Schneider Electric kembali dinobatkan sebagai perusahaan berkelanjutan yang dinilai oleh TIME dan Statista selama tiga tahun berturut-turut. Apa manfaat bagi pelanggan Schneider di Indonesia?

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
mmINDUSTRI.co.id – Schneider Electric (sumber): Pengakuan sebagai World’s Most Sustainable Company 2026 versi TIME dan Statista selama 3 tahun berturut-turut merupakan bukti nyata konsistensi Schneider Electric dalam menghadirkan inovasi teknologi energi yang berkelanjutan.
Prestasi ini memperkuat posisi Schneider Electric sebagai pemimpin global di bidang elektrifikasi, otomasi, dan digitalisasi, dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan di Indonesia.
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
Perusahaan ini menyediakan solusi energi yang lebih efisien, tangguh, dan ramah lingkungan untuk mendukung pertumbuhan bisnis maupun operasional jangka panjang.
Schneider Electric yang diakui sebagai salah satu pemimpin global di bidang teknologi energi, diakui melalui pemeringkatan terhadap 5.000 perusahaan terbesar dan paling berpengaruh di dunia.
Pengakuan itu menegaskan komitmen jangka panjang Schneider Electric dalam menjadikan keberlanjutan sebagai bagian penting dari strategi bisnis, tata kelola, dan kinerja perusahaan.
Dengan visi untuk memajukan teknologi energi bagi semua, Schneider Electric memanfaatkan kepemimpinannya dalam elektrifikasi, efisiensi, dan digitalisasi untuk menciptakan dampak nyata.
“Diakui oleh TIME dan Statista selama tiga tahun berturut-turut merupakan sebuah kehormatan bagi kami,” ungkap Olivier Blum, Chief Executive Officer Schneider Electric.
Seiring dengan semakin pentingnya peran energi dalam mendorong pertumbuhan, daya saing, dan kemajuan perusahaan, kebutuhan untuk menggunakan energi secara lebih cerdas juga terus meningkat demikian Olivier Blum.
Pihaknya percaya bahwa kecerdasan energi merupakan faktor penting yang mendukung efisiensi dan dekarbonisasi, sehingga dapat membantu pelanggan kami dalam menciptakan manfaat jangka panjang sekaligus mengurangi emisi.
“Keyakinan inilah yang telah membentuk Schneider Electric selama bertahun-tahun dan terus menjadi pedoman kami dalam berinovasi, beroperasi, serta memajukan teknologi energi,” tandas Olivier Blum.
Impact 2030
Pengakuan tahun 2026 ini menjadi semakin bermakna bertepatan Schneider Electric meluncurkan sustainability roadmap Impact 2030, yang terdiri dari empat pilar utama: mendorong elektrifikasi dunia, mentransformasi industri, menggali potensi sumber daya manusia, dan memberdayakan komunitas lokal.
Melalui standar yang terus dipantau setiap kuartal, Schneider Electric memastikan kemajuan keberlanjutannya dapat dilihat secara transparan dan dipertanggungjawabkan di semua tingkatan.
Pada kuartal pertama tahun 2026, Schneider Electric mencatat pengurangan emisi CO₂ Scope 1 dan 2 sebesar 82,5 persen dibandingkan dengan baseline tahun 2017—capaian yang memperkuat ketangguhan operasional perusahaan.
Pada periode yang sama, Schneider Electric juga mencatat sejumlah capaian penting, di antaranya:
- 47,5 juta MWh energi pelanggan berhasil dihemat atau dielektrifikasi, yang secara langsung mendukung efisiensi dan ketahanan operasional.
- 20 juta ton emisi CO₂ berhasil dihemat dan dihindari hanya dalam kuartal tersebut.
Schneider Electric komit menerapkan kerangka kerja baru yang dirancang untuk masa depan, di mana 14 persen produk dan solusi yang masih dalam tahap perancangan telah menunjukkan keunggulannya dalam aspek sirkularitas dan lingkungan.
Melalui Impact 2030, Schneider Electric semakin memperkuat pendekatannya dalam melibatkan seluruh ekosistem, dengan keyakinan bahwa kemajuan yang berdampak besar hanya dapat tercapai ketika perusahaan dan para mitranya bergerak bersama.
Komitmen ini dimulai dari lebih dari 1.100 pemasok dilibatkan dalam inisiatif zero carbon pathway pada kuartal pertama tahun 2026. Inisiatif tersebut memperluas tanggung jawab iklim lebih jauh hingga ke rantai nilai perusahaan.
Di tengah ketidakpastian situasi global, Schneider Electric melihat bahwa kemajuan jangka panjang membutuhkan fondasi lokal yang kuat. Komunitas dan masyarakat berperan penting dalam menerjemahkan ambisi global menjadi dampak nyata di tingkat masyarakat.
Pada kuartal pertama tahun 2026, lebih dari 2,8 juta orang mendapatkan manfaat dari akses listrik berkelanjutan melalui solusi yang berfokus pada masyarakat yang didukung Schneider Electric.
Sebanyak 113.000 orang mendapatkan peningkatan keterampilan melalui program pendidikan dan pelatihan teknis di bidang energi, elektrifikasi, dan otomasi. Dengan capaian ini, jumlah keseluruhan penerima pelatihan sejak tahun 2009 telah mencapai lebih dari 1,2 juta orang.
“Seiring dengan dimulainya siklus keberlanjutan yang baru dengan ambisi dan sikap terbuka, pengakuan ketiga ini memperkuat keyakinan bahwa kami berada di jalur yang tepat, sekaligus tanggung jawab untuk melangkah lebih jauh,” tutur Esther Finidori, Chief Sustainability Officer Schneider Electric.
“Impact 2030 memberi kami gambaran untuk memperluas dampak dan kami berharap dapat terus mempercepat perkembangan di setiap kuartal.”
Schneider Electric merupakan salah satu perusahaan yang pernah menempati posisi pertama dalam pemeringkatan Corporate Knights Global 100 sebanyak dua kali, yaitu pada 2021 dan 2025. Perusahaan juga masuk dalam CDP Climate A List selama 15 tahun berturut-turut.
Bagi perusahaan, industri, maupun pengelola bangunan di Indonesia yang menggunakan produk dan solusi Schneider Electric, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk mempercepat transformasi menuju operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pemanfaatan teknologi digital, sistem otomasi, manajemen energi, serta solusi elektrifikasi Schneider Electric dapat membantu meningkatkan efisiensi konsumsi energi, mengurangi emisi karbon, memperkuat ketahanan operasional, sekaligus mendukung pencapaian target Environmental, Social, and Governance (ESG).
Selain itu, pelanggan dapat memanfaatkan layanan konsultasi dan solusi digital Schneider Electric untuk mengoptimalkan performa aset serta mempercepat implementasi strategi dekarbonisasi.
Penghargaan dari TIME dan Statista selama tiga tahun berturut-turut menunjukkan bahwa keberlanjutan menjadi bagian integral dari strategi bisnis Schneider Electric, bukan sekadar komitmen jangka pendek.
Bagi pelanggan di Indonesia, pencapaian ini menjadi indikator bahwa memilih solusi Schneider Electric berarti berinvestasi pada teknologi yang telah terbukti mendukung efisiensi energi, inovasi berkelanjutan, dan kesiapan menghadapi tantangan transisi energi di masa depan.
Dengan dukungan teknologi yang terus berkembang, Schneider Electric menjadi mitra strategis dalam mewujudkan operasional yang lebih produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. #SalamSobatmmINDUSTRI
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form