PENGURANGAN EMISI

Pertarungan Walikota Se-Dunia

0
2

Hampir semua kota di dunia menghasilkan CO2 zat yang berbahaia bagi manusia. Apa yang disepakati 137  walikota dari berbagai penjuru dunia melalui Pakta Mexico City?

140313-02a

Untuk pertama kalinya di dalam sejarah, banyak orang yang hidup di kota-kota dari pada di desa pada tahun 2007. Akan tetapi, di Amerika Latin, justru saat-saat yang menentukan itu telah dicapai pada tahun 1960-an.

Advertisement

Lebih dari 80 persen orang di Amerika Latin hidup di area-area perkotaan. Indeks Kota Hijau Amerika Latin, berdasarkan hasil  sebuah penelitian yang dilakukan bekerja sama antara Siemens dan Economist Intelligence Unit (EIU), menghadapi tantangan-tantangan dan kesempatan-kesempatan yang berhubungan dengan pembangunan di segala sektor.

Hasil penelitian tersebut dipresentasikan pada November 2010 di Mexico City. Penelitian itu mengujikan ketahanan lingkungan hidup di 17 kota dengan populasi yang melebihi satu juta di delapan negara Amerika Latin. Temuan yang paling penting dicatat adalah bahwa kota-kota tanpa suatu strategi jangka panjang yang terintegrasi mendapatkan peringkat di bawah rata-rata.

Sebuah contoh positif yang mengesankan tentang ketahanan tersebut ditawarkan oleh kota Curitiba di Brasil, yang diberi nama kota Amerika Latin “terhijau”, yang melampaui kota-kota lainnya karena pendekatan jangka panjangnya.

Selama lebih dari 40 tahun, Curitiba telah mencapai suatu strategi untuk pengaturan perencanaan lalu-lintas dan pertumbuhan perkotaan secara efektif.

Kesepakatan walikota se-dunia

“Kenyataan bahwa warga Curitiba secara aktif berpartisipasi di dalam proses politik telah memainkan suatu peranan yang besar di dalam pencapaian-pencapaian kota,” kata Walikota Curitiba, Luciano Ducci, ketika dia berada di Mexico City saat ikut  menandatangani  Pakta Mexico City bersama 137 orang walikota lainnya dari seluruh dunia.

Sesuai dengan kesepakatan, pakta tersebut mewajibkan para walikota –sedunia  yang telah menandatangani Summit on Climate harus bekerja keras untuk mengurangi emisi gas rumah kaca—sebagai bagian dari Pertemuan Iklim Walikota Dunia di Mexico City yang menjadi tolok ukur ideal dari kesepakatan tersebut. Sebagai contoha adalah perlindungan lingkungan hidup yang konsisten dari ibukota Mexico untuk yang menjadi acuan bagi pengaturan di seluruh dunia.

Baca juga :   Air Limbah Menjadi Penyubur Tanah

Pada hari penandatanganan pakta tersebut, Pedro Miranda, kepala dari proyek Siemens Satu yang mengkonsolidasikan kegiatan-kegiatan pembangunan perkotaan yang mapan pada Grup Siemens, mengatakan,

“Perjuangan menyelamatkan iklim di bumi pastilah terus berjalan dan menang di kota-kota dunia, karena kota-kotalah yang bertanggungjawab atas sekitar 80 persen pembuangan CO2 buatan manusia.”

Menggunakan teknologi modern adalah suatu keharusan jika ingin mengurangi emisi CO2 dari kota-kota. Pengembangan itu bisa dilihat di Amerika Latin. Siemens telah memberikan teknologi-teknologi termutakhir untuk membantu Buenos Aires dan Lima sebagai contohnya, untuk mengembangkan jaringan rel mereka.

Siemens juga mendukung pasokan energi nasional Brasil dengan instalasi dari suatu sistem pengaturan energi yang baru bagi Rio de Janeiro, Brasilia, dan kota-kota lain yang akan menjadi komponen pertama pada sebuah jaringan pintar Brasil masa depan.

Contoh-contoh ini mengilustrasikan bahwa produk-produk dan pelayanan-pelayanan dari Portofolio Lingkungan Hidup Siemens sedang digunakan tidak hanya di negara-negara industri yang sangat berkembang tetapi juga di dalam sebuah kenaikan jumlah dari pasar yang sedang tumbuh di Amerika Latin.

Kepentingan ekonomis di negara-negara yang berada di Amerika Latin akan bertumbuh secara pasti  di dalam beberapa tahun mendatang, yang sejalan dengan pertumbuhan penduduk. (Bahan diolah dari tulisan Andreas Kleinschmidt; Pictures of the Future/Siemens)

Advertisement

Tulis Opini Anda