EKSKAVATOR SUMITOMO (2)

Si Macan Tangguh dan Cocok di Kebun Kelapa Sawit

0
74
Alat berat buatan Sumitomo digunakan di berbagai sektor industri seperti perkebunan, tambang, pembangunan jalan tol, dan pembuatan saluran air. (Sumber foto: Sumitomo)

Perusahaan ini mampu memproduksi beragam alat berat mulai dari 7,5 ton hingga 80 ton. Pemilik si lengan panjang dan si macam (ekskavator yang manis dan cantik) bisa diawasi lewat ponsel.

Alat berat buatan Sumitomo digunakan di berbagai sektor industri seperti perkebunan, tambang, pembangunan jalan tol, dan pembuatan saluran air. (Sumber foto: Sumitomo)

Menurut Presiden Direktur  PT Oscar Mas, Willem Tanjung, dia dipercaya oleh  PT Sumitomo S.H.I. Construction Machinery Indonesia untuk mendistributsikan ekskavator di Indonesia sejak September 2015. Sejak tahun 2009 hingga Agustus 2017, Oscar Mas berhasil menjual 2700 unit alat berat—termasuk dari perusahaan lainnya. Tahun 2017, Willem optimis mampu menjual 800 unit alat berat baik si lengan panjang dan si macan—alat seberar 13 ton yang bekerja tangguh di kebun kepala sawit.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Sumitomo S.H.I. Construction Machinery Indonesia, Shoji Uchida menjelaskan bahwa produk unggulannya pada tahun 2018 adalah seri Dash 6 yang  terdiri dari beberapa model—mampu mengakomodasi kebutuhan berbagai tugas berat seperti 13 ton, 20 ton dan 35 ton dengan berbagai jenis medan dan aktivitas berat seperti pekerjaan konstruksi, kehutanan, pertanian, dan pertambangan.

Advertisement

Shoji menambahkan bahwa gagasan yang berasal dari para pelanggan di Indonesia merupakan masukan berharga bagi Sumitomo—agar mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. Seperti produk seri dash 6 khusus untuk pasar Indonesia yang memiliki peningkatan kualitas, kelincahan, daya tahan, keamanan, dan produktivitas yang lebih baik, canggih dan tentunya efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Shoji menjelaskan bahwa produk Sumitomo diproduksi di Indonesia dengan kualitas teknologi yang sama dengan di Jepang. Melalui PT Sumitomo S.H.I Construction Machinery Indonesia yang pabriknya berlokasi  di Karawang, Jawa Barat, mulai  memproduksi sejak September 2011.

Di area seluas 11 hektar, produk alat berat si lengan panjang dan si macan diproduksi di Indonesia, dan hasil rancangan tetap berkualitas dan kualifikasi dari pengalaman dan teknologi terkemuka yang dilakukanj di Jepang.

Owner awasi alat berat lewat ponsel

Kenapa memilih Indonesia sebagai lokasi pabrik?  Presiden Direktur  Sumitomo S.H.I. Construction Machinery Southeast Asia, Kazuhiko Sasaki menjelaskan bahwa pendirian pabrik di Indonesia dengan mempertimbangkan posisi dan nilai strategis yang memenuhi permintaan yang tinggi di kawasan Asia Tenggara.

“Pembangunan dan pengembangan proyek infrastruktur besar-besaran yang dilakukan secara intensif oleh Indonesia merupakan bisnis yang menggiurkan,” tandas Shoji Uchida dan menambahkan,  bahwa Sumitomo berkomitmen untuk tetap berkontribusi dalam hal perdagangan mancanegara melalui eksor produk ke pasar Asia Tenggara, dan juga mendukung lapangan pekerjaan lokal dengan merekrut mereka untuk pabrik dan kantor penjualannya.

Baca juga :   Dukungan Politisi dan Pelaku Industri

Memasuki tahun ketiga (2017) kemitraan Sumitomo dengan Oscar Mas sebagai distributor utama di Indonesia bertunjuan untuk memastikan distribusi penjualan di seluruh Indonesia serta layanan purna jual bagi para pelanggan dan akses terhadap jaminan suku cadang berkualitas.

Kemitraan antarkedua entitas tersebut telah menunjukkan hasil yang signifikan, yang mana Oscar Mas telah mendukung Sumitomo untuk meningkatkan target penjualannya setiap tahun.

“Kemitraan kami dengan Oscar Mas adalah salah satu sorotan dari bisnis kami. Oscar membantu kami untuk menjangkau pasar Indonesia dengan potensi penjualan dan layanan purna jual yang optimal bagi pelanggan kami selama 3 tahun terakhir. Oleh karena itu, kami akan terus bekerjasama dengan Oscar Mas di Indonesia dan kami mengharapkan yang terbaik bagi kedua belah pihak dalam berbisnis di Indonesia,” cerita Shoji Uchida.

Alat berat dari bebagai seri buatan Sumitomo telah tersebar di seluruh Indonesia. Meski sebuah alat misalnya telah dimiliki dan dioperadikan oleh perusahaan lain, hubungan dengan induk yakni Sumitomo masih tetap berlangsung. Selaku pembuat dan penjual alat berat, kata Kazuhiko Sasaki,”Kami tetap mengawasi kinerja alat dan posisinya, apakah rusak, butuh bantuan teknis?”

Melalui navigasi satelit, owner dapat mengetahui kondisi sebuah alat berat. “Melalui ponsel, Anda bisa memantau kesehatan alat berat yang sedang bekerja di lapangan,” tutur Kazuhiko Sasaki. “Kalau operatornya malas-malasan, Anda  tahu dan segera ingatkan,” tambah Maman Herman staf  PT Sumitomo S.H.I Construction Machinery Indonesia.

 

 

 

 

Advertisement

Tulis Opini Anda