Teknologi InventAIRy (1)

Robot Terbang Menghitung Kotak

0
2
Gudang masa depan, robot terbang otonom yang dapat menavigasi secara independen dan membawa inventaris di gudang. (Sumber foto/©: Fraunhofer IML)

Dengan menekan sebuah tombol, pekerja dapat mengecek status stok atau mencari barang tertentu tanpa melibatkan usaha pekerja (merepotkan) atau logistik lebih jauh. Gudang butuh solusi aplikatif otomatis.

Gudang masa depan, robot terbang otonom yang dapat menavigasi secara independen dan membawa inventaris di gudang. (Sumber foto/©: Fraunhofer IML)

Bagaimana cara hanya menghitung kotak yang berderet di sebuah ruang gudang? Kita berdiri di sebuah tangga pada ketinggian yang memusingkan kepala dan memegang beberapa lembar kertas dan pulpen kemudian mencatat jumlah deretan kotak itu.

Inventaris pada sebuah gudang besar bisa tampak sangat berbeda pada masa depan yang arti sebenarnya, penghitungan deretan kotak itu dapat dikerjakan dengan terbang. Peletakan dan pencarian stok secara otomatis dengan bantuan robot terbang merupakan tujuan yang dicapai melalui proyek InventAIRy.

Advertisement

“Pelanggan yang terhormat, kami tutup hari ini untuk inventarisasi. Kami akan buka kembali besok, Terima kasih atas pengertiannya.” Siapa saja yang pernah mengalami ini atau membaca pemberitahuan itu dipasang di pintu depan sebuah tempat bisnis atau gudang.

Dibutuhkan sedikit kesabaran sementara banyak orang di dalam gudang sibuk menghitung. Namun, walaupun operasi bisnis tampak berhenti, tetapi sesungguhnya banyak hal yang dilakukan di dalam gudang.

Pengecekan gudang secara manual adalah sebuah bagian integral dari invetarisasi tahunan yang diperlukan sesuai ketentuan. Tak hanya metode tradisional yang memakan banyak waktu, tetapi sebagian besar dari pengelolaan gudang dipaksa untuk berhenti.

Walau saat ini penggunaan luas barcode dan chip RFID menawarkan sedikit bantuan. Biasanya, seluruh proses cenderung mudah mengalami eror dan membutuhkan sumber daya penting yang bisa saja tersebar di banyak tempat. Tak mengherankan, ketertarikan pada solusi aplikatif otomatis serta kontinyu sangat dibutuhkan.

Baca juga :   Cara Kerja Multishuttle Moves® seperti Semut Gantikan Ban Berjalan Konvensional di Gudang

Inventaris saat ini dan kemudian hari

Ketika sampai pada inventaris, Marco Freund cukup familiar dengan masalah yang dihadapi oleh perusahaan ini. Perusahaan spesialis logistik ini memimpin proyek InvenAIRy di Fraunhofer Institute for Material Flow and Logistic IML di Dortmund.

Idenya tentang sebuah inventarisasi optimal adalah sebagai berikut: “Pekerja duduk di mejanya, Tidak banyak yang terjadi pada saat itu. Jadi, dengan menekan sebuah tombol, pekerja dapat mengecek status stok atau mencari barang tertentu tanpa melibatkan usaha pekerja atau logistik lebih jauh.”

Untuk membuatnya menjadi nyata sesegera mungkin, Freund dan koleganya mengembangkan sebuah “sistem pelacakan dengan gerakan dinamis” yang berbeda dengan solusi yang saat ini digunakan dengan satu jalan krusial.

“Saat ini, barang dan palet dapat dikatalogkan secara otomatis, katakanlahvia radio. Chip diletakkan pada produk, dan sebuah antena–biasanya pada lokasi yang tetap–membaca chip saat robot melewatinya. Akan tetapi, pada proyek ini, terdapat cara lain. Chip tetap berada di tempat yakni pada broduk, tetapi antenanya bergerak.”

Tak hanya sedikit,staf inventarisasi diimpikan oleh para ilmuwan adalah robot otonom yang terbang di seluruh bagian dan ruang gudang. (Bahan diolah dari Inventory takes flight tulisan Franziska Kopold, Fraunhofer 2/2015)

Simak artikel selanjutnya dengan topik Teknologi InventAIRy (2)
Menghemat  Waktu dan Uang

Advertisement

Tulis Opini Anda