Keeper Security dan Tenable mengintegrasikan deteksi risiko cloud, remediasi otomatis, dan pengamanan kredensial untuk memperkuat keamanan siber industri.

Keeper Security mengumumkan integrasi native dengan Tenable belum lama ini guna mempercepat penanganan risiko cloud, mengotomatisasi perbaikan kerentanan, dan memusatkan pengelolaan kredensial dalam satu alur kerja keamanan (Foto/@: Dola AI/mmINDUSTRI)
Penulis/editor: Rayendra L Toruan
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
mmINDUSTRI.co.id – Keeper Security Inc. (sumber): Keeper Security dan Tenable berintegrasi untuk menyederhanakan deteksi risiko, remediasi, dan penilaian kerentanan di lingkungan cloud.
Melalui integrasi baru itu, platform keamanan identitas Keeper mampu melakukan remediasi terhadap temuan keamanan cloud dari Tenable dalam hitungan detik, sekaligus mengamankan kredensial istimewa atau privileged credentials yang digunakan untuk pemindaian kerentanan.
Kecepatan mendeteksi ancaman siber tidak lagi cukup untuk melindungi infrastruktur digital perusahaan.
Kemampuan menindaklanjuti temuan kerentanan secara cepat, sekaligus mengamankan kredensial akses, menjadi faktor penting dalam menjaga kelangsungan operasional industri.
Menjawab tantangan tersebut, Keeper Security mengumumkan integrasi native dengan Tenable belum lama ini guna mempercepat penanganan risiko cloud, mengotomatisasi perbaikan kerentanan, dan memusatkan pengelolaan kredensial dalam satu alur kerja keamanan.
Dengan integrasi itu memungkinkan tim keamanan teknologi informasi menindaklanjuti temuan risiko yang dientifikasi oleh Tenable melalui platform Keeper tanpa harus berpindah-pindah aplikasi atau mengelola tiket perbaikan secara manual.
Perusahaan dapat merotasi kredensial yang terpapar, menerapkan akses Just-In-Time (JIT), serta menghapus hak akses istimewa yang bersifat permanen.
Keeper Security, platform keamanan identitas berbasis zero-trust dan zero-knowledge mengumumkan integrasi bawaan atau native integration dengan Tenable.
Integrasi ini menghilangkan jeda waktu yang merugikan antara identifikasi risiko keamanan cloud dan proses remediasinya, sekaligus memusatkan pengelolaan kredensial untuk penilaian kerentanan yang komprehensif.
Integrasi ini memungkinkan tim keamanan cloud untuk beralih dari tahap deteksi ke remediasi dalam satu alur kerja yang terpadu, tanpa perlu mengelola tiket secara manual atau berpindah-pindah antar perangkat.
Tim dapat langsung menindaklanjuti temuan Tenable—seperti melakukan rotasi kredensial yang terkompromi, menerapkan akses Just-In-Time (JIT), serta menghapus hak akses istimewa yang bersifat permanen atau standing privileges—semuanya dilakukan tanpa harus keluar dari platform Keeper.
Selain itu, organisasi dapat meniadakan penggunaan kredensial statis dalam kebijakan pemindaian dengan menyimpan kredensial istimewa secara terpusat di Keeper.
Hal ini memungkinkan Tenable untuk mengambil kredensial tersebut secara otomatis saat pemindaian berlangsung, guna melakukan pemindaian berbasis kredensial atau credentialed scanning pada target seperti SSH, Windows, dan basis data.
Tenable menyediakan visibilitas menyeluruh terhadap identitas yang terekspos, jalur akses yang berisiko, serta kesalahan konfigurasi di seluruh lingkungan cloud.
Akan tetapi, kesenjangan antara penemuan masalah dan pelaksanaan remediasi tetap menjadi tantangan berkelanjutan bagi tim keamanan cloud, yang biasanya mengelola alur kerja ini secara manual melalui berbagai perangkat berbeda.
Tim sering kali menghabiskan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk mendapatkan persetujuan atau berpindah-pindah antaraplikasi, sementara risiko tetap ada di lingkungan produksi—sehingga celah kerentanan tetap terbuka untuk dieksploitasi.
Integrasi Keeper dengan Tenable menutup kesenjangan ini dengan mengirimkan temuan keamanan cloud langsung ke mesin remediasi Keeper.
Begitu temuan masuk ke platform Keeper, tim keamanan dapat segera melakukan perbaikan yang ditargetkan—termasuk rotasi kredensial, penerapan akses JIT, dan penghapusan hak akses istimewa permanen—tanpa harus meninggalkan alur kerja mereka.
Setelah remediasi selesai, Keeper secara otomatis memberi tahu Tenable dan mengubah status temuan tersebut menjadi “terselesaikan” atau resolved tanpa memerlukan tindak lanjut manual apa pun.
Seluruh siklus, mulai dari deteksi hingga penyelesaian, berlangsung tanpa perlu berpindah platform atau mengelola tiket secara terpisah.
“Organisasi tidak akan mampu melakukan remediasi jika mereka tidak memiliki sarana yang memadai untuk segera mengambil tindakan,” jelas Darren Guccione, CEO dan salah satu pendiri Keeper Security.
“Seiring dengan meningkatnya serangan siber yang didukung oleh AI—yang mempersempit waktu bagi tim pertahanan siber untuk merespons—integrasi ini memungkinkan tim keamanan cloud untuk menerapkan perbaikan dalam hitungan detik, bukan minggu,” tambah Darren Guccione.
Remediasi tertutup (closed-loop) tanpa risiko eksposur data
Darren Guccione, CEO dan salah satu pendiri Keeper Security (Foto/@: Kepper Security Inc.)
Integrasi ini tetap mempertahankan arsitektur zero-knowledge Keeper di setiap tahapannya.
Keeper Encrypter beroperasi sebagai gateway yang di-hosting secara mandiri di dalam lingkungan pelanggan; komponen ini menerima lalu lintas webhook dari Tenable dan mengenkripsi pertukaran data menggunakan kunci privat yang dikelola oleh pelanggan.
Seluruh sinkronisasi antarplatform berlangsung melalui saluran terenkripsi yang sepenuhnya berada dalam perimeter organisasi.
Infrastruktur cloud tidak pernah terpapar pada temuan atau kredensial yang tidak terenkripsi, sehingga tim keamanan dapat melakukan remediasi otomatis tanpa risiko kebocoran data.
Alur kerja remediasi ini bersifat langsung dan komprehensif. Tim dapat mengirimkan temuan relevan dari Tenable langsung ke Keeper, lalu memilih tindakan remediasi yang tepat untuk setiap temuan tersebut.
Untuk kasus kompromi infrastruktur, tim dapat melakukan rotasi kredensial yang terekspos di berbagai basis data, mesin, lingkungan cloud, dan direktori. Untuk masalah kontrol akses, mereka dapat menerapkan akses Just-In-Time guna menghapus hak akses permanen atau standing privileges dalam skala besar.
Untuk identitas cloud yang ditandai oleh Tenable, tim dapat langsung menambahkan catatan pengguna Privileged Access Management (PAM) tanpa perlu menyiapkan basis data, mesin, atau direktori tambahan. Setiap tindakan remediasi dicatat dengan jejak audit lengkap dan visibilitas kepatuhan.
“Dengan menghubungkan sistem deteksi cloud Tenable langsung ke mesin remediasi zero-trust Keeper, kami telah membangun alur kerja tertutup (closed-loop) yang beroperasi sepenuhnya di dalam perimeter pelanggan,” ungkap Craig Lurey, CTO dan salah satu pendiri Keeper Security.
“Tim keamanan dapat segera mengeksekusi perbaikan yang ditargetkan—mulai dari rotasi kredensial otomatis hingga penerapan akses JIT—tanpa harus keluar dari alur kerja mereka atau mengekspos data yang tidak terenkripsi.”
Integrasi Tenable dengan Keeper Commander menjawab tantangan krusial lainnya: mengamankan kredensial yang diperlukan Tenable untuk masuk ke dalam sistem saat melakukan pemindaian kerentanan.
Saat ini, banyak organisasi menyimpan kata sandi dan kunci SSH langsung di dalam kebijakan pemindaian Tenable—sebuah praktik yang meningkatkan risiko jika salah satu sistem tersebut berhasil disusupi.
Craig Lurey, CTO yang juga pendiri Keeper Security (Foto/@: Keeper Security)
Melalui integrasi ini, organisasi dapat menyimpan kredensial tersebut dengan aman di dalam Keeper.
Saat Tenable menjalankan pemindaian dan perlu mengakses suatu sistem, ia akan meminta kredensial tersebut dari Keeper yang menyalurkannya secara aman tanpa pernah membiarkannya tersimpan dalam konfigurasi Tenable.
Pemindaian dengan kredensial atau credentialed scans memungkinkan pemindai Tenable untuk masuk langsung ke sistem target dan melakukan penilaian yang lebih mendalam dibandingkan pemindaian tanpa kredensial.
Penilaian ini mencakup pemeriksaan versi perangkat lunak yang terinstal, pengaturan konfigurasi, tingkat patch, serta status kepatuhan.
Pendekatan ini mendukung pemindaian dengan kredensial untuk SSH, Windows (SMB), dan basis data, sekaligus memastikan informasi rahasia tidak tersimpan dalam kebijakan pemindaian.
Kredensial diperbarui secara otomatis di dalam Keeper, dan Tenable akan mengambil nilai kredensial terbaru pada pemindaian berikutnya tanpa memerlukan pembaruan kebijakan secara manual.
Pengelola risiko cloud dalam skala besar
Kedua integrasi ini dirancang khusus untuk tim operasional keamanan yang mengelola infrastruktur cloud dalam skala besar.
Organisasi dapat mendeteksi risiko cloud menggunakan Tenable, melakukan perbaikan atau remediatio secara instan melalui Keeper.
selanjutnya, menjalankan pemindaian kerentanan yang lebih mendalam dengan kredensial yang dikelola secara terpusat—semuanya tanpa mengekspos informasi rahasia atau harus berpindah-pindah antar perangkat.
Integrasi Keeper Commander dan Tenable sudah tersedia bagi pelanggan Keeper yang memiliki lisensi KeeperPAM aktif.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara menghubungkan temuan Tenable dengan kontrol perbaikan berbasis zero-trust dari Keeper, serta cara mengamankan kredensial untuk pemindaian terautentikasi, kunjungi keepersecurity.com atau jadwalkan demo dengan Keeper Security hari ini.
Perkembangan ini menyoroti persoalan yang dihadapi perusahaan ketika digitalisasi memperluas permukaan serangan.
Semakin banyak aplikasi, mesin, akun layanan, server, dan lingkungan cloud yang terhubung, semakin besar pula kebutuhan untuk mengendalikan identitas serta hak akses secara konsisten.
Bagi industri di Indonesia, perkembangan ini memperlihatkan arah pengamanan digital yang semakin terintegrasi: kerentanan tidak berhenti sebagai laporan, kredensial tidak dibiarkan tersebar di berbagai konfigurasi, dan tindakan perbaikan dapat dihubungkan dengan pencatatan audit.
Penerapannya tetap memerlukan evaluasi risiko, pengujian kompatibilitas, serta pengukuran manfaat sesuai karakteristik dan kebutuhan setiap perusahaan. #SalamSobatmmINDUSTRI
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form