Altris memiliki keunggulan teknologi baterai Natrium-ion dengan kepadatan energi yang profil emisinya lebih rendah dan kredensial keselamatan—tepat untuk berbagai aplikasi. Bahan baku seperti serbuk kayu, garam, dan sebagainya berlimpah.

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
mmINDUSTRI.co.id – Altris AG (sumber): Apa keunggulan teknologi baterai Natrium-Ion buatan perusahaan Altris yang bermarkas di Swedia?
Bahan katode natrium-ion adalah komponen penting dalam pembuatan baterai natrium-ion yang menggunakan ion natrium sebagai pengganti ion litium. Keunggulan bahan ini adalah biaya pengolahan lebih efisien karena bahan Natrium melimpah dan lebih murah dibandingkan litium.
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
Keamanan penggunaan lebih tinggi, baterai natrium-ion cenderung lebih aman karena bahan natrium tidak mudah terbakar seperti litium demikian laman Altris.
Kinerja pun stabil dalam berbagai kondisi suhu. Oleh sebab itu, perusahaan Altris membutuhkan pendanaan untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Sebagai solusi energi masa depan, Altris menghimpun dana pembiayaan dari dua investor yakni Clarios dan Maersk Growth yang dilakukan melalui Putaran Pendanaan Seri B1 belum lama ini.
Pengembang baterai natrium-ion yang bermarkas utama di Swedia itu, Altris berhasil mengumpulkan dana sebesar 150 juta SEK dalam putaran pendanaan Seri B1 dari investor Clarios dan Maersk Growth.
Daana sejumlah 150 juta SEK (krona Swedia) atau setara dengan dolar Amerika Serikat sekitar US$13.755.000,00 atau Rp218,1 miliar digunakan untuk menyelesaikan fasilitas produksi percontohan Altris—memungkinkan produksi komersial bahan katode natrium-ion untuk sel baterai.
Altris mengalami pertumbuhan pesat sejak didirikan pada tahun 2017, mengembangkan bahan katode yang dipatenkan, Altris Prussian White, serta elektrolit, sel baterai, dan cetak biru produksi untuk baterai natrium-ion terkemuka di pasar.
Pendanaan baru tersebut merupakan tahap pertama dari putaran pendanaan Seri B, yang memungkinkan penyelesaian fasilitas produksi percontohan Altris dan memposisikan perusahaan.
Tujuan pendanaan untuk memenuhi permintaan baterai yang berkelanjutan dan kompetitif dari segi biaya yang bersumber dari Eropa. Clarios dan Maersk Growth menjadi pemilik perusahaan, yang berinvestasi bersama pemilik lama EIT InnoEnergy dan Molindo.
Teknologi Baterai Natrium-ion
Dengan tambahan modal maka Altris mewakili industri vertikal dengan target utama adalah penyimpanan jaringan, aplikasi kendaraan bertegangan rendah, dan aplikasi kelautan.
Chief Executive Officer (CEO) Altris, Christer Bergquist menuturkan bahwa, “Kami senang menutup putaran pendanaan B1 dan gembira menyambut investor baru kami di Altris, yang merupakan pemain papan atas di bidangnya masing-masing.”
Christer Bergquist bangga dengan daftar pemilik perusahaan yang terdiri dari mitra bisnis jangka panjang yang berkontribusi dengan keahlian dan pengalaman yang luas.
Manajemen Altris mengembangkan dan memvalidasi teknologi dalam industri vertikal masing-masing—guna menghadirkan baterai yang lebih baik dalam skala besar bagi dunia.
Sementara Wakil Presiden dan Manajer Umum, Pelanggan dan Teknologi OEM Global Clarios, Federico Morales-Zimmermann, berpendapat bahwa, “Investasi ini sangat penting secara strategis bagi Clarios dan merupakan bukti komitmen kami untuk menetapkan standar baru bagi industri otomotif.”
Penggunaan teknologi Altris adalah kunci untuk mendorong kemajuan dengan solusi energi yang lebih efisien, andal, dan berkelanjutan. Dengan mendukung inovasi ini, Clarios menunjukkan dedikasi para pihak untuk masa depan yang lebih bersih dan hemat energi lanjut Federico Morales-Zimmermann.
Sedangkan Kepala Teknologi Armada di A. P. Moller–Maersk, Ole Graa,mengungkapkan, “Kami sangat gembira berkolaborasi dengan Altris, karena Maersk terus berupaya mencapai emisi GRK nol bersih untuk seluruh bisnis kami pada tahun 2040.”
Sejak awal, tim Ole Graa terkesan dengan teknologi Altris, yang menawarkan kepadatan energi yang unggul dengan profil emisi yang lebih rendah dan kredensial keselamatan yang sangat cocok untuk berbagai aplikasi potensial.
Pada awal tahun 2024, Altris dan Clarios mengumumkan Perjanjian Pengembangan Bersama eksklusif untuk mengembangkan sel daya tegangan rendah untuk aplikasi mobilitas.
Pada akhir tahun 2023, perusahaan tersebut memperkenalkan sel baterai natrium-ion berukuran komersial dengan kepadatan energi 160 Wh/kg.
Pencapaian ini dimungkinkan oleh material katode Prussian White yang dipatenkan Altris dengan kapasitas lebih dari 160 mAh/g, kapasitas tertinggi yang dinyatakan hingga saat ini dalam material katode Prussian White yang dibuat semata-mata dari bahan baku yang melimpah.
Altris merupakan pengembang baterai sodium-ion yang berbasis di Swedia yang dengan komitmen: merevolusi lanskap energi.
Pekerjaan Altris mencakup mulai dari mengembangkan katode, elektrolit, dan sel baterai hingga merancang cetak biru untuk baterai sodium-ion terkemuka di pasaran demkian Ole Graa.
Lahir dari pusat inovasi Laboratorium Ångström di Universitas Uppsala, tim Ole Graa mengubah inovasi yang dipatenkan menjadi kenyataan komersial.
Saat pihak Ole Graa menatap masa depan, pihaknya didorong oleh aspirasi untuk menjadi pemasok baterai sodium-ion terkemuka di Eropa.
“Dengan melakukan hal itu, mereka ingin membuat dampak global yang substansial dengan mengembangkan teknologi baterai yang unggul dan dapat diskalakan,” tandas Ole Graa.
Salah satu teknologi Altris yang paling menarik yang digunakan untuk memproduksi baterai natrium-ion. Teknologi baterai Natrium-Ion ini menggunakan bahan katode natrium-ion yang terbuat dari bahan-bahan yang melimpah seperti garam, kayu, besi, dan udara.
Keunggulan utama dari teknologi baterai Natrium-Ion ini meliputi bahwa baterai natrium-ion Altris memiliki kepadatan energi yang sebanding dengan teknologi Lithium Iron Phosphate (LFP) dan memungkinkan penyimpanan energi yang lebih efisien.
Demikian pula keamanan bagi pengguna karena baterai memiliki tingkat keselamatan yang sangat baik, dengan siklus hidup yang panjang dan kinerja yang stabil dalam berbagai suhu.
Sedangkan keberlanjutan terjamin karena bahan baku yang digunakan untuk katode natrium-ion sangat melimpah dan mudah didapatkan, sehingga mengurangi jejak karbon dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
Baterai memiliki kinerja yang stabil dalam berbagai kondisi suhu, menjadikannya cocok untuk berbagai aplikasi, termasuk penyimpanan energi terbarukan dan kendaraan listrik.
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form