Industrialisasi, Otomatisasi & Inovasi

Bagaimana Cara Perusahaan Bertransformasi ke Arah Proses Manufaktur?

Perusahaaan teknologi otomatisasi mennyediakan inovasi  agar pabrik semakin pintar dengan menggunakan perangkat otomasi. Bagaimana cara perusahaan bertransformasi ke arah proses manufaktur? Simak...

Written by Jurnalis Industri · 2 min read >

Perusahaaan teknologi otomatisasi mennyediakan inovasi  agar pabrik semakin pintar dengan menggunakan perangkat otomasi. Bagaimana cara perusahaan bertransformasi ke arah proses manufaktur? Simak penjelasan OMRON Asia Pacific.

Dari kiri Takehito Maeda Managing Director Industrial Automation Business OMRON Asia Pacific,  Prof. Quek Tong Boon Chief Executive National Robotics Programme, dan Yutaka Iitaka President OMRON Asia Pacific menggunting pita sebagai peresmian fasilitas Automation Center (ATC) OMRON di Singapura.  Gambar kanan merupakan tur keliling Automation Center OMRON di Singapura. (Sumber foto: OMRON Asia Pacific)

Apakah perusahaan (seperti manufaktur) yang Anda operasikan sudah memasuki era tranformasi? Tentu Anda harus menemukan jawaban dari pertanyaan ini,   bagaimana cara perusahaan bertransformasi ke arah proses manufaktur? Jika merasa kesulitan menjawab pertanyaan ini, OMRON Asia Pacific yang berkedudukan di Singapura siap membantu Anda.

Perusahaan asal Jepang (Omron Corporation) ini mengklaim diri sebagai pemimpin global di bidang teknologi otomatisasi—juga mempunyai anak perusahaan di Indonesia yakni PT Omron Indonesia—meresmikan  fasilitas Automation Center (ATC) di Singapura.

Fasilitas itu berupa ruang pameran inovasi  lengkap dengan fasilitas penelitian dan pengembangan. Untuk itu, OMRON Asia Pacifif menggelontorkan US$10 juta yang digunakan untuk pengembangan robotika di Singapura selama dua tahun ke depan—ini  sejalan dengan program pengembangan pabrik-pabrik canggih. ATC di Singapura itu merupakan fasilitas ATC OMRON ke-9 di dunia.

Bagaimana cara perusahaan bertransformasi ke arah proses manufaktur? Dengan menggunakan fasilitas ATC OMRON di Singapura itu, para pelaku industri dapat memahami gambaran proses produksi di masa mendatang, yang dirancang saling terkoneksi, memiliki kecerdasan, dan sepenuhnya berbasis data.

Fasilitas ini merupakan ATC OMRON pertama yang khusus didirikan untuk meneliti lebih jauh tentang penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang cangih, Internet of Things (IoT), dan teknologi robotika yang diaplikasikan dalam proses produksi.

Fasilitas ATC tersebut unik karena hadir sebagai contoh (working model) pabrik pintar masa depan OMRON dan Future of CEO Cockpit, yang menampilkan bagaimana tingkat kecerdasan manufaktur dan tingkat visibilitas kegiatan operasional yang lebih tinggi mampu dicapai dengan memanfaatkan teknologi yang terus berevolusi.

Bagaimana cara perusahaan bertransformasi ke arah proses manufaktur? Takehito Maeda Managing Director of Industrial Automation Business, OMRON Asia Pacific menjelaskan bahwa OMRON selalu berpegang teguh untuk memberikan nilai lebih melalui inovasi teknologi dan memprioritaskan kebutuhan pelanggan dalam setiap kegiatan OMRON.

Dengan fasilitas ATC itu, OMRON berupaya menunjukkan potensi yang dimiliki pabrik pintar, dan memperlihatkan proses produksi masa depan ke hadapan para pelanggan.

OMRON terus mendukung para pelanggan yang terus berkembang dengan menggunakan transformasi digital di pabrik. Oleh karena itu, OMRON membantu mewujudkan pabrik pintar sejalan dengan visi Singapura menjadi suatu negara cerdas, imbuh Maeda.

Lim Kok Kiang Assistant Managing Director Singapore Economic Development Board menjelaskan bahwa proses transformasi Singapura ke arah manufaktur yang lebih maju dipercepat  dengan dukungannya terhadap inovasi dan keunggulan pada industri manufaktur.

Pihak Lim Kiang terus menjaring pengguna dan penyedia teknologi untuk bekerja sama dan membangun kemampuan inovatif tersebut. Oleh karena itu, pihaknya tentu bergembira atas dedikasi OMRON  yang membangun fasilitas Automation Center di Singapura.

Bagaimana cara perusahaan bertransformasi ke arah proses manufaktur?   Fasilitas OMRON memberikam peluang bagi perusahaan untuk pemanfaatan solusi otomatisasi terintegrasi dan pengaplikasian teknologi robotika, terutama di kalangan perusahaan skala kecil dan menengah.

Lim berharap agar para ahli  OMRON  siap berinisiatif untuk melatih dan membantu mengembangkan kemampuan para integrator sistem dan pengguna akhir di Singapura.

Perusahaan apa saja yang tepat menggunakan fasilitas ATC OMRON di Singapura ini? Bagi perusahaan yang ingin menemukan jawaban pertanyaan, bagaimana cara perusahaan bertransformasi ke arah proses manufaktur  seperti sektor otomotif, elektronik, dan layanan kesehatan–silakan mengalami sendiri manfaat otomatisasi industri.

Industri manufaktur mampu menyumbang hampir 20 persen total produk domestik bruto di Singapura.Dengan fasilitas ATC OMRON, perusahaan-perusahaan di negeri Singa itu tentu lebih mudah merumuskan langkah untuk menghadapi tantangan bisnis agar selalu siap memenuhi kebutuhan para pelanggan lebih baik. Bagaimana Omron Indonesia?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *