Melalui e-KYC berbasis Kartu Identitas Anak, akses keuangan digital aman bagi remaja dengan bantuan orangtua. DANA mendukung literasi dan inklusi keuangan digital bagi 24 juta atau 25 juta anak berusia 13 – 17 tahun di Indonesia.

Penulis/editor: Rayendra L Topruan
mmINDUSTRI.co.id – DANA Indonesia (sumber): Program DANA Premium Mini disingkat Premini bertujuan untuk memotivasi sekitar 24 – 25 juta remaja berusia 13 hingga 17 tahun di Indonesia.
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
Mereka dianggap semakin melek terhadap sektor finansial. Oleh sebab itu, mereka sebaiknya dipermudah mengakses keuangan berbasis digital.
Perusahaan DANA Indonesia menangkap potensi itu dengan prorgram DANA Premium Mini (Premini)—merupakan inovasi fitur terbaru untuk memungkinkan para remaja mudah memiliki akun DANA Premium—melalui pendaftaran resmi.
Registrasi akun DANA Premium dilakukan melalui proses electronic Know Your Customer (e-KYC) berbasis Kartu Identitas Anak (KIA) atas persetujuan orangtua.
DANA Indonesia ingin memperluas akses keuangan digital yang aman, inklusif, dan edukatif, sekaligus mendorong literasi serta kebiasaan bertransaksi yang bijak sejak dini bagi keluarga khususnya anak remaja di Indonesia.
“DANA komit menjadi jembatan inklusi keuangan dan membantu masyarakat Indonesia membangun gaya hidup keuangan yang sehat. Komitmen ini menjadi fondasi dari setiap inovasi yang kami hadirkan,” tutur Vince Iswara, CEO & Co-Founder DANA Indonesia.
Ia melanjutkan bahwa akses keuangan digital harus inklusif dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Melalui DANA Premium Mini, remaja dapat belajar mengelola keuangan digital secara aman.
DANA menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri untuk mendukung penerapan proses verifikasi identitas (e-KYC) bagi anak remaja Indonesia.
Sinergi ini memungkinkan cakupan e-KYC lebih luas, bahkan sampai ke generasi muda lewat DANA Premini yang menggunakan KIA sebagai dokumen verifikasi resmi sesuai dengan usia remaja.
“Kami mengajak masyarakat menyiapkan generasi muda Indonesia agar tumbuh sebagai generasi yang bijak dan cerdas finansial di era digital ini,” pinta Vince Iswara.
Kehadiran fitur ini didasarkan atas Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pusat Statistik.
Angka inklusi dan literasi keuangan terus naik, namun belum semua kelompok masyarakat merasakan manfaat ekosistem keuangan digital secara optimal.
Salah satu contohnya adalah kelompok usia 15–17 tahun. Kelompok ini memiliki indeks inklusi keuangan sebesar 74 persen, masih lebih rendah dibanding indeks nasional, yakni 80,51 persen.
Mereka mengalami keterbatasan akses terhadap produk keuangan formal karena belum memiliki KTP elektronik. Kondisi ini menunjukkan pentingnya inovasi seperti DANA Premini untuk membangun pemahaman serta menjadi gerbang menuju akses keuangan digital bagi mereka.
Tren serupa juga terlihat di DANA, di mana semakin banyak remaja yang ingin menggunakan layanan keuangan digital dan orangtua yang memberikan masukan agar anak remaja mereka dapat menggunakan layanan DANA dengan lebih aman dan tetap berada dalam pengawasan.
Kehadiran DANA Premium Mini menjembatani kebutuhan remaja melalui verifikasi identitas berbasis KIA dengan persetujuan orangtua.
Kehadiran fitur ini sekaligus mendukung inisiatif pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak.
Kustomisasi Fitur dan Supervisi Orangtua

PerIindungan anak sejalan dengan komitmen DANA untuk menciptakan ruang digital yang aman, dan membuat ekosistem pembayaran digital yang sehat untuk seluruh lapisan masyarakat termasuk rejama.
Melalui integrasi e-KYC berbasis KIA, verifikasi identitas pengguna remaja dapat dilakukan secara valid, cepat, dan aman, sejalan dengan regulasi perlindungan data kependudukan nasional.
“Kami di Ditjen Dukcapil mengapresiasi inovasi DANA melalui peluncuran DANA Premium Mini yang memanfaatkan data kependudukan secara aman dan terintegrasi bagi anak-anak yang belum memiliki KTP elektronik,” puji Dr. Handayani Ningrum, Direktur Integrasi Data Kependudukan Nasional, Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.
. Melalui DANA Premium Mini, verifikasi dapat dilakukan dengan pencocokan akun anak dengan orangtua atau kepala keluarga dalam satu Kartu Keluarga, sehingga anak dapat mulai mengakses layanan keuangan digital secara aman di bawah pengawasan orang tua.
Ini merupakan langkah sederhana, dan menjadi lompatan besar dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, mengingat lebih dari 50 juta anak di Indonesia belum memiliki KTP elektronik lanjut Dr. Handayani Ningrum.
“Dukcapil mendukung penuh kolaborasi yang memperkuat ekosistem identitas digital nasional. Kami percaya sepanjang keamanan data dijaga sesuai regulasi kepatuhan dan keamanan berstandar nasional atau sesuai aturan yang berlaku,” tandas Dr. Handayani Ningrum.
Mona Ratuliu, seorang aktris, presenter, sekaligus ibu membagikan pandangan betapa pentingnya mengedukasi anak terkait pengelolaan uang.
“Anak-anak yang tumbuh di era digital sebaiknya memahami keuangan agar berkembang seiringan dengan pertumbuhan mereka. Sebagai orangtua tentu ingin anaknya cerdas dalam mengelola keuangan. Saya apresiasi DANA Premium Mini,” pendapat Mona Ratuliu.
DANA Premium Mini dirancang untuk membantu remaja cara mempelajari konsep pengelolaan uang dan transaksi digital secara bertanggung jawab.
Akun ini memiliki batas saldo maksimal Rp2.000.000—dapat digunakan untuk isi ulang saldo, pembayaran QRIS, hingga transfer antar pengguna.
Fitur ini disesuaikan dengan kebutuhan serta keamanan pengguna usia remaja. Proses aktivasi dilakukan melalui persetujuan digital orangtua, yang akan menerima notifikasi di aplikasi DANA.
Orangtua mudah memantau aktivitas transaksi anak serta mengatur fitur “Kirim Uang” untuk membantu mengarahkan pengeluaran dan pembelajaran finansial keluarga.
Kehadiran DANA Premium Mini sejalan dengan agenda pemerintah untuk melakukan penguatan inklusi dan literasi keuangan bagi remaja Indonesia, guna mencapai tingkat inklusi keuangan 93 persen pada tahun 2029 sesuai Rencana Pembangungan Jangka Menengah Nasional periode 2025–2029.
Dengan semangat, “Bangun Inklusi Keuangan, Ciptakan Generasi Anak yang Cerdas dan Aman Bertransaksi”, DANA berkomitmen untuk membangun generasi muda yang melek finansial, terlindungi, dan siap berpartisipasi dalam ekonomi digital Indonesia.
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form