INVESTASI JEPANG

Proyek di Cikarang Sedot Rp250 triliun

0
20
Kawasan Lippo Cikarang yang akan dikembangkan bersama investor dari Jepang. (Sumber foto/@: ekbis.sindonews.com)

Perusahaan dari Jepang Sanko Soflan Holdings Ltd., membangun berbagai proyek di Cikarang. Di Jepang, grup perusahaan itu bergerak di bidang industri energi dan teknologi, keuangan real estate, transportasi, manufaktur dan asuransi.

Kawasan Lippo Cikarang yang akan dikembangkan bersama investor dari Jepang. (Sumber foto/@: ekbis.sindonews.com)
Kawasan Lippo Cikarang yang akan dikembangkan bersama investor dari Jepang. (Sumber foto/@: ekbis.sindonews.com)

Jawa Barat bakal menyedot Rp250 triliun yang berasal dari kantong 45 investor Jepang yang bergabung dalam Zenkoku Chintai Kanri Business Kyokai yang dipimpin Chairman & President Sanko Soflan Holdings Ltd., Seiichi Takasakhi.

Para investor baru bertemu dengan manajemen grup PT Lippo Cikarang belum lama ini. Kawasan yang dipilih oleh para investor dari Jepang itu memilih Orange County, Cikarang, Jawa Barat.

Advertisement

menurut Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Meow Chong Loh, para investor dari Jepang itu, tertarik menanamkan investasi setelah melakukan kunjungan ke lokasi proyek pada Sabtu tanggal 27 September 2014. Kunjungan bisnis itu segera direalisasikan dalam bentuk investasi. Keyakinan Meow berlandaskan kunjungan dan pertemuan kedua belah pihak sebelumnya.

Orange County yang digarap PT Lippo Cikarang Tbk seluas 322 hektar dan diprediksi bakal menelan dana sekitar Rp250 triliun. Tahap pertama pembangunan dimulai dengan Maxx Box Orange County seluas 6 hektar, yang akan dilanjutkan dengan pembangunan Orange County Business District (OCBD) yang luas totalnya mencapai 13,5 hektar.

Maxx Box Orange County merupakan pembangunan fasilitas Hypermart, Cinemaxx, yang dilengkapi dengan pusat kuliner serta pusat permainan Timezone, Showcase Orange County, serta Japanese School. Orange County diproyeksikan sebagai sentra  bisnis terbesar berkelas dunia di koridor timur Jakarta.

Baca juga :   Masterplan P3EI (Jawa)

Seiichi Takasakhi menuturkan, kedatangan pihaknya di Lippo Cikarang merupakan momen yang tepat untuk berinvestasi di Cikarang.

Saat ini, perusahaan Jepang berkembang pesat dengan komunitas yang semakin bertambah. Untuk mengakomodasi kebutuhan hunian dan gaya hidup mereka, Lippo Cikarang membangun ‘AXIA South Tower’ sebuah hunian berkonsep apartemen servis hasil patungan usaha dengan  beberapa perusahaan besar Jepang.

Pada tahun 2013, Lippo Cikarang telah meresmikan Japanese Small Medium Enterprise Centre (Japanese SME’s Centre). Japanese SME’s merupakan sentra bisnis yang melayani Usaha Kecil Menengah dari Jepang dengan luas area 5,3 hektar. Saat ini sudah beroperasi sekitar 30 perusahaan.

Zenkoku Chintai Kanri Business Kyokai berdiri pada tahun 1991. Selain aktif pada penyedia informasi secara online, perusahaan ini juga mempunyai bidang kontraktorm produk kesehatan, asuransi, manufaktur, energi, dan penggunaan teknologi modern pada bidang usaha agar cepat berkembang. (Sumber: tender-indonesia, dan sumber-sumber lain)

Advertisement

Tulis Opini Anda