Proses manufakturing (3)

Teknologi Bionik untuk Alat-Alat Mesin

0
5
Pengurangan konsumsi bahan-bahan mentah paling sedikitnya 7 persen pada sektor industri produksi akan menghasilkan penghematan sebesar 48 miliar euro setiap tahun. (Sumber foto/@: MEV, Fraunhofer)

Perputaran gir-gir berlubang yang dingin untuk sistem persneling dapat mengurangi kebutuhan material hingga sepertiga bagian dan memangkas waktu manufakturing hingga setengahnya.

Pengurangan konsumsi bahan-bahan mentah paling sedikitnya 7 persen pada sektor industri produksi akan  menghasilkan penghematan sebesar 48 miliar euro setiap tahun. (Sumber foto/@: MEV, Fraunhofer)
Pengurangan konsumsi bahan-bahan mentah paling sedikitnya 7 persen pada sektor industri produksi akan
menghasilkan penghematan sebesar 48 miliar euro setiap tahun. (Sumber foto/@: MEV, Fraunhofer)

Sebuah langkah penting yang lainnya untuk menghemat energi adalah dengan membawa konstruksi berbobot ringan dan teknologi bionik ke pada dunia alat-alat mesin. Semakin dinamis suatu mesin, maka semakin besar potensi untuk konstruksi dengan bobot yang ringan, sehingga secara khusus akan tepat untuk mesin-mesin dengan siklus akselerasi yang tinggi. Mengoptimalisasikan beragam komponen peralatan yang berbeda-beda menghasilkan suatu penghematan energi sebesar 20 persen yang mungkin dari seluruh proses pekerjaannya.

Penting juga untuk menganalisis aliran-aliran energi di dalam pabrik agar dapat mencapai hasil yang optimal melalui pemakaian energi yang ada. Langkah ini disebut manajemen energi total. Fraunhofer Institute for Manufacturing Engineering and Automation IPA di Stuttgart adalah di antara yang telah mengembangkan beragam konsep yang dirancang untuk mengidentifikasi dan mengoptimalisasikan aliran-aliran energi utama dan para pengguna yang relevan.

Advertisement

Banyak proses produksi yang menghasilkan panas pada bagian yang satu, membuangnya kepada lingkungan sekitar, sehingga membutuhkan adanya panas pada bagian yang lainnya. Gagasan-gagasan yang baru tentang bagaimana menyimpan dan merubah energi adalah aspek yang lain dari manajemen energi yang sistematis.

Selain untuk mengoptimalisasikan konsumsi energi, kriteria biaya yang relevan lainnya adalah perhitungan waktu pengoperasian secara menyeluruh. Puncak pengisian muatan yang tidak terjadwal bisa menghasilkan biaya hingga 180 euro per kilowatt. Kriteria ini telah mendorong para pakar di Fraunhofer IPT untuk mengembangkan model-model sistem manajemen energi individual bagi industri.

Sistem ini bertujuan untuk memberikan suatu rangkuman yang jelas dari puncak-puncak pemakaian dan pengisian, untuk mengidentifikasi ukuran-ukuran efisiensi yang sesuai. Solusi-solusi yang sederhana sering merupakan semua yang disyaratkan, misalnya saja biaya-biaya yang lebih rendah dengan mengimplementasikan sebuah penyesuaian yang sistematis pada mesin di saat permulaan pada masing-masing bagian pekerjaannya.

Konservasi bahan-bahan dengan proses manufakturing yang baru

Proses-proses manufakturing yang baru menyebabkan pertambahan produksi dengan pengurangan material menjadi mungkin. Pembaharuan ini termasuk penggantian metode-metode produksi berbasis pemotongan dengan proses-proses pembentukan, sehingga lebih menghemat bahan, energi dan waktu.

Baca juga :   Manfaat Utilisasi Sistem Pemotongan Laser
Pengurangan konsumsi bahan-bahan mentah paling sedikitnya 7 persen di dalam industri produksi akan  menghasilkan sebuah penghematan sebesar 48 miliar euro setiap tahunnya. (Sumber foto/@: MEV,  Fraunhofer)
Pengurangan konsumsi bahan-bahan mentah paling sedikitnya 7 persen di dalam industri produksi akan
menghasilkan sebuah penghematan sebesar 48 miliar euro setiap tahunnya. (Sumber foto/@: MEV,
Fraunhofer)

Misalnya saja perputaran gir-gir berlubang yang dingin untuk sistem persneling, yang dapat mengurangi kebutuhan material hingga sepertiga bagian dan memangkas waktu manufakturing hingga setengahnya. Selain itu, satu kilogram barang-barang jadi yang dihasilkan dengan menggunakan teknik-teknik pembentukan dapat mengurangi kebutuhan energi hingga sepertiganya ketimbang barang-barang jadi dengan jumlah yang sama dihasilkan dengan pemotongan.

Membentuk perabot dengan tekanan tinggi sungguh efisien, misalnya saja dengan membentuk logam menggunakan tekanan hidrostatis, yaitu memproduksi dengan suatu corong yang berlubang, yang dapat lebih menghemat material sebesar 30 persen.

Kelompok Freudenberg menggunakan suatu penggabungan dari teknik-teknik pembentukan dan pengelasan untuk manufaktur cincin-cincin penyegel, bukan dengan melubangi cincin-cincin tersebut. Ada banyak keuntungan dari teknik ini, yang dikenal juga dengan singkatan SUL (disingkat dari istilah Bahasa Jerman Schmalband-Umform-Laserschweißen).

Teknik ini mengurangi limbah yang dihasilkan oleh teknik-teknik pelubangan, yang rata-rata mengurangi jumlah material yang dibutuhkan mencapai 73 persen. Suatu fasilitas tunggal SUL memberikan sebuah penghematan sebesar 1800 ton baja setiap tahunnya, sehingga mengurangi emisi CO2hingga sebesar 2700 ton.

Menggantikan manufakturing galvanis dengan metode-metode yang berbasis laser secara drastis menurunkan jumlah material yang dibutuhkan. Sebuah contoh untuk membuktikannya adalah penghantar-penghantar berbahan emas yang digunakan pada baterai-baterai untuk komputer laptop, telepon seluler atau mobil. Hingga saat ini, kumparan listrik telah digunakan untuk melapisi keseluruhan permukaan emas.

Suatu metode baru yang berbasis laser mengelas titik-titik penghantar listrik pada emas yang sangat kecil tanpa menutupi seluruh lapisannya, sehingga menurunkan jumlah emas yang dibutuhkan sampai 90 persennya. Metode ini ditemukan oleh para peneliti pada Fraunhofer Institute for Laser Technology ILT di Aachen. (Diolah dari Efficient Manufacdturing Process tulisan Birgit Niesing, Fraunhofer)

Advertisement

Tulis Opini Anda