Meraih Fasilitas Pendanaan US$75 Juta Tanpa Agunan
Pertamina Geothermal Energy memperoleh fasilitas pendanaan non-cash loan sejumlah US$75 juta tanpa agunan dari Bank Mizuho Indonesia. Pinjaman itu digunakan untuk mendukung operasional, pengembangan proyek panas bumi, dan target transisi energi nasional.

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
mmINDUSTRI.co.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (sumber): Bagaimana PGE memperoleh fasilitas tanpa agunan senilai US$75 juta untuk memperkuat ekspansi bisnisnya menuju target 1,8 GW?
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali memperkuat strategi pendanaannya melalui kerja sama dengan PT Bank Mizuho Indonesia.
Perseroan memperoleh fasilitas non-cash loan tanpa agunan atau clean basis dengan plafon hingga US$75 juta, sebuah langkah yang mencerminkan tingginya kepercayaan lembaga keuangan terhadap kinerja dan prospek bisnis PGE.
Kepercayaan itu memperkuat dukungan terhadap pengembangan energi panas bumi di Indonesia.
Kerja sama ini berupa fasilitas non-cash loan dengan plafon hingga US$75 juta yang diberikan tanpa agunan merupakan skema yang mencerminkan tingkat kepercayaan tinggi terhadap profil risiko dan kinerja keuangan PGE.
Fasilitas tersebut merupakan fasilitas pinjaman dan trade tanpa komitmen atau omnibus facility yang mencakup fasilitas Bank Garansi, Standby Letter of Credit (SBLC), Letter of Credit (L/C) Impor, Account Payable Financing (APF), dan fasilitas pinjaman berulang atau revolving loan facility.
Kehadiran fasilitas ini akan mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan proyek panas bumi PGE.
Direktur Keuangan PGE, Fransetya Hutabarat percaya bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendanaan perusahaan sekaligus memperkuat fleksibilitas pembiayaan untuk mendukung agenda pertumbuhan jangka panjang.
“Kami mengapresiasi kepercayaan dan dukungan Bank Mizuho Indonesia melalui fasilitas ini. Fasilitas ini akan mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan proyek-proyek PGE ke depan, sekaligus menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan,” papar Fransetya Hutabarat.
Bank Mizuho Indonesia mendukung pengembangan energi bersih
Menurut Fransetya Hutabarat, pihak PGE berharap kolaborasi kedua perusahaan dapat terus berkembang dan bersama-sama mendorong percepatan transisi energi menuju net zero emission di Indonesia.
Sementara Direktur Marketing PT Bank Mizuho Indonesia, Heru Gautama Hatman mengatakan kerja sama mereka merupakan wujud komitmen Bank Mizuho Indonesia dalam mendukung pengembangan energi bersih di Indonesia sekaligus memperkuat kolaborasi jangka panjang dengan PGE.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan PGE kepada Bank Mizuho Indonesia. Kami berharap kerja sama ini menjadi fasilitas pembiayaan semata, dan bentuk dukungan terhadap ambisi PGE untuk menjadi salah satu contoh pengembangan panas bumi di Indonesia dan dunia.”
Kerja sama dengan Bank Mizuho Indonesia merupakan bagian dari salah satu grup jasa keuangan terbesar di Jepang, turut memperkuat ekosistem pendanaan hijau PGE yang sebelumnya telah didukung berbagai sumber pembiayaan, termasuk instrumen pendanaan berkelanjutan dan kerja sama dengan berbagai lembaga keuangan internasional.
Sebagai world-leading geothermal producer dans geothermal centre of excellence, PGE terus mengedepankan strategi pendanaan yang sehat dan prudent untuk memastikan keberlanjutan investasi pada proyek-proyek pengembangan panas bumi.
Melalui kolaborasi dengan berbagai institusi keuangan internasional, Perseroan memperkuat fondasi pendanaan guna mendukung target kapasitas terpasang yang dikelola mandiri mencapai 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan meningkat menjadi 1,8 GW pada 2034.
Upaya tersebut memperkuat kontribusi PGE dalam mempercepat pengembangan panas bumi nasional sekaligus mendukung ketahanan dan swasembada energi Indonesia memasuki abad kedua pengembangan panas bumi.
Kerja sama ini menjadi sinyal positif bagi PGE untuk terus memperluas akses pendanaan yang kompetitif dalam mendukung proyek-proyek strategis.
Ke depan, Perseroan perlu mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas tersebut untuk mempercepat pengembangan kapasitas panas bumi, menjaga disiplin keuangan, serta memperkuat kolaborasi dengan institusi keuangan global guna mendukung target transisi energi dan Net Zero Emission Indonesia.
Fasilitas pembiayaan non-cash loan sebesar US$75 juta dari Bank Mizuho Indonesia memperkuat fondasi pendanaan PGE dalam menjalankan agenda ekspansi panas bumi secara berkelanjutan.
Dukungan ini meningkatkan fleksibilitas pembiayaan operasional dan pengembangan proyek, serta menegaskan kepercayaan pasar terhadap fundamental Perseroan.
Melalui strategi pendanaan yang prudent dan kemitraan jangka panjang dengan lembaga keuangan internasional, PGE semakin siap mencapai target kapasitas terpasang 1 GW pada 2028 dan 1,8 GW pada 2034.
Hal itu juga semakin memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan energi dan percepatan transisi energi nasional. #SalamSobatmmINDUSTRI
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form