MESIN CETAK (1)

Membuat Protein dan Enzim Menjadi Tinta

0
5
Jalur sirkuit tercetak secara digital pada sebuah substrat 3D.©Fraunhofer IFAM

Mesin cetak aerosol jet mampu mencetak struktur halus setebal 10 mikrometer atau lima kali lebih tipis dari rambut manusia. Apa kelebihan teknik cetak dispensing?

Jalur sirkuit tercetak secara digital pada sebuah substrat 3D.©Fraunhofer IFAM
Jalur sirkuit tercetak secara digital pada sebuah substrat 3D.©Fraunhofer IFAM

 

Proses untuk memasang jalur sirkuit, transistor, dan resistor ke atas komponen elektronik seperti ECU mobil membutuhkan banyak waktu. Cara  yang lebih fleksibel dan mudah adalah menggunakan jalur produksi dengan bantuan robot dan kemudian produk elektronik dicetak di atasnya. Dengan metode ini, memungkinkan Anda dapat menambah fungsi pada komponen dengan cara terbaik.

Advertisement

Siapa pun tahu bahwa mesin printer dapat melakukan lebih dari sekadar menaruh tinta pada kertas. Bahkan mesin printer 3D cukup terbukti saat mendesain arsitek yang dapat menciptakan seluruh komponen atau model sebuah rumah dengan menggunakan  bubuk plastik.

Sel surya film tipis yang juga dicetak menggunakan material semikonduktor konduktif secara elektrik. Para peneliti yang bekerja di lembaga Fraunhofer Institute for Manufacturing Technology and Advanced Materials (IFAM) di Bremen telah melangkah lebih jauh.

Mereka mengembangkan jalur produksi yang dibantu robot—bertugas untuk mengombinasikan sejumlah teknik cetak. Oleh karena itu, memungkin untuk mencetak susunan besar komponen elektronik secara langsung ke suatu bahan dengan sukses dan berlangsung cepat—termasuk jalur sirkuit tipis, sensor panel flat, dan resistor.

“Fasilitas cetak sangat fleksibel. Mesin cetak dapat mencetak komponen berbentuk- bahkan membuat komponen bulat dan interior labirin yang terdapat pada wadah,” kata Dr. Volker Zöllmer kepala departemen peneliti IFAM.

Jalur produksi menggunakan cetak layar, inkjet,  teknik cetak dispensing, dan aerosol jet. Cetak layar—di mana pasta cetak ditekan melalui mesh halus—menggunakan  sejumlah penekan, dan cara itu bagus untuk menutup dengan cepat pada area yang luas.

Sementara  itu, mesin cetak aerosol jet memungkinkan untuk mencetak struktur halus dengan ketebalan 10 mikrometer atau lima kali lebih tipis dari rambut manusia. Dalam teknik ini, cairan pencetak diatomisasi menjadi uap yang kemudian diaplikasikan pada substrat menggunakan nozzle. Tampak aerosol jet lebih halus dari pencetakan inkjet sedangkan cairan pencetak diaplikasikan dalam droplet.

Sebuah kombinasi berbagai teknik cetak

“Tiap teknik memiliki manfaat masing-masing. Dengan mengintegrasikan berbagai teknologi, kami memastikan cara ini tepat untuk masing-masing kesempatan dan pekerjaan,” jelas Zöllmer.

Baca juga :   Nikmati Mesin Mobil dan Industri yang tak Berisik

Jalur produksi memungkinkan bagi berbagai struktur, baik rata, tebal atau lembut, untuk dicetak pada substrat. Ini juga sampai pada konfigurasi multilayer dan pelapisan berbagai ketebalan.

“Contohnya, Anda dapat melengkapi sebuah papan tak hanya dengan sirkuit tapi juga sebuah lapisan tambahan yang melindungi dari korosi,” kata Zöllmer.

Selain itu, hampir tak ada batasan pada bahan yang dapat digunakan oleh para ahli IFAM  seperti logam, keramik, polimer konduktif elektris, bahkan biomaterial seperti protein dan enzim dapat digunakan secara potensial sebagai tinta.

Oleh karena masing-masing aplikasi membutuhkan komposisi yang sangat berbeda. Sebagai contoh, bahan untuk LED harus mengubah energi menjadi cahaya seefisien mungkin. Papan sirkuit tercetak harus dapat mengonduksikan listrik dengan sangat baik. Sel surya membutuhkan bahan yang dapat mengubah sebanyak mungkin cahaya menjadi listrik. (Bahan diolah dari Printed electronics tulisan Tim Schröder, Fraunhofer 2/15)

Simak MESIN CETAK (2)
What is Printed Electronics?

Advertisement

Tulis Opini Anda