Astra konsisten merawat dan menanam akar keberlanjutan yang menjangkau 2,63 juta penerima manfaat—melalui program: SATU Indonesia Awards, Kampung Berseri Astra, dan Desa Sejahtera Astra di Indonesia. Petani di Banyumas mengekspor kopi ke Jerman.

Penulis/editor: Rayendra L Toruan
mmINDUSTRI.co.id – PT Astra International Tbk. (sumber): Grup Astra konsisten merawat dan menanam akar keberlanjutan seperti diungkapkan pada Lestari Summit 2025 yang dilaksanakan belum lama ini.
Grup Astra menegaskan komitmennya untuk tetap merawat dan menanam akar keberlanjutan pembinaan desa-desa dengan melakukan pendekatan nyata di akar rumput di ribuan desa di seluruh Indonesia.
“Thank you for visiting mmindustri.co.id. Subscribe for the latest news and insight. Enter your email (Your email address will not be published)
Dalam kesempatan seperti Lestari Summit 2025, Astra menghadirkan sosok inspiratif yang berasal dari Desa Sejahtera Astra Semedo, Banyumas.
Astra menunjukkan bahwa pemberdayaan desa bukan sekadar wacana pada forum seminar dan sebagainya, namun melakukan suatu aksi lebih konkrit dengan menggerakkan motor ekonomi dan sosial warga pedesaan hingga mampu menembus pasar global.
Astra juga komit menebarkan kisah inspiratif dan perawatan akar berkelanjutan agar tetap tumbuh dengan baik—contohnya dilakukan di Wilayah Desa—melalui diskusi Lestari Summit 2025 yang dilaksanakan belum lama ini dan tentu berharap pihak lain melakukan yang baik pula.
Pelaksanaan Lestari Summit 2025 yang diselenggarakan oleh Kompas Gramedia pada 2 Oktober 2025—sepenuhnya didukung oleh grup Astra seperti membeberkan cerita yang inspiratif melalui diskusi: How Community Contributes in Building Rural Resiliency and What Support Needed.
Pada kesempatan ini, Astra menghadirkan Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2016 Bidang Kewirausahaan, Akhmad Sobirin yang memiliki proyek Pemberdaya Gula Semut.
Akhmad Sobirin berbagi pengalaman dalam menggerakkan kesejahteraan masyarakat di Desa Sejahtera Astra Semedo, Banyumas, Jawa Tengah.
2,63 juta penerima manfaat program Astra
Sobirin, selaku motor penggerak Koperasi Semedo Manise telah memberdayakan ribuan petani lokal dan membentuk 18 kelompok tani untuk memproduksi gula semut organik.
Produk ini tentu saja memperkuat ekonomi lokal, dan menembus pasar ekspor seperti dilakukan ke Jerman.
Program-program seperti Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra menjadi perwujudan nyata dari Astra 2030 Sustainability Aspirations dengan hasil capaian lebih dari 2,63 juta penerima manfaat di 35 provinsi di Indonesia.
Hingga tahun 2024, Astra yang sukses menjangkau 2,63 juta penerima manfaat itu diperoleh dengan konsisten melaksanakan program unggulan Astra: SATU Indonesia Awards, Kampung Berseri Astra, dan Desa Sejahtera Astra.
Lebih dari sekadar kontribusi ekonomi, Astra mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem desa tangguh yang mandiri dan berdaya saing global, dengan tetap mengedepankan nilai lokal dan kelestarian lingkungan.
Pengembangan masyarakat merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Astra yang tertuang dalam Astra 2030 Sustainability Aspirations.
”Astra senantiasa memberdayakan masyarakat dan memperkuat kontribusi sosial di rural area melalui berbagai inisiatif yang dirancang untuk memberikan manfaat langsung sekaligus dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat desa untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ungkap Boy Kelana Soebroto, Chief of Corporate Affairs Astra.
Upaya dalam mendorong terciptanya pemberdayaan masyarakat secara luas dilakukan dengan menciptakan kolaborasi lintas sektor dari para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards dengan lebih dari 1.500 Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra di 35 provinsi di seluruh Indonesia.
Sejalan dengan itu, Akhmad Sobirin yang sekaligus merupakan tokoh penggerak Desa Sejahtera Astra Semedo sukses memberdayakan ribuan petani dan membina 18 kelompok tani melalui Koperasi Semedo Manise.
Usahanya meliputi pengelolaan gula rempah, melestarikan ternak dan memberikan pelatihan keamanan kerja. Produk gula semut dari Semedo Manise kini menembus pasar internasional, khususnya ke Jerman, karena memiliki sertifikat organic dan fair trade berkat bantuan Astra.
Kontribusi Sobirin menjadi motor penggerak ekonomi desa, telah menghasilkan omzet hingga miliaran rupiah per tahun, termasuk ekspor gula semut sebanyak 100 ton per bulan.
Perusahaan dan pelaku industri perlu mencontoh pendekatan holistik Astra dalam membangun rantai pasok yang berkelanjutan, mulai dari sumber daya manusia hingga produk akhir.
Kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan komunitas lokal, dapat memperkuat keberlanjutan industri dan mengurangi risiko ketergantungan pada sistem distribusi besar yang tidak resilien.
Demikian juga inovasi berbasis komunitas seperti pengembangan produk lokal berstandar ekspor, harus mendapat dukungan dalam bentuk pelatihan, teknologi, dan akses pasar dari pelaku industri nasional—seperti dilakukan oleh Grup Astra.
Kisah sukses Akhmad Sobirin dan dukungan berkelanjutan dari grup Astra seperti dikisahkan melalui Lestari Summit 2025 membuktikan bahwa masa depan industry dan usaha kecil menengah di Indonesia dapat tumbuh kuat di desa-desa.
Dengan menanamkan nilai keberlanjutan, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat, sektor industri tidak hanya mengejar keuntungan jangka pendek, tetapi juga berinvestasi pada ketahanan sosial-ekonomi jangka panjang yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs).
Semangat Astra untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat dalam kontribusi sosial di rural area sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung SDGs Indonesia.
This type of article is favored by our readers. Would your company willing to sponsor it? Kindly email us: business@mmindustri.co.id or fill this form