SMART PASTICS (2)

Alam Kita Mengandung Potensi Partikel Nano

1
13
Bahan plastik yang diolah dengan teknologi nano. (Sumber foto/@: www.fastcompany.com )

Sensor-sensor ini menggunakan gabungan teknologi spectroscopy, ultrasound, dan microwaves untuk menguji komposisi campuran polimer dan partikel nano.

Bahan plastik yang diolah dengan teknologi nano. (Sumber foto/@:  www.fastcompany.com )
Bahan plastik yang diolah dengan teknologi nano. (Sumber foto/@: www.fastcompany.com )

Beberapa tahun mendatang, aspek-aspek kehidupan manusia akan menggunakan produk-produk yang diolah dengan implementyasi teknologi nano meliputi bidang medis dan pengobatan, automotif, home appliance, farmasi, lingkungan hidup, komputer, kosmetik, militer, tekstil, konservasi energi, dan sebagainya.

Teknologi nano mampu mengubah material disain—disusun dalam orde atom per atom atau molekul per molekul—diperoleh suatu bahan yang memiliki sifat istimewa. Para ilmuwan yakin mampu menguak sedikit dari potensi teknologi nano yang bermanfaaty bagi manusia. Teknologi nano makin pesat perkembangannya.

Advertisement

Nanometer sendiri artinya satu per satu miliar meter, sehingga teknologi ini juga berkaitan dengan penciptaan benda-benda kecil. Di dalamnya tergabung ilmu fisika, teknik, biologi molekuler, serta kimia.

Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam—aneka mineral dan flora/fauna—merupakan anugerah besar bagi pengembangan partikel nano. Kita dapat mengggali dan mengembangkan potensi besar itu jika Indonesia menguasai teknologi nano.

onBOX menggunakan sistem sensor untuk menguji komposisi plastik yang diperkaya oleh partikel nano. Unit ini dipasang langsung di pabrik penggabungan dan mampu memonitor distribusi partikel nano. (Sumber foto/©: Fraunhofer ICT)
onBOX menggunakan sistem sensor untuk menguji komposisi plastik yang diperkaya oleh partikel nano. Unit ini dipasang langsung di pabrik penggabungan dan mampu memonitor distribusi partikel nano. (Sumber foto/©: Fraunhofer ICT)

Selama tiga tahun Fraunhofer Institute for Chemical Technology ICT di Pfinztal dekat Karlsruhe telah mengerjakan proyek NanoOnSpect yang dibiayai oleh Uni Eropa. Tujuannya adalah untuk mengembangkan alat sehingga penentuan karakter polimer campuran nano selama proses produksi berlangsung dengan baik.

“Ini bukan hanya hemat biaya, material, dan waktu, tapi juga membantu kita untuk meningkatkan kualitas kemampuan yang dibawa oleh partikel nano setelah ditambahkan ke dalam polimer,” menurut Irma Mikonsaari dari ICT.

Karakter campuran polimer

Alat onBOX cukup dipasang di corong keluar dari conveyor, dan dari sana akan menganalisis dan menentukan karakter campuran polimer selama masih dalam pabrik pencampuran. Sensor-sensor ini menggunakan gabungan teknologi spectroscopy, ultrasound, dan microwaves untuk menguji komposisi campuran polimer dan partikel nano.

Mereka mengukur kekentalan, tekanan, dan distribusi partikel, termasuk fluktuasi dan konsentrasi yang mungkin terjadi, sekaligus juga mengukur temperatur campuran dan kemampuan menghantar panas dan listrik. Sebuah komputer akan membandingkan data ini dengan sistem komando variabel, lalu memrosesnya di dalam jaringan syaraf buatan.

Baca juga :   Menghindari Bau Amis di Lemari Es

Komputer bertugas menentukan rasio campuran yang tepat untuk mencapai efek yand diinginkan sekaligus dalam proses pembuatannya, sehingga dibutuhkan informasi ini langsung ke sistem kontrol mesin.

“Hasilnya adalah jaringan partikel nano terbentuk seperti yang kita inginkan,” tutur Mikonsaari. Dengan distribusi optimal dari partikel individualnya.” Dia menambahkan: “Kami mampu mengenali kondisi saat polimer meleleh ketika baru dikeluarkan dari corong.” www.nanoonspect.eu

Proyek NanoOnSpect diluncurkan pada tahun 2011 dan ditangani hngga tahun 2016. Sebuah konsorsium ilmuwan dan partner industri mengoptimalkan proses pembuatan plastik cerdas yang memiliki tambahan partikel nano.

Mereka mengembankan teknologi yang dapat membantu untuk meningkatkan karakterisasi ukuran, struktur dan distribusi partikel nano tambahan sekaligus kemampuan campuran polimer. Sebagai tambahan, mereka merancang sebuah prosedur penggabungan baru yang menggabungkan seluruh keunggulan proses yang ada sekarang.

onBOX adalah produk yang sangat nyata dari hasil penelitian kami, dan industri dapat menikmatinya secara langsung,” jelas Mikonsaari, menonjolkan hubungan antara alat baru ini dengan penerapannya di lapangan. (Diolah dari Testing Smart Plastics in Real Time tulisan Tobias Steinhauser, Fraunhofer dan sumber lain seperti KOMPAS.com)

Simak artikel terkait dengan topik SMART PASTICS (1)
Menghindari Bau Amis di Lemari Es

Advertisement

1 KOMENTAR

  1. Also, ich he4tt Angst, dass ich mich draufsetz Aber hfcbsch is er schon!! Hast ihn dabei oder hast ihn mir als Spielzeug dsaeagsln?? kann ich mir aber echt nicht vorstellen 🙁

Tulis Opini Anda