mmINDUSTRI.co.id

Produk Lokal Praktis Andalan Dapur Pascalebaran

Nikmati 3 produk lokal yang praktis, tahan lama, dan siap olah untuk bantu kebutuhan dapur keluarga—pada saat asisten rumah tangga (ART) masih liburan di kampung. Aksi DANA yang memberdayakan Perempuan pelaku UMKM kita acungi jempol.

Bella Citra Ananda dengan produk Bonpy (abon crispy) buatanya (kiri). KUKEBI produk andalan Yesi Endah Sundasari (Foto/@: DANA)

Penulis/editor: Rayendra L Toruan

mmINDUSTRI.co.id – DANA (sumber): Setelah Lebaran usai, banyak keluarga (Indonesia) menghadapi situasi yang sama: asisten rumah tangga (ART) masih berada di kampung halaman.

Rutinitas dapur yang biasanya terbantu mau tak mau harus ditangani sendiri, di tengah aktivitas yang kembali berjalan normal—seperti bekerja, merapikan rumah, memasak, dan mengatur ulang ritme harian keluarga.



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


Dalam situasi seperti ini, keliarga membutuhkan produk makanan praktis dengan daya simpan yang baik dan mudah diolah dengan nutrisi baik—menjadi solusi untuk membantu kebutuhan makan keluarga tetap terpenuhi, tanpa harus menghabiskan banyak waktu di dapur.

Di balik kepraktisannya, sejumlah produk makanan yang dibuat oleh tangan-tangan terampil dan cekatan yakni pelaku UMKM Perempuan.

Mereka konsisten mengembangkan usaha dengan melakukan inovasi produk dan pemahaman atas kebutuhan konsumen (masyarakat) sehari-hari.

Tiga produk makanan lokal yang menjadi andalan selama masa transisi selepas Lebaran atau bagi keluarga yang tidak memiliki ART bisalah memilih produk buatan ketiga wanita itu.

Sebagai lauk siap santap, abon menjadi salah satu pilihan paling praktis ketika waktu memasak terbatas. Usaha yang dinamai Bonpy mengnawarkan produk abon khas Lombok dengan cita rasa autentik dan kemasan modern yang memudahkan penyimpanan.

Produk ini dapat disantap sebagai pelengkap nasi, isian roti, hingga taburan pada berbagai hidangan sederhana. Dengan daya simpan yang relatif panjang dan tidak memerlukan pengolahan tambahan, abon menjadi solusi praktis untuk stok dapur harian.

Abon menjadi pilihan lauk siap santap yang praktis dan serbaguna. Produk seperti Bonpy (abon crispy khas Lombok) hadir dengan cita rasa autentik dengan kemasan modern.

Tanpa perlu diolah kembali, abon bisa langsung disajikan sebagai pelengkap nasi, isian roti, atau topping berbagai hidangan sederhana. Cocok untuk stok dapur karena tahan lama dan mudah disimpan.

Sementara KUKEBI menghadirkan bawang goreng kemasan dengan tekstur renyah dan aroma khas yang menggugah selera.

Tanpa perlu repot mengiris dan menggoreng, produk ini bisa langsung ditaburkan pada nasi, sup, hingga mi instan. Solusi sederhana untuk meningkatkan cita rasa masakan dalam waktu singkat.

Selanjutnya, Maryam Snack and Frozen menawarkan berbagai pilihan camilan dan lauk beku yang siap digoreng atau dihangatkan.

Dengan daya simpan yang lama di freezer atau lemari es, produk ini menjadi solusi ideal untuk keluarga yang membutuhkan makanan praktis tanpa proses memasak yang rumit. Dengan kata lain, bapak-bapak atau kaum pria yang tidak trampil memasak, bolehlah mencoba produk ini.

Bawang goreng pelengkap masakan yang instan digunakan

Yesi Endah Sundasari (kiri), Maryam Snack and Frozen buatan Astri Isnaini gambar tengah dan kanan (Foto/@: DANA)

Bawang goreng sering menjadi elemen sederhana yang dapat meningkatkan cita rasa berbagai hidangan. KUKEBI menghadirkan bawang goreng kemasan dengan tekstur renyah dan aroma yang kuat, siap digunakan tanpa perlu menggoreng ulang.

Produk asal Garut ini cocok ditaburkan pada nasi, sup, mi instan, hingga lauk sederhana, sehingga membantu mempercepat penyajian makanan dan tentu saja terasa nikmat.

Makanan beku menjadi pilihan utama bagi banyak keluarga ketika kebutuhan dapur harus disajikan dengan cepat dan efisien. Maryam Snack and Frozen Adalah salah satu pelaku UMKM dari Jakarta—menyediakan berbagai camilan dan lauk yang dapat langsung digoreng atau dipanaskan.

Dengan daya simpan yang lama di freezer, produk frozen memungkinkan keluarga menyiapkan makanan di dapur dalam waktu yang cukup singkat, penyaji tinggal menggoreng dengan santai.

Ketiga produk di atas menunjukkan bagaimana pelaku UMKM lokal hadir sebagai bagian dari solusi kebutuhan sehari-hari masyarakat, termasuk pada masa transisi setelah Lebaran atau pada hari besar lainnya seperti Natal.

Pelaku UMKM yang disebut di atas merupakan pemenang DisBerdaya tahun 2025, satu program pemberdayaan perempuan dan perempuan disabilitas yang diinisiasi oleh DANA—pencerminan potensi produk sekaligus kesiapan usaha mereka untuk terus berkembang dan inklusif.

Produk-produk ini dapat dipesan dan dikirim ke seluruh Indonesia, dengan proses pembayaran yang semakin praktis melalui QRIS karena para pelaku usaha telah tergabung dalam DANA Bisnis.

“Momentum setelah liburan sering kita menghadapi tantangan seperti pengadaan kebutuhan akan solusi praktis di rumah. Melablui program SisBerdaya dan DisBerdaya, kami melihat banyak pelaku UMKM perempuan yang mampu menghadirkan produk berkualitas dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ungkap Olavina Harahap, Director of Communications DANA Indonesia.

Pemenang SisBerdaya dan DisBerdaya menunjukkan potensi besar untuk terus berkembang, sehingga dukungan terhadap produk mereka tidak hanya membantu kebutuhan konsumen, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM perempuan di Indonesia.

Masa transisi setelah hari besar hanya bersifat sementara. Namun, dengan memilih produk yang praktis dan mudah diolah, keluarga tetap dapat menjaga kebutuhan makan sehari-hari tanpa harus menghabiskan banyak waktu di dapur.

Kehadiran produk UMKM lokal yang inovatif juga menunjukkan bahwa solusi sederhana untuk rumah tangga dapat datang dari pelaku usaha di sekitar kita.

Ketiga produk tersebut bukan sekadar solusi praktis di dapur, tetapi juga bukti nyata bahwa UMKM lokal mampu menjawab kebutuhan sehari-hari masyarakat dengan inovasi dan kualitas.

Dukungan perusahaan seperti DANA melalui program pemberdayaan perempuan membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha untuk berkembang secara inklusif dan berkelanjutan.

Momentum pasca-Lebaran menjadi pengingat bahwa tantangan sehari-hari bisa dihadapi dengan cara yang lebih cerdas—memanfaatkan produk lokal yang praktis sekaligus memberdayakan sesama.

Dengan memilih produk UMKM, kita tidak hanya mempermudah hidup sendiri, tetapi juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemandirian pelaku usaha di Indonesia. #SalamSobatmmINDUSTRI

 

 


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
Exit mobile version