Dengan segmen jasa batubara sebagai pendorong utama, RMKE kembali menunjukkan ketahanan bisnisnya di tengah dinamika industri energi.

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
mmINDUSTRI.co.id – PT RMK Energy Tbk (sumber): Ditopang segmen jasa batubara yang kuat, kinerja keuangan RMKE tetap solid.
Perusahaan RMK Energy Tbk (RMKE) berhasil mempertahankan kinerja keuangan yang solid pada kuartal terbaru.
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
Seperti banyak perusahaan dalam sektor energi, RMKE menghadapi tantangan berupa fluktuasi harga batubara, regulasi yang terus berkembang, serta persaingan yang semakin ketat.
Ketidakpastian pasar global juga memberikan tekanan pada rantai pasok dan biaya operasional, sehingga menuntut perusahaan untuk terus berinovasi dalam strategi bisnisnya.
Faktor efisiensi operasional dan strategi bisnis yang adaptif menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pasar.
Terbukti, perusahaan ini berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama tahun 2025 dengan pertumbuhan yang signifikan pada bisnis segmen jasa batubara.
RMKE mencatatkan laba bersih usaha sebesar Rp51,5 miliar atau meningkat sebesar 36,4 persen YoY dari periode yang sama tahun 2024.
Meskipun pendapatan usaha perseroan turun 42,5 persen YoY menjadi Rp336,8 miliar akibat penurunan pada segmen penjualan batubara sebesar 63,8 persen YoY, namun perseroan mampu mencatatkan peningkatan laba kotor sebesar 18,3 persen YoY menjadi Rp84,6 miliar.
Hal ini ditopang oleh kinerja segmen jasa batubara yang tumbuh 89,8 persen YoY menjadi Rp70,2 miliar, dengan margin laba kotor meningkat signifikan dari 29 persen menjadi 41,1 persen.
Kontribusi laba kotor dari segmen jasa mencapai 83 persen, hal ini semakin memperkuat posisi perseroan sebagai perusahaan jasa logistik batubara yang terintegrasi dari hulu ke hilir di Indonesia.
Pada kuartal pertama 2025, perseroan juga mencatat kinerja keuangan yang sehat dilihat dari ekuitas perusahaan meningkat 3,0 persen menjadi Rp1,8 triliun, sementara liabilitas berhasil ditekan hampir 24,9 persen menjadi Rp482,2 miliar.
Hal ini membuat posisi keuangan RMKE makin kuat, dengan rasio utang terhadap modal (DER) turun menjadi hanya 0,17 kali.
Perseroan juga berhasil menjaga arus kas dari operasional tetap positif sebesar Rp101,7 miliar ditopang oleh kinerja segmen jasa batubara.
Di tengah tantangan yang ada, segmen jasa batubara RMKE berperan penting dalam menjaga stabilitas bisnis.
Dengan layanan logistik terpadu dan infrastruktur yang kuat, perusahaan mampu meningkatkan efisiensi distribusi dan memastikan kelangsungan operasional.
Permintaan yang stabil dari pelanggan utama juga menjadi faktor pendukung bagi performa segmen ini.
Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra mengatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan keberhasilan strategi perusahaan dalam mengoptimalkan efisiensi operasional dan memperkuat segmen bisnis jasa batubara untuk menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Pada awal tahun ini, RMKE fokus pada peningkatan segmen jasa batubara, kinerja operasional segmen jasa yang tumbuh positif adalah katalis dan penopang kinerja keuangan Perseroan di tengah kondisi pasar global yang tidak menentu akibat perang dagang.” ungkap Vincent Saputra.
Peningkatan volume jasa batubara
Hingga Maret 2025, RMKE telah berhasil memuat 2,0 juta MT batubara ke 259 kapal dan membongkar 721 rangkaian kereta dengan total kapasitas 1,9 juta MT batubara.
Peningkatan kinerja operasional dari segmen jasa batubara ini tidak terlepas dari on-time performance (OTP) bongkar kereta yang dikelola dengan rata-rata waktu 3 jam 5 menit per kereta hingga periode kuartal pertama tahun 2025.
Capaian ini tidak hanya menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pelayanan tepat waktu, tetapi juga membantu menghindari potensi denda keterlambatan dan meningkatkan produktivitas logistik secara keseluruhan.
Pada kesempatan yang sama, Vincent Saputra menyampaikan ke depan, RMKE dapat terus memperkuat posisinya melalui peningkatan volume jasa batubara dan optimalisasi efisiensi operasional.
Dengan segera beroperasinya hauling road baru, Perseroan menargetkan terciptanya layanan logistik yang semakin terpadu dari hulu ke hilir.
Tahun 2025, RMKE akan mendapat tambahan volume jasa dari dua pelanggan baru, yaitu PT Wiraduta Sejahtera Langgeng dan PT Duta Bara Utama. Kedua perusahaan itu pemegang IUP di Muara Enim.
“Kami optimistis fasilitas jalan hauling akan menjadi solusi strategis terhadap tantangan logistik di Sumatera Selatan sekaligus membuka akses yang lebih luas ke sejumlah area tambang potensial di sekitar jalan tersebut,” tutur Vincent Saputra .
RMKE berkomitmen untuk memberikan layanan jasa logistik yang terintegrasi dan menjadi support utama dalam memastikan energy security nasional maupun global.
Optimalisasi biaya dan peningkatan produktivitas turut berperan dalam memperkuat posisi keuangan perusahaan, memungkinkan RMKE untuk terus berinvestasi dalam pengembangan bisnis jangka panjang.
Dengan strategi yang solid dan dukungan dari segmen jasa batubara, RMKE berhasil menghadapi tantangan industri dan mempertahankan kinerja keuangannya.
Ke depan, perusahaan tetap berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas layanan guna menjaga daya saing serta memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form