Para ilmuwan menyebutkan khasiat pemanis alami memperkuat daya tahan tubuh terhadap penyakit. Buah kelapa dan gula aren merupakan contoh pemanis alami yang dihasilkan Indonesia.

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
mmINDUSTRI.co.id – Fraunhofer IME (sumber): Para ilmuwan mengaku bahwa khasiat pemanis alami sangat mendukung daya tahan tubuh terhadap pelbagai serangan penyakit. Pengguna pemanis alami tidak menimbulkan lonjakan gula darah.
“Satu gram pengganti (pemanis alami) sama manisnya dengan sekitar 10 kilogram gula pasir. Bersama mitra, kami berhasil mengembangkan SPs sekitar 10.000 kali lebih manis daripada gula pasir,” cerita Dr. Stefan Rasche peneliti andalan Fraunhofer IME di Aachen, Jerman.
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
Protein rasa manis atau sweet-tasting proteins (SPs) yang dimaksud Dr. Stefan Rasche merupakan molekul yang secara alami terdapat pada beberapa tanaman dan buah.
Para peneliti menggunakan metode bioteknologi untuk menghasilkan pemanis berbasis protein yang dapat kita lakukan sebagai pengganti gula di masa mendatang.
Tingkat pemanis berbasis protein 3-4 kali lebih manis daripada brazzein alami. Pemanis inovatif ini merupakan alternatif gula yang lebih tepat bagi konsumen yang sedang menjaga asupan (gula) yang dikehendaki sesuai dengan saran medis.
“Satu cola biasa mengandung sekitar 106 gram gula per liter. Itu setara dengan 1.800 kilojoule (kJ). Hanya beberapa miligram SPs sudah cukup untuk mencapai tingkat kemanisan yang sama, sehingga kandungan kalorinya dapat dikurangi secara signifikan,” papar Dr. Stefan Rasche memberikan contoh.
Setelah proses pemurnian dan pengeringan, pemanis berbasis protein siap digunakan, dan peneliti menyebutnya produk temuan itu sebagai pengganti gula yang diproduksi dengan menggunakan metode yang disebutkan sebagai X3.
Bahan X3 memiliki profil rasa seperti madu yang menjadikannya sebagai bahan pemanis yang ideal.
“Produk X3 sangat mengesankan karena rasanya yang lebih baik dibandingkan pemanis buatan yang kita temukan di pasarumum hingga saat ini. X3 telah ditunjukkan oleh uji rasa dengan subjek uji,” terang Dr. Stefan Rasche.
Karena sepenuhnya bebas gula—selain praktis tidak mengandung kalori, versi brazzein yang dimodifikasi tidak menyebabkan gigi berlubang atau meningkatkan kadar gula darah pengguna atau konsumen lanjut Dr. Stefan Rasche.
Menurut tim peneliti bahwa pemanis alami yang mereka temukan akan ditambahkan sebagai pengganti gula pasir misalnya dalam minuman dan makanan.
Apakah Indonesia memiliki sumber sebagai bahan untuk pembuatan pemanis protein yang dapat menggantikan gula pasir?
Pemanis alami seperti stevia, madu, gula kelapa, dan gula aren memiliki beberapa manfaat yang berpengaruh terhadap kesehatan dibandingkan dengan gula pasir.
Diakui bahwa pemanis alami masih memerlukan lebih banyak penelitian, apa pengaruhnya terhadap kualitas kesehatan. Akan tetapi, pemanis alami cenderung memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dan mengandung nutrisi tambahan yang tidak ditemukan dalam gula pasir tulis idntimes.com
Apa saja faktor yang menjadikan pemanis alami lebih sehat dibanding mengkonsumsi gula (pasir]?
Pemanis alami seperti stevia dan gula kelapa memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan gula pasir, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan simpul idntimes.com
Meningkatkan imunitas tubuh
Beberapa pemanis alami mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan. Misalnya, madu mengandung vitamin A, B kompleks, C, D, E, dan K serta antioksidan yang dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh.
Sedangkan pemanis seperti stevia hampir tidak mengandung kalori, yang dapat membantu dalam pengelolaan berat badan dan mengurangi risiko obesitas.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemanis alami seperti stevia dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah pada penderita diabetes.
Tim peneliti bersama mitranya melalui proyek metaX sudah menguji dan mengembangkan rangkaian produk pertama yang mengandung X3, seperti bubuk minuman rendah protein yang dibuat dari bahan kakao.
Sebelum proses persetujuan dIerikan oleh pihak otoritas dalam hal ini pemerintah, proses pembuatan pemanis alami perlu dioptimalkan bersama dengan langkah-langkah validasi produk lebih lanjut sehingga potensi penuh dari versi protein X3 dapat dimanfaatkan.
Dalam proyek penelitian NovelSweets, peneliti menggunakan metode bioteknologi untuk memproduksi pemanis berbasis protein lanjut Dr. Stefan Rasche.
Salah satu protein manis yang digunakan adalah brazzein, yang ditemukan pada tanaman Afrika Pentadiplandra brazzeana.
Dengan mengembangkan varietas protein ini, peneliti berharap dapat menciptakan pemanis yang lebih stabil dan lebih manis tanpa efek samping yang tidak diinginkan seperti yang disebabkan konsumsi gula yang berlebihan.
Pemanis berbasis protein menawarkan beberapa manfaat yang signifikan, terutama dalam konteks kesehatan dan industri makanan.
Pemanis berbasis protein biasanya memiliki kalori yang sangat rendah atau bahkan nol, sehingga cocok untuk orang yang ingin mengurangi asupan kalori tanpa mengorbankan atau menghindari rasa manis yang dapat dinikmati dari kadungan guka (pasir).
Berbeda dengan gula biasa, pemanis berbasis protein ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah, sehingga aman untuk penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Banyak pemanis berbasis protein berasal dari sumber alami seperti buah-buahan, sehingga memberikan rasa manis yang lebih alami dibandingkan dengan pemanis buatan yakni jenis gula pasir.
Beberapa pemanis berbasis protein, seperti brazzein, memiliki stabilitas yang baik terhadap pH dan suhu, membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi makanan dan minuman.
Dengan menggantikan gula dengan pemanis berbasis protein, risiko penyakit terkait konsumsi gula berlebihan seperti obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular dapat dikurangi.
Produksi pemanis berbasis protein menggunakan metode bioteknologi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan produksi gula tradisional.
Manfaat-manfaat ini menjadikan pemanis berbasis protein sebagai alternatif yang menarik dan sehat untuk menggantikan gula dalam diet sehari-hari.
Contoh pemanis alami yang lebih dikenal oleh masyarkat adalah madu yang digunakan secara luas di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Madu dikenal karena kandungan antioksidan dan nutrisinya.
Sedangkan gula kelapa merupakan pemanis alami yang populer di Indonesia, dihasilkan dari nira kelapa dan memiliki indeks glikemik rendah demikian laman hellodoktor.com
Contoh lain adalah stevia yakni pemanis alami yang diekstrak dari daun tanaman Stevia rebaudiana, dan tidak mengandung kalori tulis glutera.co.id
Sedangkan sirup maple adalah pemanis alami yang berasal dari getah pohon maple yang digunakan oleh penduduk di Amerika Utara demikian bitemybun.com
Sementara kurma digunakan sebagai pemanis alami dalam berbagai hidangan di Timur Tengah tulis thehealthybelly.co
Tip memilih pemanis yang tepat untuk Anda:
Pastikan pemanis berbasis protein yang Anda pilih dengan menggunakan bahan-bahan alami dan berkualitas tinggi. Hindari produk yang mengandung bahan tambahan, pengawet, atau pemanis buatan.
Periksa kandungan protein per porsi. Pilih produk yang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan harian Anda.
Pastikan pemanis berbasis protein tersebut mengandung semua asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh. Ini penting untuk memastikan Anda mendapatkan manfaat maksimal dari protein tersebut.
Pilih produk dari merek yang terpercaya dan memiliki ulasan positif dari konsumen. Merek yang memiliki reputasi baik biasanya lebih dapat diandalkan dalam hal kualitas dan keamanan produk.
Cari produk yang telah diuji oleh pihak ketiga dan memiliki sertifikasi keamanan pangan. Ini menjamin bahwa produk tersebut telah melalui pengujian ketat dan aman untuk dikonsumsi.
Pastikan pemanis berbasis protein yang Anda pilih sesuai dengan kebutuhan diet Anda, seperti bebas gluten, vegan, atau bebas laktosa, jika diperlukan.
Pilih produk yang memiliki rasa dan tekstur yang Anda sukai. Beberapa pemanis berbasis protein mungkin memiliki rasa yang berbeda, jadi penting untuk menemukan yang sesuai dengan selera Anda.
Bandingkan harga produk yang berbeda untuk memastikan Anda mendapatkan nilai terbaik untuk uang Anda. Namun, jangan mengorbankan kualitas demi harga yang lebih murah.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, Anda dapat memilih pemanis berbasis protein yang baik dan sesuai dengan kebutuhan Anda.
Pilih manis alami, jauhkan penyakit. Manis dari alam, tubuh tetap bugar. Sehat dengan manis alami, jauh dari penyakit kronis. Pemanis alami, sahabat kesehatan sejati. Manis alami, energi pun alami. Gula dari alam, Kesehatan kita pun terjamin.
Salam sehat! #mmINDUSTRI
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form