemimpinannya, DBS Indonesia mencatat pertumbuhan laba bersih dua digit pada 2025 serta memperkuat posisi di segmen institutional banking.

Lim Chu Chong mendorong pengembangan sustainable finance dan bisnis wealth management. Pada 2025, Bank DBS Indonesia memperoleh pengakuan Euromoney sebagai Indonesia’s Best Digital Bank for Large Corporates.

Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di industri perbankan, Lim memiliki rekam jejak di berbagai bidang, termasuk institutional banking, SME banking, dan consumer banking.

Sebelum memimpin Bank DBS Indonesia, ia pernah menjabat sebagai Chief Operating Officer Institutional Banking Group serta Head of DBS Institutional Banking Group China.

Pengalaman tersebut memberikan perspektif lintas pasar yang relevan ketika Lim mengambil tanggung jawab baru sebagai CEO DBS Taiwan.

Selanjutnya tentang Adrian Chai  yang didaulat memimpin Bank DBS Indonesia. Adrian Chai dipercaya sebagai Presiden Direktur Bank DBS Indonesia mulai 1 Desember 2026.

Dalam perannya di Institutional Banking Group, Adrian Chai memiliki pengalaman dalam mengembangkan bisnis di sektor otomotif, pangan dan agribisnis, serta logam dan pertambangan. Pengalaman tersebut turut memperkuat posisi DBS sebagai mitra bagi berbagai perusahaan multinasional di Asia.

Pada 2023, Adrian Chai memimpin pembentukan IBG Foreign Direct Investment Desk untuk menangkap peluang dari meningkatnya arus investasi asing ke Singapura dan kawasan ASEAN.

Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Head of Large Corporates, DBS China pada 2013–2018. Pengalaman di sektor korporasi dan pasar Asia tersebut akan menjadi bekal dalam memimpin bisnis DBS Indonesia.

Apa implikasi strategis bagi DBS atas penunjukan para petinggi DBS? 

Pertama, menjaga kesinambungan kepemimpinan. Penggunaan kader internal memungkinkan DBS mempertahankan pengetahuan organisasi dan budaya perusahaan tanpa harus melakukan perubahan kepemimpinan secara drastis.

Kedua, memperkuat konektivitas lintas pasar Asia. Ketiga pemimpin yang baru memiliki pengalaman di berbagai lini bisnis dan pasar regional. Perpindahan posisi mereka tersebut berpotensi memperkuat sinergi antara Hong Kong, Taiwan, Indonesia, Singapura, dan pasar Asia lainnya.

Ketiga, mempertahankan fokus pada pertumbuhan berkualitas. Dengan pengalaman para pemimpin baru di institutional banking, digital banking, wealth management, serta sustainable finance, DBS memiliki peluang untuk melanjutkan pertumbuhan sekaligus memperdalam hubungan dengan nasabah korporasi dan ritel.

Keempat, memperkuat pengembangan talenta internal. Promosi dari dalam organisasi memberikan sinyal bahwa Grup DBS memiliki jalur kepemimpinan jangka panjang sekaligus menjadikan pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari strategi bisnis.

Serangkaian penunjukan pemimpin senior DBS menandai fase penting dalam keberlanjutan kepemimpinan grup di Asia. 

Pengangkatan Ng Sier Han ke DBS Hong Kong, Lim Chu Chong ke DBS Taiwan, dan Adrian Chai ke Band DBS Indonesia memperlihatkan strategi DBS untuk mengandalkan talenta internal dengan pengalaman lintas pasar.

Transisi tersebut juga menjadi momentum bagi DBS untuk mempertahankan kinerja bisnis sekaligus memperkuat konektivitas regional. 

Dengan pengalaman panjang para pemimpin baru di bidang institutional banking, korporasi, digital, wealth management, dan sustainable finance,  DBS memiliki fondasi kepemimpinan yang kuat untuk melanjutkan ekspansi dan pertumbuhan di pasar Asia. #SalamSobatmmINDUSTRI


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
FOLLOW US
  • Rubrik