INDUSTRI MILITER

Pindad Produksi 200 Panser dan Leopard di Bandung

18
60

Kemampuan industri militer dalam negeri terbukti telah mampu menghasilkan produk unggulan.  Dengan berkiblat ke Eropa dan NATO (North Atlantic Treaty Organization),  Indonesia mampu menghasilkan amunisi,  senapan bahkan  kendaraan perang.

130429-03a

Di Indonesia,  kemampuan ini hanya dimiliki oleh PT Pindad (Persero).  Diproduksi di Bandung Jawa Barat,  BUMN (Badan Usaha Milik Negara) itu  telah memproduksi hampir 200 unit panser jenis Anoa 6×6 dan mobil perang lainnya.

Advertisement

Bahkan yang terbaru,  Pindad mampu memproduksi Humvee dan akan meluncurkan tank versi Indonesia. Apa saja kendaraan perang produksi Bandung?

1. Komodo
Sejak  tahun 2010 Pindad telah mengembangkan mobil tempur versi ringan yang bernama Komodo.  Disain dan konsep Komodo,  mengacu pada mobil perang ringan jenis Humvee buatan Amerika Serikat dan Sherpa buatan Prancis.

Pada 2012,  mobil tempur versi ringan ini,  mulai diperkenalkan kepada publik.  Dibandrol mulai harga Rp2 miliar hingga Rp3 miliar per buah,  mobil perang ini,  telah diproduksi 5 unit dan digunakan oleh kesatuan Kopassus (TNI) dan Brimob (Kepolisian RI).

Salah satu variannya ialah Battering Ram atau varian Pendobrak.  Jenis ini  digunakan untuk pertempuran khusus dan aktivitas anti teror.  Mobil yang dipesan secara khusus oleh Kopassus itu  mampu menabrak tembok setebal 30cm dan dikendarai saat gelap karena menggunakan sistem night vision camera.  

Kendaraan ini juga,  dilengkapi dengan peralatan elektronik dan komunikasi super canggih mendukung operasi khusus.  Varian Komodo 4X4 antara lain, APC,  Command,  Recon,  Ambulance,  Battering Ram,  Cannon Towing, dan Rocket Launcher.

2. Anoa
Anoa 6X6 merupakan panser buatan Pindad yang telah diproduksi hampir 200 unit.  Kendaraan tempur yang didisain 6 varian itu  mengadopsi panser VAB buatan Prancis.  Kendaraan yang awalnya diragukan kehandalannya  kini telah menjadi idola bagi militer di Indonesia.

Bahkan militer negara tetangga,  Malaysia dan Singapura mulai melirik panser yang dibuat dan dirancang oleh tenaga ahli Pindad di Bandung.  Dibandrol mulai harga Rp8 miliar per unit,  Anoa telah dirancang sebanyak 7 varian yakni varian ambulance,  angkut personel (APC),  komando,  logistik BBM,  logistik munisi,  dan mortir 80 carrier.

3. Water Canon
Pindad juga telah memproduksi mobil perang tipe water cannon.  Dengan kosep mobil penyemprot air untuk tujuan menangani kerusahan atau huru-hara,  Pindad memproduksi dan merancang kendaraan water canon untuk kepolisian.

Mobil yang bisa diawaki oleh 4 orang itu  mampu menembakkan air hingga jarak 70 meter.  Dilengkapi dengan kamera khusus,  water canon mampu menyemprotkan busa anti api (bom molotov) dan gas air mata.

4.Tank
Meskipun belum diluncurkan secara resmi,  Pindad telah mampu menghasilkan prototype tank varian light (ringan).  Mengacu pada tank jenis Scorpion,  Pindad siap memproduksi panser dengan model roda rantai ini.

Pindad juga sedang merancang tank tipe medium.  Tank ini,  mengadopsi pada tank Marder buatan Jerman.  Meskipun hanya akan memproduksi tank tipe ringan dan medium,  namun Pindad mampu melengkapi mobil perangnya dengan meriam untuk tank tipe berat (heavy) seperti Leopard.

Humvee versi Pindad si ‘Komodo Perang’ 

130429-03b

Pindad mulai merancang dan mengembangkan kendaraan tempur taktis mirip Humvee buatan Amerika Serikat (AS) sejak 2010.  Dengan nama Komodo,  kendaraan perang ini dirancang sangat modern nan lincah.

“Kalau kelas rantisnya seperti itu,  baik rantis buatan Amerika atau Prancis,  itu mirip-mirip.  Secara ergonomis dan taktis,  memang dibutuhkan dimensi seperti itu,” tutur Kepala Departemen Produksi II (Divisi Kendaraan Khusus),  Hery Mochtady.

Direktur Utama Pindad,  Adik Soedarsono menuturkan, produksi Humvee versi Indonesia ini,  bermula ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menantang Pindad untuk membuat kendaraan versi Humvee yang telah dibeli TNI dari Prancis.

“Kita sudah beli dari Prancis.  Presiden bilang,  Pindad bisa nggak bikin seperti ini.  Kita bisa bikin dan kembangkan.  Kita pakai komponen lokal kecuali drive line-nya.  Dari mesin sampai putaran ke ban,” papar Adik.

130429-03c

PT Pindad pun akan meluncurkan kendaraan tempur roda rantai atau tank.  Tank yang rencananya akan dirilis merupakan tank tempur tipe ringan atau light dan medium versi Indonesia.  Hal disampaikan Kepala Departemen Produksi II (Divisi Kendaraan Khusus),  Hery Mochtady.

“Kalau light tank kita sudah punya prototype awal.  Kalau medium kita masih tahapan konsep disain atau mematangkan desainnya seperti apa sih,” tutur Hery.

Untuk konsep tank versi light,  Pindad mengadopsi tenologi dan disain tank jenis Scorpion buatan Inggris.  Nantinya,  tank ini,  akan dikendalikan oleh tiga orang yakni bertindak sebagai commandergunner, dan driver.

“Kalau light tank itu skala scorpion,  kalau medium itu skala dengan murder yang akan kita kembangkan.  Kalau kelas heavy seperti leopard sepertinya kita belum.  Itu terlalu berat.  Kita lebih cocok di medium tapi persenjentaan kita bisa pakai misil anti tank atau pakai 105 kaliber besar,” tambahnya.

Meskipun akan mengembangkan 2 tipe tank yakni tipe light dan medium.  Kemampuan senjata,  tetap bisa ditingkatkan atau mengadopsi kemampuan heavy tank seperti Leopard.

“Teknologi sudah berkembang,  tank medium pun mampu membawa senjata dengan kaliber besar,” sebutnya.

Untuk komponen,  Hery mengakui,  pihaknya di Pindad tetap memprioritaskan komponen lokal.  Namun,  saat komponen tersebut tidak dijual atau dikembangkan di dalam negeri,  pihaknya baru membeli dari luar negeri.

“Tapi secara realistis,  kita masih terbatas untuk power packengine,  transmisi,  dan cooling.  Kita belum ada yang supply.  Kalau senjata kaliber besar,  kita masih impor karena di dalam negeri belum ada.  Tapi kita usahakan,  setiap kegiatan development.  Kalau terpaksa dengan buatan luar negeri,  kita harus melakukan TOT (transfer of technology),  apa yang bisa kita ambil dari sana.  Minimal kita tahu,  konsep disain dan kalkulisinya seperti apa,” tegasnya. (Sumber: tender-indonesia.com)

Incoming search terms:

Advertisement

18 KOMENTAR

  1. Sudah sewajarnya Republik Indonesia memproduksi peralatan tempur yang harus lebih canggih.mengingat kondisi strategis bangsa ini terdiri kepulauan kepulauan. Ingat, bahan bahan sudah ada semua di negeri tercinta ini, cuman dibutuhkan SDM yang jujur jujur saja dalam mengelola dan me manage . Tempatkan SDM bangsa sendiri jangan sampai lari keluar negeri , hargai SDM cerdas bangsa kita ini dengan penggajian yang seimbang supaya mereka merasa dihargai ilmu dan pengetahuannya di negeri sendiri. ayolah sudah waktunya kita berbenah diri membangun bangsa ini dengan teknlogi yang handal supaya tidak ada lagi negeri tengu yang menghina kita. Merdeka !!!!!!!!!

    • Terima kasih mas Bambang, maaf telat membalas pendapat. Semoga anak-anak muda kita makin menyadari potensinya untuk membangun tanah air tercinta yang kaya luar biasa–pemberian Tuhan. Ajak teman-teman bergabung dengan mmINDUSTRI. Salam

  2. Maju terus……..Pindad sendiri merupakan perusahaan manufaktur yang menyediakan berbagai produk mesin seperti generator, senjata, kendaraan tempur, amunisi untuk militer. ….HEBATTT

  3. maju terus pindad seharus nya ngara ini membuka mta lebar2 knapa mau bli peralatan perang hrus kngara luar apa tidak lihat banak anak bgsa yg jenius ,mungkin kalau ngara memberi dana k pada pindad atau atas nama anak bangsa mungkin pindad pesawat ufo pun di buat tapi ngara hanya pejam mata negara kta d tindas oleh ngara kecil malasia saya malu sebagai warga kta hanya pejam mata dbuat malasia ….saya menyokong penuh pindad sampai jiwa raga saya saya menyokong ,,smoga pindad menjadi ujung tombak negara untuk prtahanan ngara tercinta ini…….buka lah mata wahai negara ku beri dana buat indad biar kokoh ngara kita ini…..

    • Terima kasih atas tanggapan mas Didi. Kita prihatin jika pihak asing menguasai aset dan negara kita yang potensinya luar biasa kaya, pemberian Tuhan. Oleh karena itu, kita–utamanya teman-teman yang masih muda harus bertekad bekerja keras dan cerdas menjadi pahlawan nasional. Selamat hari pahlawan. Tolong ajak teman-teman menjadi anggota Newsletter mmINDUSTRI. KIta akan membuat suatu komunitas mmINDUSTRI suatu saat. Salam

  4. Salut buat PINDAD … maju terus kami doakan supaya semakin banyak yang tertarik (termasuk pemerintah Indonesia sendiri) dengan produk PINDAD agar wadah ini semakin eksis di Dunia persenjataan, kita doakan juga agar ada cukup dana untuk litbangnya … saya lihat orang-orang PINDAD pinter-pinter semua sayang kalau tidak didanai … semoga ada yang tergerak untuk pendanaan research developmentnya …. maju terus kamu bisa …

  5. Twerima kasih atas tanggapan. Bangsa kita memang bisa membangun di atas kaki sendiri. Banyak putra-putri Indonesia yang sangat pandai, cerdas, dan arif, asalkan dimanfaatkan di tempat/bidang yang tepat. Silakan share media kita ini kepada teman-teman ya.

  6. MANTAP, DAN TERUS BERKARYA. JADILAH PERUSAHAAN YANG KELAS DUNIA DAN MENYUMBANG DEVISA YANG BANYAK BUAT NEGARA INDONESIA. TERUSLAH BERKARYA DAN JANGAN TAKUT UNTUK MEMBUAT YANG BARU DAN TERBAIK BUAT BANGSA, TENTUNYA MELALUI RISET YANG BERKESINAMBUANGAN

  7. Mantab pindad & TNI maju terus bikin karya dan inovasi baru untuk kemandirian Alutsista negara kita…
    Sebagai studi komparasi bisa juga nih belajar dari keungulan Panser FNSS WAV 8×8 buatan Turki
    bisa diliat di sini : http://www.youtube.com/watch?v=EeHkldcQjao

    Dia punya kelebihan al: suspensi independen, bisa nyebrang selokan 200 cm, bisa naik rintangan hingga 80 cm, bisa menanjak sampe 60 derajat, so bisa juga menyebrangi sungai …alias kedap air… dll
    pokoke gak rugi dah, kl Pindad bs kerjasama dg FNSS Turki…bikin Panser atw Tank bersama

    Bravo untuk Independesi dan Kemandirian TNI….

    • Terima kasih mas Ade, negara kita memang hebat. Sayangnya masih banyak orang yang kurang menghargai karya anak-anak bangsa sendiri. Ikuti dan bantu kasih tahu kepada jaringan mas untuk menjadi member Newsletter agar mendapatkan info-info terbaru dari mmindustri.co.id. Salam, redaksi mmINDUSTRI

  8. Sebagai anak bangsa tentu saya bangga negaranya kuat dan di segani…salah satu caranya tiada lain mampu membangun kekuatan dengan tangan sendiri tanpa harus tergantung dari negara lain…sukses buat pindad yang telah mampu memproduksi berbagai peralatan perang…Lihat koere utara maju dengan kemampuan anak negerinya..dan banyak negara lain …mengapa kita tidak…maju terus pindad…kami tunggu karya mu…maju indonesiaku…jayalah bangsaku.

Tulis Opini Anda