mmINDUSTRI.co.id

Perkuat Inovasi AI dan Layanan Cloud: Alibaba Cloud Ekspansi

Perkuat pusat data dan layanan dengan inovasi AI dan layanan cloud—bertujuan untuk meningkatkan cakupan infrastruktur. Alibaba Cloud melakukan ekspansi global—ternasuk pendirian pusat layanan regional baru di Indonesia dan Jerman.

Dr. Feifei Li, President of International Business and SVP Alibaba Cloud Intelligence Group, mengumumkan rencana ekspansi internasional untuk mendukung inovasi AI generasi berikutnya dalam Apsara Conference 2025 (Foto/@: Alibaba Cloud)

Dr. Feifei Li, President of International Business and SVP Alibaba Cloud Intelligence Group, mengumumkan rencana ekspansi internasional untuk mendukung inovasi AI generasi berikutnya dalam Apsara Conference 2025 (Foto/@: Alibaba Cloud)

mmINDUSTRI.co.id – Alibaba Cloud (sumber): Untuk mempercepat inovasi AI atau kecerdasan buatan dan memperluas jangkauan layanan cloud secara global, Alibaba Cloud—unit komputasi awan dari Alibaba—mengumumkan rencana ekspansi globl terbaru.

Langkah strategis ini menandai komitmen perusahaan dalam menyediakan infrastruktur digital yang mumpuni guna menjawab lonjakan permintaan akan solusi AI dan cloud dari berbagai sektor industri dan bisnis di seluruh dunia.



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


Pertumbuhan pesat teknologi AI generatif, machine learning, dan otomatisasi bisnis telah menciptakan kebutuhan akan infrastruktur cloud yang tangguh, fleksibel, dan mudah diakses secara global.

Alibaba Cloud melihat peluang besar dalam tren ini dan memilih untuk memperluas jangkauan pusat data dan pusat layanan teknisnya di berbagai negara.

Dengan menghadirkan kapabilitas AI full-stack, Alibaba Cloud menawarkan kekuatan komputasi tinggi, dan mendukung kolaborasi erat dengan mitra dan pelanggan global dalam mengembangkan solusi berbasis AI yang inovatif.

Selain itu, ekspansi globsl itu menjadi langkah penting dalam menjaga daya saing Alibaba Cloud di pasar internasional yang semakin padat oleh pemain besar seperti AWS, Google Cloud, dan Microsoft Azure.

Di Hangzhou, China, Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan buatan dari Grup Alibaba mengumumkan rencana strategis terbaru dengan meluncurkan pusat data pertamanya di Brasil, Prancis, dan Belanda.

Sementara pusat data tambahan ditetapkan di Meksiko, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan Dubai yang akan dilakukan pada tahun 2026. Hal ini disampaikan pada Apsara Conference 2025, konferensi teknologi unggulan tahunan yang diadakan oleh Alibaba belum lama ini.

Ekspansi strategis Alibaba Cloud mencakup pendirian pusat layanan regional baru di Indonesia dan Jerman untuk menyediakan dukungan pelanggan 24 jam yang dapst diakses dalam beragam bahasa. Alibaba Cloud saat ini beroperasi di 91 zona dan 29 wilayah secara global.

President of International Business and SVP of Alibaba Cloud Intelligencye, Feifei Li menuturkan, “AI merevolusi teknologi, dan menjadi fondasi utama bagaimana perusahaan memberikan nilai bisnis dan mendorong pertumbuhan.”

Ekspansi strategis infrastruktur global dirancang untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat dari pelanggan yang visioner lanjut Feifei Li.

Alibaba Cloud berada di garis depan inovasi AI, berkembang bersama pelanggan melalui solusi AI full-stack dan cloud yang dapat mendukung bisnis kapan saja dan di mana saja.

“Kami hadir untuk membantu mitra dan pelanggan dalam merancang, meluncurkan, dan mengembangkan agen serta aplikasi AI yang mutakhir, yang mendorong generasi baru inovasi digital dan memberikan nilai signifikan di pasar global,” tandas Feifei Li.

Untuk lebih mengembangkan ekosistem teknologi yang dinamis, Alibaba Cloud menyediaakan AI Catalyst Program untuk mendukung pertumbuhan dan perluasan perusahaan AI global.

Perusahaan yang terpilih akan mendapatkan dukungan dari para ahli industri, akses ke produk dan tool AI, serta sumber daya go-to-market, mencakup hingga 2 miliar token gratis di Model Studio, platform pengembangan AI generatif terintegrasi dari Alibaba Cloud, dan hingga 120.000 USD kredit cloud dari Alibaba Cloud.

Komitmen Alibaba Cloud

Perusahaan yang berkolaborasi dengan Alibaba Cloud mendorong batas-batas inovasi dengan AI. Aplikasi inovatif di berbagai industri, termasuk olahraga, otomotif, bioteknologi, pemasaran, dan teknologi membuktikan manfaat AI dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan.

Platform AI Alibaba Cloud mengintegrasikan penuh rangkaian perangkat lunak NVIDIA Physical AI, menandai kolaborasi penting di ranah Physical AI. Inisiatif ini memberikan para developer dengan cloud-native platform yang komprehensif untuk mempercepat kemajuan dalam robotika humanoid dan solusi Physical AI.

Kolaborasi ini menegaskan komitmen Alibaba Cloud dalam mendorong inovasi di bidang Physical AI, dengan memberikan developer tool dan agility untuk mempercepat terobosan dalam robotika berbasis manusia.

Bekerja sama dengan International Skating Union dan ThinkSport, sebuah platform inovasi dan pusat keunggulan yang didirikan oleh International Olympic Committee, Alibaba Cloud menyediakan Sports Data Hack Challenge, sebuah AI Hackathon dengan target pasar Eropa dan berlangsung pada Oktober – Desember 2025.

Media dan pelaku manufaktur di Indonesia

Program ini melibatkan ekosistem inovasi olahraga di Eropa seperti startup, developer, akademisi, dan pemimpin industri, untuk mempercepat adopsi AI dan cloud dalam olahraga.

AstraZeneca China menggunakan LLM Qwen dan Model Studio: Exclusive dari Alibaba Cloud sebagai solusi untuk membuat sistem pelaporan kejadian efek samping di China.

Sistem ini membantu reviewer di perusahaan farmasi mengidentifikasi literatur yang relevan dan menyusun laporan terperinci terkait efek samping obat, yang merupakan langkah penting dalam menjamin keamanan obat.

AstraZeneca menggunakan teknologi AI untuk mengembangkan enterprise intelligent agent dan chatbot berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi operasional di China. Alibaba Cloud membantu mengembangkan model vertikal bersifat proprietary di bidang medis.

Model ini mampu mengidentifikasi informasi keamanan kunci dari literatur dan menyusun ringkasan dengan akurasi sekitar 95 persen serta meningkatkan efisiensi proses secara keseluruhan sebesar 300 persen dibandingkan dengan analis manusia.

“Kami memanfaatkan keunggulan dari Qwen LLM dan Model Studio: Exclusive, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi dalam menghasilkan laporan terkait kejadian efek samping dari sejumlah besar literatur medis,” ungkap Xin Zhong, Head of Commercial IT, AstraZeneca China.

Sementara itu, Shiseido, retailer kecantikan dan kosmetik memperkuat kemitraan strategisnya dengan Alibaba Cloud untuk memperkuat infrastruktur digital dan keamanan operasionalnya di China. Shiseido menggunakan teknologi AI untuk menganalisis peringatan keamanan secara cerdas dan real-time.

“Keamanan merupakan persyaratan teknis, dan keharusan strategis bagi pertumbuhan kami di China,” beber Jerry LIN, CITO of Shiseido China & Travel Retail, Shiseido China.

GladCube, penyedia layanan digital marketing mengembangkan solusi AI mutakhir yang disesuaikan untuk sektor digital marketing Jepang. Pemanfaatan infrastruktur Alibaba Cloud, bertujuan untuk secara signifikan mempercepat siklus pengembangan konten sekaligus menghadirkan nilai yang terukur bagi klien di berbagai industri.

GladCube meluncurkan AvaTwin, layanan avatar AI berbasis Wan—memadukan avatar digital dengan narasi yang dihasilkan oleh AI secara mulus, dan ideal untuk komunikasi korporasi dalam berbagai skenario seperti pengumuman pendapatan, rapat pemegang saham, dan kampanye rekrutmen.

President & CEO GladCube, Hiroki Kaneshima berkata, “Kami mengejar dua tujuan utama dalam pengembangan konten: keunggulan kreatif dan efisiensi operasional, dengan memanfaatkan generative AI.”

Kemitraan dengan Alibaba Cloud merupakan sebuah lompatan besar, dan pihaknya yakin hal ini akan merevolusi produksi konten kreatif sekaligus membentuk kembali masa depan digital marketing di Jepang demikian Hiroki Kaneshima.

Tidak ketinggalan FLUX, startup AI yang berbasis di Tokyo yang mengembangkan FLUX-Japanese-Qwen menggunakan bahasa Jepang dengan 32 miliar parameter yang bersifat open-source.

Model ini menunjukkan performa luar biasa pada berbagai tolok ukur bahasa Jepang—terutama unggul dalam Analisis Fundamental, Summarization, dan Code Generation—berkat fondasi yang kuat dalam pengetahuan, penalaran, dan kemampuan bahasa Jepang.

Terobosan teknologi utama di balik model ini adalah metodologi yang disebut Pinpoint-tuning. Alih-alih menerapkan fine-tuning konvensional pada seluruh model, yang kerap menurunkan kemampuan reasoning dan inference, model ini mengidentifikasi dan menyasar hanya neural circuits—secara spesifik bertanggung jawab atas pemrosesan bahasa Jepang.

Demikian juga Turbo AI, penyedia layanan teknologi, memanfaatkan infrastruktur AI dari Alibaba Cloud untuk menyediakan solusi terintegrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan klien di tiap regional, mencakup seluruh lifecycle AI—mulai dari penelitian dan pengembangan model hingga penerapan dan aplikasi di dunia nyata.

“Turbo AI melakukan dynamic configuration dan elastic scaling atas sumber daya computing. Hal ini memungkinkan kami untuk secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan kinerja biaya beban kerja AI bagi klien kami,” tutur Yuan LU, Big Data Head, Turbo AI.

Bagi perusahaan media dan marketing di Indonesia, ekspansi Alibaba Cloud membawa peluang sekaligus tantangan. Infrastruktur yang semakin terjangkau dan canggih—memungkinkan pelaku industri untuk mengintegrasikan AI dalam strategi konten dan kampanye digital.

Anda dapat menggunakan AI generatif untuk produksi konten otomatis atau analitik perilaku audiens secara real-time dan memanfaatkan cloud computing untuk skalabilitas sistem, pengelolaan data besar, serta keamanan digital yang lebih baik.

Berinovasi melalui kolaborasi dengan Alibaba Cloud atau mitra lokalnya dalam mengembangkan aplikasi berbasis AI untuk personalisasi iklan, augmented reality, hingga voice marketing.

Jangan abaikan, untuk meyiapkan tim IT dan SDM marketing dengan keterampilan digital serta wawasan teknologi menjadi krusial agar tidak tertinggal dalam transformasi ini.

Ekspansi global Alibaba Cloud bukan sekadar pertumbuhan bisnis—ini adalah sinyal bahwa infrastruktur dan teknologi AI akan semakin terdistribusi dan mudah diakses, termasuk bagi pelaku industri di Indonesia.

Bagi pembaca media ini—terutama yang bergerak di sektor media, manufaktur, dan pemasaran, inilah saat yang tepat untuk mulai mengevaluasi kesiapan digital, menjajaki kerja sama teknologi, dan memanfaatkan ekosistem cloud global demi memperkuat daya saing di era AI.

Transformasi digital bukan lagi pilihan—melainkan kebutuhan mendesak untuk bertahan dan berkembang.

 


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
Exit mobile version