mmINDUSTRI.co.id

Pasta Gigi Baru dari Jerman: Manghalau Bakteri Penyebab Periodontitis

Terobosan kesehatan gigi berupa pasta gigi produk baru buatan para ahli di Jerman sangat membantu penderita sakit gigi. Odol baru ini menghalau bakteri penyebab periodontis. Kenapa jumlah penderita periodontitis besar di Indonesia? Was-waslah jika mulut bau dan gigi goyang.

Teknologi Fraunhofer untuk flora mulut yang sehat: Baik sebagai pasta gigi klasik atau sebagai gel perawatan profesional setelah pembersihan gigi (Foto/©: PerioTrap)

Penulis/editor: Rayendra L Toruan

mmINDUSTRI.co.id – Fraunhofer IZI (sumber): Para ahli membuat terobosan kesehatan gigi berupa pasta gigi yang baru diciptakan oleh para ahli di Jerman.

Targetkan penggunaan odol baru itu adalah bakteri yang menyebabkan penyakit periodontitis.



“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)


Penyakit periodontitis masih menjadi salah satu masalah kesehatan gigi paling umum di dunia, termasuk di Indonesia, dengan dampak serius terhadap kesehatan mulut hingga risiko penyakit sistemik.

Periodontitis adalah penyakit radang serius yang menyerang jaringan penyangga gigi dan dapat menyebabkan kerusakan permanen jika tidak ditangani lebih dini.

Periodontitis merupakan penyakit inflamasi kronis yang menyerang jaringan penyangga gigi—termasuk gusi (gingiva), ligamen periodontal, dan tulang alveolar yang menjadi tempat pegangan gigi.

Penyakit ini dimulai dari penumpukan plak bakteri di gigi yang jika tidak dibersihkan bisa berkembang menjadi radang gusi (gingivitis) dan akhirnya menyebar ke jaringan lebih dalam sehingga terjadi kerusakan jaringan penyangga gigi secara progresif.

Jika tidak ditangani, periodontitis bisa menyebabkan gigi goyang dan akhirnya tanggal atau lepas demikian info dari laman jurnal.unram.ac.id.

Bagaimana mengenal ciri utama periodontitis? Gusi merah, bengkak, atau berdarah disertai bau mulut yang persisten. Selanjutnya, gusi mulai menyusut dan membentuk poket periodontal dan gigi terasa longgar atau bergerak. Dan saat mengunyah timbul rasa sakit demikian jurnal.unram.ac.id

Periodontitis bukan sekadar masalah gusi ringan, tetapi merupakan penyakit serius yang mempengaruhi struktur penyangga gigi dan kesehatan mulut secara keseluruhan.

Jumlah penderita periodontitis berdasarjan survei kesehatan besar menunjukkan angka prevalensi yang tinggi di Indonesia.

Sekitar 74,1 persen penduduk Indonesia mengalami periodontitis menurut Riset Kesehatan Dasar (2018) dan data ini belum diup date oleh jurnal.unram.ac.id

Artinya, sekitar 7–8 dari 10 orang dewasa di Indonesia memiliki penyakit periodontal termasuk periodontitis pada berbagai tingkat keparahan kutip Thai Journal Online

Studi lain menyebut bahwa prevalensi penyakit periodontal umum—termasuk gingivitis dan periodontitis—mencapai lebih dari 90 persen bergantung definisi dan kelompok usia yang diperiksa.

Pada ibu hamil, sekitar 35 persen mengalami penyakit periodontal seperti berupa gingivitis atau periodontitis) menurut studi nasional.

Hasil penelitian Universitas Gadjah Mada

Sedangkan pada pasien dengan diabetes mellitus, prevalensi periodontitis sangat tinggi (misalnya di salah satu rumah sakit sekitar 88 persen menurut Jurnal Universitas Gadjah Mada.

Representasi skematis mikrobioma yang diubah oleh P. gingivalis. Gusi menyusut dan memerah. Foto/©: PerioTrap)

Representasi skematis mikrobioma yang diubah oleh gingivalis. Gusi menyusut dan memerah.

Kenapa jumlah penderita periodontitis demikian tinggi di Indonesia? Beberapa faktor yang berkontribusi yang disebabkan: kurangnya kesadaran dan praktik kebersihan mulut yang tepat. Sementara akses ke pelayanan kesehatan gigi masih sangat terbatas.

Faktor risiko umum yang lain seperti merokok, diabetes, usia lanjut, dan pola makan tinggi gula, dan ritme kunjungan ke dokter gigi yang rendah (< 10 persen masyarakat rutin periksa) tulis Thai Journal Online

Oleh karena itu, deteksi dini dan perawatan gigi rutin sangat penting dilakukan untuk mengurangi dampak penyakit itu.

Menjawab tantangan tersebut, para peneliti Fraunhofer IZI di Jerman menemukan terobosan baru berupa senyawa aktif yang mampu menghambat bakteri penyebab periodontitis secara spesifik, tanpa merusak keseimbangan alami flora mulut.

Inovasi ini menjadi dasar pengembangan produk pasta gigi generasi baru yang berpotensi mengubah pendekatan perawatan kesehatan gigi secara global.

Periodontitis tersebar luas dan dapat memiliki konsekuensi kesehatan yang serius. Para peneliti Fraunhofer menemukan zat yang secara khusus menghambat bakteri yang memicu periodontitis, sehingga menjaga keseimbangan alami flora mulut.

PerioTrap, sebuah perusahaan spin-off meluncurkan teknologi ini sebagai produk perawatan mulut.

Mikrobioma mulut adalah rumah bagi lebih dari 700 jenis bakteri yang berbeda. Beberapa di antaranya dapat menyebabkan periodontitis, menempel pada plak, terutama di garis gusi, dan menyebabkan peradangan (gingivitis).

Periodontitis kronis, yang dapat diakibatkan oleh hal ini, tidak hanya menyebabkan gusi menyusut dan gigi goyah, tetapi jika bakteri masuk ke aliran darah, hal itu juga dapat berkontribusi pada perkembangan diabetes, rematik, artritis, penyakit kardiovaskular, penyakit radang usus kronis, dan bahkan penyakit Alzheimer.

Bagi pembaca mmINDUSTRI.co.id, khususnya pelaku industri kesehatan, farmasi, dan alat kesehatan, inovasi ini menunjukkan pentingnya: Investasi riset berbasis bioteknologi dan mikrobioma untuk produk perawatan kesehatan.

Membangun kolaborasi antara lembaga riset dan industri guna mempercepat komersialisasi teknologi kesehatan sangat memungkinkan bagi para pihak.

Sementara peluang adaptasi teknologi serupa di Indonesia, terutama untuk mendukung industri bahan baku farmasi dan produk perawatan mulut lokal.

Penemuan Fraunhofer ini menandai pergeseran penting dalam perawatan kesehatan gigi—dari pendekatan antibakteri umum ke strategi yang lebih presisi dan berkelanjutan.

Inovasi ini bukan hanya relevan bagi dunia medis, tetapi juga membuka peluang besar bagi industri kesehatan dan manufaktur produk oral care di Indonesia.

Simak lebih rinci informasi yang berkaian dengan periotrap dan masa depan oral care: teknologi presisi yang menjaga keseimbangan flora mulut. #SalamSobatmmINDUSTRI

 

 


This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form



0
Exit mobile version