Kehadiran industri musik digital diawali dengan munculnya mp3—mengubah cara mendengar dan distribusi musik. Bagaimana musik tradisional seperti gamelan, gondang Batak bersaing dengan musik berbasis digital dan AI?

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
mmINDUSTRI.co.id – Fraunhofer ISS (sumber): Musik itu universal. Di era digital disruption platform, para penikmati mengenal industri musik digital, dan (mungkin) tidak mengenal media atau wadah penyimpan data musik seperti piringan hitam, kaset, dan media lainnya.
Industri musik digital berdampak besar terhadap cara orang mendengarkan dan mengakses musik sedangkan musik tradisional seperti gamelan, gondang Batak, dan musik tradisional khas daerah lainnya sering kali menghadapi tantangan yang disebabkan beberapa hal, antara lain:
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
– Kurangnya eksposur: Musik digital lebih banyak didominasi oleh genre populer seperti pop, hip-hop, atau EDM, sehingga musik tradisional cenderung tenggelam.
– Generasi muda cenderung terpapar tren baru: Dengan akses mudah ke lagu-lagu global, generasi muda mungkin kehilangan minat pada musik tradisional.
– Kurangnya dokumentasi dan digitalisasi: Musik tradisional sering kali tidak terdokumentasi dengan baik, sehingga sulit untuk bersaing di platform digital.
Bagaimana solusi agar musik tradisional tetap dapat eksis? Musik tradisional perlu direkam dalam format digital platform agar mudah diakses melalui Spotify, YouTube, atau media sosial lainnya.
Menggabungkan elemen musik tradisional dengan genre modern dapat menarik perhatian generasi muda. Program pendidikan di sekolah atau komunitas dapat mengenalkan musik tradisional kepada anak-anak sejak dini.
Mengadakan pertunjukan atau festival yang khusus memperkenalkan musik tradisional di tingkat lokal maupun internasional dan menggalakkan kebijakan untuk melestarikan dan mempromosikan musik tradisional.
Musik tradisional tidak hanya dapat bertahan, tetapi juga berkembang dengan memanfaatkan teknologi modern. Justru, musik digital juga bisa menjadi alat untuk memperkenalkan musik tradisional kepada audiens yang lebih luas.
Contoh musik tradisional yang diadaptasi ke digital dan cara beradaptasi, dan salah satu contoh nyata adalah musik gamelan dari Indonesia yang telah diadaptasi ke format digital.
Suara instrumen gamelan direkam dan dibuat dalam bentuk sampel digital, sehingga dapat digunakan dalam produksi musik modern dengan perangkat lunak seperti Ableton Live atau FL Studio.
Gamelan digunakan dalam musik elektronik, pop, dan bahkan film internasional, seperti dalam soundtrack film Avatar.
Konser virtual di metaverse terus berkembang
Para komponis dan musisi memanfaatkan YouTube dan Spotify untuk memperkenalkan musik tradisional kepada audiens global. Beberapa aplikasi dan game edukasi menampilkan simulasi bermain alat musik tradisional, memperkenalkan gamelan secara interaktif.
Industri musik berbasis digital memiliki pengaruh besar dalam menciptakan atau mengubah genre. Beberapa mekanisme perubahan terjadi karena penggunaan software musik memungkinkan musisi mencampur genre yang berbeda, seperti campuran dangdut dengan EDM.
Dengan digitalisasi, genre-genre seperti lo-fi beats, future bass atau bedroom pop muncul dan menjadi populer berkat aksesibilitas streaming platform.
Dengan digital platform memungkinkan kolaborasi lintas negara, menciptakan genre baru dengan perpaduan budaya yang unik.
Demikian pula algoritma pada platform seperti Spotify sering mendorong artis untuk membuat musik yang sesuai dengan tren yang sedang diminati, sehingga memunculkan variasi genre yang lebih modern.
Kehadiran format mp3 menjadi tonggak penting dalam digitalisasi musik, tetapi bukan yang pertama. Sebelum mp3, format seperti MIDI pada 1980-an digunakan untuk mentransfer data musik dalam bentuk file digital.
Sedangkan mp3 mulai populer pada 1990-an yang merevolusi dunia musik karena ukuran filenya yang kecil tanpa banyak mengorbankan kualitas suara, memudahkan distribusi melalui internet.
Pada awalnya, mp3 mempercepat distribusi musik ilegal, tetapi akhirnya mendorong industri untuk menciptakan layanan streaming legal seperti iTunes, Spotify, dan Apple Music.
Karlheinz Brandenburg, berusia 70 tahun pada Juni 2024, merupakan pakar dari Fraunhofer Institute for Integrated Circuits IIS di Erlangen, Jerman. Ia dan timnya menciptakan salah satu keberhasilan penelitian terbesar dalam sejarah Jerman.
Tim Karlheinz Brandenburg mengembangkan format musik mp3, yang mengubah cara musik didengarkan dan didistribusikan selamanya.
Apakah Karlheinz Brandenburg menghancurkan industri musik, seperti yang diprediksi oleh pengusaha India-Inggris dan visioner Internet Ricky Adar pada tahun 1994?
Tentu saja tidak, karena bukan itu maksudnya ketika tim peneliti Fraunhofer muncul dengan ide pada akhir tahun 1980-an untuk mengompresi musik digital sedemikian rupa sehingga masih dapat memenuhi permintaan pecinta musik, tetapi dapat ditransmisikan melalui jalur ISDN.
Pada 1992, teknologi mp3 diakui oleh komite standardisasi internasional Motion Picture Experts Group (MPEG) sebagai standar pengkodean MPEG Audio Layer 3 yang kita kenal dengan mp3. Pada tahun-tahun berikutnya, Internet semakin berkembang menjadi infrastruktur komunikasi massa.
Maka cara menyimpan musik dalam bentuk file yang sangat ringkas alih-alih pada apa yang disebut media rekaman seperti piringan hitam, kaset atau CD menjadi semakin populer.
Meskipun hal ini tidak berakhir dengan menghancurkan industri musik, hal itu menyebabkan perubahan yang mengganggu dalam cara musik dikonsumsi dan didistribusikan.
Pengembangan dan kisah sukses yang dihasilkan memungkinkan Fraunhofer-Gesellschaft untuk membuka lembaganya sendiri untuk bidang penelitian ini di Ilmenau/Thuringia, Institut Fraunhofer untuk Teknologi Media Digital IDMT.
Karlheinz Brandenburg memimpin Fraunhofer IDMT dari tahun 2004 hingga 2019. Saat ini lembaga tersebut bekerja pada proses klasifikasi berbasis AI untuk data audio dan video untuk meningkatkan kontrol kualitas industri dan untuk aplikasi di bidang penyiaran dan media daring.
Namun, bahkan setelah pensiun sebagai Profesor di Universitas Teknik Ilmenau dan meninggalkan Fraunhofer Gesellschaft, Karlheinz Brandenburg tidak berhenti berkarya.
Pada tahun 2019, ia mendirikan perusahaan yang ia namai Brandenburg Labs berlokasi di kotaa Ilmenau, Jerman—tempat ia bekerja dengan tim internasional muda untuk mewujudkan beberapa visi teknologinya dalam teknologi pemutaran audio.
Ini termasuk “solusi audio imersif”, yang membuat pendengaran melalui headphone hampir tidak dapat dibedakan dari lingkungan suara nyata.
Namun, tujuannya bukan hanya untuk mereproduksi lanskap suara yang realistis, tetapi juga untuk meningkatkan pendengaran manusia dengan teknologi yang tepat.
Perangkat dapat dikenakan dan antarmuka pengguna yang intuitif memungkinkan pengguna berinteraksi dengan sumber suara sedemikian rupa sehingga suara dan kebisingan dapat diredupkan, diperkuat, digeser, atau disesuaikan secara individual.
AI semakin menjadi alat standar dalam studio rekaman, membantu menciptakan musik yang lebih personal dan efisien. Demkian pula blockchain diharapkan menjadi solusi untuk memastikan pembayaran royalti yang lebih adil dan transparan.
Konser virtual di metaverse diprediksi akan terus berkembang, memberikan pengalaman musik yang lebih interaktif dan menarik. Salah satu contoh aplikasi AI di musik adalah Magenta dari Google.
Magenta menggunakan algoritma pembelajaran mesin untuk membantu musisi menciptakan melodi, harmoni, dan ritme baru. Ini memungkinkan kolaborasi kreatif antara manusia dan mesin tulis netcampus.co.id/
Teknologi membuka peluang baru bagi artis untuk membangun karir mereka dengan cara memanfaatkan media sosial dan streaming platform untuk menjangkau audiens global tanpa perlu bergantung pada label rekaman besar.
Teknologi analitik membantu artis memahami preferensi audiens mereka, memungkinkan mereka untuk menyesuaikan karya mereka agar lebih relevan. Teknologi NFT memungkinkan artis menjual karya mereka langsung kepada penggemar, menciptakan sumber pendapatan baru.
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form