TEKNOLOGI PERAKIT (2)

Robot Ular Bisa Bekerja di Ruang Sempit

2
7
MELIBATKAN PEMASANGAN ROBOT, ROBOT ULAR, PLATFORM ROBOT, SOLUSI OTOMASI KOMPAK, MANUFAKTUR PESAWAT

Dengan lengan robot lengan terartikulasi terdiri dari 8 seri elemen tersambung yang memungkinkan robot-robot dapat dirotasi. Robot bisa juga mendaki radius yang sangat sempit dalam rangka untuk mencapai ekstrimitas terjauh di ruang kotak sayap.

MELIBATKAN PEMASANGAN ROBOT, ROBOT ULAR, PLATFORM ROBOT, SOLUSI OTOMASI KOMPAK, MANUFAKTUR PESAWAT
MELIBATKAN PEMASANGAN ROBOT, ROBOT ULAR, PLATFORM ROBOT, SOLUSI OTOMASI KOMPAK, MANUFAKTUR PESAWAT

Robot industrial konvensional terlalu kaku untuk melewati pintu yang bukaannya sempit. Lengan kaku robot-robot tidak mampu mencapai daerah terluar dari sebuah area kerja yang ditingkatkan hingga lima meter panjangnya.

Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah robot slim (langsing) dengan lengan diartikulasi. Para peneliti di Fraunhofer Institute for Machine Tools and Forming Technology IWU, kota Chemnitz, Jerman sedang mengerjakan solusi otomasi didasarkan pada lengan robot yang diartikulasi.

Advertisement

“Robot dilengkapi dengan lengan terartikulasi yang terdiri dari delapan seri elemen tersambung yang memungkinkan mereka dapat dirotasi atau mendaki pada radius yang sangat sempit dalam rangka untuk mencapai ekstrimitas terjauh pada ruang kotak sayap. Itulah sebabnya mengapa kami sering menunjukkan sistem sebagai sebuah robot ular,” kata manajer proyek IWU Marco Breitfeld.

Peralatan dilekatkan pada bagian pertama pada seri delapan lengan, atau dapat digantikan oleh sebuah kampera inspeksi apabila dibutuhkan. Totalnya, lengan robot berukuran panjang 2,5 meter dan mampu menyokong peralatan dengan berat hingga 15 kilogram yang ditambahkan pada beratnya sendiri.

Motor konvensional

Kinematik yang biasanya digunakan untuk mengarahkan robot berdasar pada sebuah mekanisme rumit termasuk sebuah sistem gear inovatif yang mana sebuah aplikasi paten telah diarsipka. Motor konvensional bukan merupakan opsi untuk bagian individual pada lengan robot, mengacu pada desain kompak mereka.

Tim Breitfeld telah mengintegrasikan motor yang sangat kecil pada delapan bagian lengan robot, yang bersama mampu menghasilkan tenaga putaran yang sangat tinggi hingga 500 Newton-meter.

Baca juga :   Habibie Rancang R-80 dengan Software Dassault Systems

Digunakan dalam konjungsi dengan sebuah sistem drive cable-and-spindle, tiap bagian lengan robot dapat dipindahkan secara independen dan dibelokkan dengan sudut hingga 90 derajat.

“Konsep drive membuat solusi ini digunakan pada situasi apa pun yang membutuhkan daya dan tenaga putaran tinggi dengan ruang yang terbatas,” kata Breitfeld. “Terdapat sebuah kebutuhan untuk solusi otomasi kompak untuk tipe tersebut dalam manufaktur pesawat terbang, konstruksi mobil, dan desain power plant.”
Tahapan selanjutnya dalam proyek melibatkan pemasangan robot seberat 60 kilogram pada rail atau platform bergerak, yang mana membuat robot tersebut dapat menjelajah sepanjang kotak sayap dan memasuki tiap ruang.

Platform robot bergerak dikembangkan oleh Fraunhofer Institute for Factory Operation and Automation IFF bagian dari proyek VALERI yang didanai UE bisa jadi opsi yang sesuai. Saat ini, para peneliti IWU menguji desain mekanis dan fungsi kontrol. Sebuah model demonstrasi robot telah direpresentasikan.
Sekarang versi lengkap sistem yang dilengkapi dengan delapan bagian lengan robotik terartikulasi sedang diciptakan. (Bahan diolah dari Automated Assembly of Aircraft Wings tulisan Britta Widmann, Fraunhofer 1/2015)

Simak artikel selanjutnya dengan topik TEKNOLOGI PERAKIT (1)
Begini Cara Merakit Sayap Pesawat Terbang

Incoming search terms:

Advertisement

2 KOMENTAR

Tulis Opini Anda