Proses manufakturing (2)

Teknologi Maksimalkan Sumber Daya yang Minim

0
10
Penggunaan teknologi dan tools merupakan salah sau cara untuk menghemat energi pada sektor manufaktur. (Sumber foto/@: www.toolingandproduction.com)

Di dalam industri otomotif misalnya, hingga 40 persen dari masing-masing lembaran baja akan dikembalikan lagi ke bagian pengolahan ulang.

Penggunaan teknologi dan tools merupakan salah sau cara untuk menghemat energi pada sektor manufaktur. (Sumber foto/@:  www.toolingandproduction.com)
Penggunaan teknologi dan tools merupakan salah sau cara untuk menghemat energi pada sektor manufaktur. (Sumber foto/@: www.toolingandproduction.com)

Beberapa penelitian Fraunhofer memperlihatkan potensi bagi perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan efisiensi energi. Salah satu penelitian yang berjudul Efisiensi energi di dalam lingkungan produksi memperlihatkan bahwa di dalam jangka waktu menengah ada celah untuk mengurangi konsumsi energi pada sektor manufaktur industri hingga mencapai 30 persen.

Dengan menjumlahkan pembagian kelompok produk yang digunakan pada penelitian ini, maka jumlahnya setara dengan setengah dari total konsumsi energi untuk rumah tangga di Jerman, atau setara dengan energi yang dihasilkan oleh empat pembangkit listrik bertenaga 1,4 gigawatt. Sebuah penelitian gabungan dari Fraunhofer Institute for Systems and Innovation Research ISI di Karlsruhe, Arthur D. Little GmbH, dan Wuppertal Institute menunjukkan bahwa pengurangan konsumsi dari bahan-bahan mentah sebesar paling sedikitnya 7 persen akan menghasilkan suatu penghematan sebesar 48 miliar euro setiap tahunnya.

Advertisement

Konsultan Strategis Roland Berger juga mengidentifikasi adanya potensi yang besar untuk peningkatan efisiensi energi. Penelitian Berger terhadap peningkatan efisiensi energi di dalam industri-industri yang intensif akan energi menjelaskan bahwa penggunaan teknologi-teknologi yang baru akan cukup untuk memangkas konsumsi energi hingga setengah bagian.

Bagaimana produksi yang hemat akan sumber daya tercapai? Teknik-teknik baru manufakturing yang mana yang diperlukan untuk konservasi listrik dan bahan-bahan? Para peneliti Fraunhofer sedang bekerja pada sejumlah proyek penelitian dan pengembangan untuk menemukan solusi bagi pertanyaan-pertanyaan ini.

Titik kunci untuk mengawalinya adalah optimalisasi efisiensi produksi dengan menghindari dihasilkannya limbah dan mengurangi kebutuhan akan pengerjaan ulang ketika proses-proses pengembangan dan proses pengurangan sedang berjalan. Di dalam industri otomotif misalnya, hingga 40 persen dari masing-masing lembaran baja akan dikembalikan lagi ke bagian pengolahan ulang.

Bahan-bahan mentah yang dapat diperbaharui seperti kayu dirancang untuk menggantikan minyak sebagai   bahan bakar yang digunakan pada sekior manufaktur bahan-bahan kimia. (Sumber foto/@: MEV)
Bahan-bahan mentah yang dapat diperbaharui seperti kayu dirancang untuk menggantikan minyak sebagai
bahan bakar yang digunakan pada sekior manufaktur bahan-bahan kimia. (Sumber foto/@: MEV)

Dengan menggunakan energi sebesar 21 megajoule untuk pengolahan pada tahap awal dari bahan-bahan dan lembaran-lembaran yang hampir selesai tersebut, maka prosedur ini secara jelas menggambarkan suatu pemborosan energi. Melakukan suatu proses perancangan produk yang tepat dengan berorientasi kepada efisiensi adalah sebuah prasyarat untuk manajemen sumber daya yang efektif. Kita harus berterima kasih kepada sejumlah peralatan untuk pengembangan bahan-bahan dan produk-produk , yang memungkinkan untuk merancang dan menguji proses, bentuk, tampilan, dan karakteristik kinerja manufakturing yang lainnya untuk produk-produk yang baru di dalam suatu dunia yang indah.

Mengurangi konsumsi energi pada manufaktur kendaraan

Inovasi dari perkumpulan bernama Green Carbody Technologies (InnoCaT) ditujukan untuk mengurangi jumlah energi yang dikonsumsi di dalam manufaktur badan kendaraan dan mengurangi level konsumsi yang terakhir atas bahan mentah sebesar sepertiga bagian yang ada saat ini. Total anggaran penelitian dari seluruh perusahaan yang berpartisipasi adalah sekitar 100 juta euro. Kementerian Federal Jerman untuk Pendidikan dan Penelitian mendanai perkumpulan tersebut dengan sumbangan sebesar 15 juta euro. Bersama dengan Volkswagen AG, Fraunhofer Institute for Machine Tools and Forming Technology IWU di Chemnitz memandu suatu kerja sama dengan para pembuat kendaraan bermotor, para penyuplai komponen, dan para pengusaha pabrik di dalam bidang industri otomotif.

Baca juga :   Menghubungkan Konsumen dengan Extended Packaging

“Kita disibukkan dengan peningkatan efisiensi energi dan mendapatkan lebih banyak tambahan material untuk digunakan, sementara pembuangannya sendiri juga lebih rendah. Hal-hal yang harus dilakukan di dalam keseluruhan rantai proses adalah mulai dari lembaran-lembaran yang hampir diselesaikan, alat-alat mesin dan bagian pengepresan, hingga selesai semua pekerjaan untuk manufaktur badan kendaraan dan diakhiri dengan pengecatan,” kata Dr.-Ing.Welf-Guntram Drossel, yang bertindak sebagai Direktur IWU.

Sejumlah tiga lembaga dari Fraunhofer Institutes tergabung di dalam perkumpulan tersebut, yang selain IWU adalah Fraunhofer Institutes for Production Technology IPT dan Manufacturing Engineering and Automation IPA juga ambil bagian. Hasil-hasil awalnya menunjukkan bahwa untuk membentuk mesin-mesin, memungkinkan untuk tercapainya suatu penghematan energi hingga 60 persen pada setiap bagiannya dengan menggunakan solusi-solusi kemudi alternatif untuk tahapan penggambaran rancangannya.

Dari suatu pemahaman ekonomis dan ekologis, penting juga untuk menganalisa bahan-bahan mentah, tambahan dan hasil kerja. Di bawah label Eco2 Optimization, Fraunhofer IPT mengembangkan seperangkat peralatan yang menggunakan identifikasi sistematis dan optimalisasi untuk efisiensi pemadatan di dalam suatu rantai proses tertentu. Dengan mengoptimalisasikan spesifikasi di dalam rancangan proses tersebut, salah satu pemimpin di bidang manufaktur otomotif telah mampu memangkas biaya di dalam rantai proses manufakturing kereta listrik sebesar 21 persen tanpa harus berinvestasi secara besar-besaran di dalam fasilitas-fasilitas manufakturing yang baru.

Energi bisa juga dihemat dengan mengoptimalisasikan otomatisasi. Setiap badan mobil yang diproduksi telah dikerjakan oleh ratusan robot, dan tahapan-tahapan pergerakannya dikembangkan agar jumlah listrik yang dikonsumsi menjadi lebih rendah. Suatu contoh yang penting dari pekerjaan robot ini adalah tugas untuk memindahkan suatu bagian dari A ke B, yang sampai sekarang masih cenderung dilakukan dengan gerakan-gerakan yang kaku, sehingga bisa berhenti secara teratur di sepanjang alurnya. Dengan diprogram menjadi lebih lentur, mencakup skema gerakan yang tidak terputus, maka konsumsi energi bisa turun hingga sebesar 35 persen. (Diolah dari Efficient Manufacdturing Process tulisan Birgit Niesing, Fraunhofer)

Proses manufakturing (3)
Teknologi Bionik untuk Alat-Alat Mesin

Advertisement

Tulis Opini Anda