Manfaat Lapisan Nano untuk Regulasi Panas

0
1

Dimensinya sangat kecil, tetapi efeknya dahsyat: fitur nanopartikel dalam rasio besar secara khusus di area permukaan bervolume, yang membuatnya secara luar biasa menjadi efisien dan reaktif.

Lempeng logam dengan lapisan nano termokromik. Di atas 300 Celsius, lapisan terluar transparan dan merefleksikan panas. Pada suhu yang lebih dingin, lapisan menjadi lebih gelap dan menyerap radiasi infra merah. (Sumber foto/©: Fraunhofer ICT)
Lempeng logam dengan lapisan nano termokromik. Di atas 300 Celsius, lapisan terluar transparan dan merefleksikan panas. Pada suhu yang lebih dingin, lapisan menjadi lebih gelap dan menyerap radiasi infra merah. (Sumber foto/©: Fraunhofer ICT)

Para peneliti di Fraunhofer Institute for Chemical Technology ICT di Pfinztal dekat Karlsruhe, mengambil kesempatan dalam efek ini untuk mengembangkan tipe lapisan baru. Selain itu, tim ahli juga menggabungkan nanomaterial aktif ke sistem polimer. Lapisan ini dapat diaplikasikan semudah mengecat atau mempernis.

Sebagi bagian dari proyek yang didanai oleh German Federal Ministry for Education and Researh dan bekerja sama dengan para pelaku industri di Jerman, tim peneliti ICT mengembangkan lapisan nano termokromik fleksibel untuk kawat dan lempeng logam. Lapisan mengubah warna sebagai respon terhadap suhu, yang berarti dapat menyerap mau pun merefleksikan panas. Di bawah 300 Celsius, lapisan hitam menyerap panas.

Advertisement

Akan tetapi,  jika suhu meningkat, warna berubah, dan saat itu lapisan transparan merefleksikan radiasi infra merah, jelas Helmut Schmid dari ICT. Lempengan dan kawat yang dilapisi dengan cara ini sangat cocok dalam penggunaan proyek gedung. Mereka dapat ditenun bersamaan dan digunakan sebagai pelapis “regulasi panas” untuk dinding dan fasad, di mana mereka akan membantu mendinginkan gedung secara pasif dan berkontribusi untuk menurunkan biaya utilitas. (Sumber: Fraunhofer 1/16)

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda