MESIN CERDAS

Software NewsHistory Pencari Video Berita

0
1
NewsHistory
NewsHistory menghasilkan kebanyakan pengetahuan penggunanya, untuk pencarian melalui simpanan data video dengan maksud menemukan rangkaian video dengan kandungan yang identik. (Sumber foto/@: Fraunhofer IDMT)

NewsHistory merupakan bahan yang menarik bagi para peneliti media dan pemasaran.  Misalnya ketika mereka ingin memelajari persaingan politik yang disiarkan melalui televisi.

NewsHistory
NewsHistory menghasilkan kebanyakan pengetahuan penggunanya, untuk pencarian melalui simpanan data video dengan maksud menemukan rangkaian video dengan kandungan yang identik. (Sumber foto/@: Fraunhofer IDMT)

Pencarian rekaman-rekaman video memaksa mesin pencari mencapai batasnya. Kenyataan ini membenarkan bahwa rumus-rumus yang murni berlaku otomatis tidaklah cukup, sebab pengetahuan pengguna pun harus dilibatkan. Di dalam sebuah proyek UE, para peneliti menciptakan mesin pencari yang bekerja secara otomatis menjadi lebih cerdas.

Siapa pun yang pernah mengunjungi suatu portal video online yang besar atau perpustakaan media milik stasiun-stasiun televisi untuk mencari suatu klip video pastilah sudah akrab dengan mesin pencari yang ditugaskan untuk mencari dan mengingat-ingat keberadaan video tertentu.

Advertisement

Namun, mesin pencari ini memiliki kelemahan-kelemahan. Hasil pencarian yang didasarkan pada rumus pencarian otomatis seringkali bekerja hanya berdasarkan informasi yang berbasis tulisan. Meskipun mesin pencari bisa digunakan untuk menempatkan dan mengidentifikasi banyak video, suatu perbandingan untuk rangkaian-rangkaian individual masih sangatlah sulit. Untuk menjadikan mesin pencari lebih cerdas, Fraunhofer Institute for Digital Media Technology IDMT di Ilmenau telah mengembangkan sebuah software bernama “NewsHistory” yang akan mampu untuk sepenuhnya menggunakan pengetahuan pengguna dengan baik.

 

Teknologi para pengguna

“NewsHistory memberikan rumus-rumus pencarian kepada para penggunanya, yang merupakan pertemuan antara suatu model data dan seorang pengguna yang berbasis jaringan sehingga dengan demikian para penggunanya bisa menempatkan rangkaian-rangkaian tertentu pada beragam jenis video berita,” jelas Patrick Aichroth dari Fraunhofer IDMT.

Dia bertanggung jawab untuk memimpin pekerja bidang SDM milik lembaga tersebut melalui proyek CUbRIK milik UE. Di sini, para peneliti memanfaatkan pengetahuan pengguna jaringan untuk mengoptimalisasikan dan memperluas kapabilitas dari teknik-teknik analisis yang terotomatisasi.

“Mesin pencari tersebut belajar dari masing-masing pengguna individual, sehingga mampu untuk tetap meningkatkan hasil-hasil pencarian. Tidak hanya meningkatkan kualitas dari hasil-hasilnya, tetapi juga bisa memperkecil jumlah sumber daya yang dibutuhkan untuk menjalankan analisis tertentu,” lanjut Aichroth. NewsHistory membuat setiap pengguna mampu untuk menambahkan informasi lain terhadap hasil-hasil yang diberikan oleh suatu mesin pencari, termasuk tanggal pembuatan dan penayangannya, serta lokasi dan kata kunci untuk video-video tertentu.

Mereka bisa juga menentukan peringkat pencariannya. Pada akhirnya pencariannya sendiri merupakan sebuah sumber informasi yang memberikan data untuk selanjutnya bisa dimanfaatkan oleh mesin pencari, misalnya saja seperti data lengkap dari sebuah video yang baru diupload, yang serta-merta akan dimasukkan ke dalam simpanan data mesin pencari.

Baca juga :   Mengendalikan Gelombang Suara

“Membandingkan data online video digital atau video di dalam simpanan data sangatlah rumit,” jelas Christian Weigel dari kelompok penelitian Audio-Visual Systems di IDMT. Video-video yang membagikan kandungan yang sama mempunyai bagian yang telah diedit paling besar, yang berarti bahwa video-video mempunyai skala dan penyusunan di dalam format yang beragam. Demikian pula, mesin pencari seringkali tidak bisa membedakan gambar-gambar yang dipotong dari gambar yang lebih besar, termasuk juga untuk memperbesar atau memperkecil hingga seperti bagian terhadap sorotan-sorotan pada gambar, sebagaimana yang digemari pada saluran-saluran berita di Amerika Sserikat.”

Versi demonstrasi yang kemudian dipresentasikan di CeBIT bisa menyelediki bagaimana suatu pemilihan atas saluran televisi yang sudah ada menggunakan contoh film tertentu, yang menggantinya dan menayangkannya. Penggunanya berhadap-hadapan dengan sekumpulan layar tampilan dan menggunakan bentuk grafik di dalam mengamati demonstrasi tersebut. Pencariannya sendiri didasarkan kepada baik itu masukan tulisan maupun penguploa dan secara langsung terhadap rangkaian-rangkaian video individual.

Tujuan para peneliti adalah untuk membuat software tersebut cukup memadai sehingga bisa juga digunakan di masa depan sebagai pembanding terhadap kandungan multimedia yang ditemukan pada portal-portal besar untuk kategori media online. Para ilmuwan tersebut tidak membayangkan bahwa para wartawan dan para peneliti arsip akan menjadi satu-satunya pengguna layanan ini. “NewsHistory adalah bahan yang menarik bagi para peneliti media dan pemasaran, misalnya saja ketika mereka ingin mempelajari persaingan politik yang disiarkan melalui televisi pada tahun-tahun yang akan datang,” tegas Weigel. (Diolah dari  Smart search engines for news videos tulisan  Tobias Steinhäußer, Fraunhofer)

Advertisement

Tulis Opini Anda