mmINDUSTRI.co.id

Standar Keselamatan Khusus Kendaraan Otonom

Bagaimana standar keselamatan yang inovatif dengan sistem otonom untuk kendaraan otonom tanpa pengemudi? Jika truk tiba-tiba berhenti di jalan tol, apakah kendaraan otonom dapat menghindari tabrakan?

Pengenalan sistem otonom dan kendaraan otomatis menimbulkan tantangan besar bagi pelaku industri khususnya otomotif. Salah satu rintangan terbesar adalah memastikan keselamatan fungsional tanpa membatasi kinerja, misalnya melalui pengurangan kecepatan. Proyek ICON LOPAAS membuat kemajuan signifikan di bidang ini dan telah dimasukkan ke dalam standar internasional. Proyek ini bertujuan untuk memastikan keselamatan fungsional kendaraan otonom. Para mitra sukses mewujudkan arsitektur keselamatan acuan (Foto/©: Fraunhofer IESE)

Penulis/editior: Rayendra L Toruan

mmINDUSTRI.co.id – Fraunhofer IESE (sumber): Para peneliti menemukan standar keselamatan baru dan inovatif khusus digunakan pada kendaraan otonom tanpa pengemudi.

Temuan itu dihasilkan para peneliti dari Fraunhofer Institute for Experimental Software Engineering IESE, Fraunhofer Institute for Cognitive Systems IKS, dan University of York melalui Assuring Autonomy International Programme (AAIP).



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


Para ahli yang bergabung dalam satu tim mengembangkan standar keselamatan baru untuk sistem otonom—dengan fokus pada pengemudian secara otonom atau tanpa pengemudi.

Mereka bergabung dalam satu  proyek penelitian yang dinamai  ICON LOPAAS atau Layers of Protection Architecture for Autonomous Systems. Para ahli telah  menyelesaikan proyek itu sejak tahun 2024.

Sebelumnya, para peneliti bekerjasama selama tiga tahun yang ditutup di kantor Fraunhofer IESE di Kaiserslautern, Jerman. Apa konstribusi Fraunhofer IESE khususnya manajemen risiko dan ketidakpastian?

Fraunhofer IESE menyumbangkan keahlian  mereka di bidang manajemen risiko yang dinamis agar memungkinkan sistem otonom menilai risiko opsi tindakan dengan cara yang spesifik pada situasi tertentu dan secara real-time.

Melalui penggunaan tambahan Uncertainty Wrapper, yang juga dikembangkan oleh para ahli Fraunhofer IESE, sistem otonom ini dapat memperhitungkan ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan yang bereaksi terhadapnya dengan tepat.

Kemampuan ini sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan kendaraan otonom. Salah satu contohnya adalah reaksi terhadap rintangan yang tidak terduga, seperti ketika truk tiba-tiba berhenti di jalan tol.

Artinya kendaraan sekarang dapat membuat keputusan situasional yang mendekati cara manusia bereaksi. Alih-alih mengandalkan respons yang telah diprogram sebelumnya, kendaraan otonom  dapat bereaksi secara fleksibel dan aman terhadap kejadian yang tidak terduga.

“Seperti itulah rintangan yang muncul tiba-tiba,” jelas Dr. Rasmus Adler, manajer program penelitian tentang “Sistem Otonom” dan manajer proyek ICON LOPAAS dari Fraunhofer IESE.

Proyek ini menawarkan solusi inovatif dalam manajemen risiko dinamis yang memungkinkan kendaraan otonom untuk menilai dan mengontrol risiko secara situasi tertentu.

Ini adalah perubahan paradigma dalam rekayasa keselamatan yang memungkinkan kendaraan otonom untuk beroperasi lebih cepat dan lebih aman.

Memastikan keamanan sistem otonom

Aspek penting lainnya adalah penyediaan kasus keamanan untuk sistem otonom. Kasus keamanan ini memastikan perekaman dan evaluasi sistematis keandalan proses pembelajaran mesin atau machine learning.

Hasil proyek tersebut secara langsung dimasukkan ke dalam standar dan norma industri internasional, seperti spesifikasi ISO/PAS 8800 “Kendaraan Jalan Raya—Keselamatan dan Kecerdasan Buatan” atau laporan ISO/IEC TR 5469 tentang keselamatan fungsional dan sistem AI.

Hasil kuantifikasi ketidakpastian sistem AI telah dimasukkan ke dalam standar spesifikasi DIN SPEC 92005, yang diterbitkan pada Januari 2024 dan digunakan sebagai dasar untuk pengembangan standar internasional baru.

Standar-standar ini menjadi dasar bagi penggunaan sistem otonom yang dapat diandalkan di seluruh dunia.

Pembuatan pedoman tersebut memastikan bahwa kendaraan otonom memenuhi persyaratan keselamatan tinggi yang sama di mana pun.

Ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan pada kendaraan otonom dan mendorong penerimaan yang luas.

Menurut Dr. Rasmus Adler, konsep dan standar yang dikembangkan tidak hanya digunakan dalam lalu lintas jalan raya, tetapi juga dapat ditransfer ke area lain seperti logistik.

“Hasil pekerjaan kami menunjukkan bahwa sistem otonom menjadi lebih aman dan lebih efisien melalui manajemen risiko dan standardisasi yang terarah. Hasil penelitian kami menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut di bidang mobilitas otonom di masa mendatang,” urai Dr. Rasmus Adler.

Dengan pengembangan arsitektur keselamatan referensi dan argumen keselamatan, proyek ICON LOPAAS telah memberikan kontribusi signifikan dalam standar industri internasional.

Untuk masa depan, penting bagi industri untuk terus mengembangkan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan kendaraan otonom.


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
Exit mobile version