Persamaan Radar dan Kelelawar

0
5
Radar yang disebut W-band dilengkapi dengan tiga canel atena pemancar dan lensa elektrik (Foto/@: Fraunhofer IAF).

Mata manusia tidak bisa melihat tembus kayu, tripleks, atau plastik. Kini sebuah radar pendek yang dirancang sedemikian sehingga pola kerjanya memungkinkannya mampu melihat yang tidak dapat dilihat kasat mata. Sektor industri, medis, dan penerbangan sangat membutuhkan radar ini.

Radar yang disebut W-band dilengkapi dengan tiga canel atena pemancar  dan lensa elektrik (Foto/@: Fraunhofer IAF).
Radar yang disebut W-band dilengkapi dengan tiga canel atena pemancar dan lensa elektrik (Foto/@: Fraunhofer IAF).

Dengan sensor gelombang berukuran millimeter dapat menembus bahan-bahan yang tidak transparan dengan panjang gelombang optik. Sensor tersebut memindahkan sinyal-sinyal di dalam cakupan frekuensi tinggi di antara 75 dan 110 Gh dan mempunyai banyak aplikasi berbeda yang mungkin, mulai dari keselamatan dan logistik penerbangan hingga teknologi medis dan sensor untuk industri.

Contohnya, teknologi radar merupakan perlengkapan yang ideal untuk pendaratan helikopter karena mampu mengukur pergerakan pesawat dengan tepat dan ketinggiannya dari tanah, tanpa menghiraukan kondisi-kondisi yang tidak menyenangkan seperti awan salju, debu, atau asap.

Advertisement

Para peneliti di Fraunhofer Institutes for Applied Solid State Physics IAF, Manufacturing Engineering and Automation IPA, and Reliability and Microintegration IZM telah bekerja sama untuk mengembangkan sebuah radar yang pendek dan hemat biaya. Radar itu dapat mengenali benda-benda kecil pada suatu jarak meskipun di dalam kondisi pandangan yang tidak baik. Sistem tersebut bisa digunakan di dalam berbagai situasi di mana teknologi-teknologi sensor lainnya gagal dalam hal menghitung suhu-suhu yang tinggi atau penglihatan yang terbatas. Berbeda dengan pemindai sinar-x, radar ini tidak membahayakan  kesehatan. Radar ini bekerja dengan sinar-sinar bergelombang pendek di dalam hitungan millimeter, dan mempunyai kekuatan transmisi 10 miliwatt, yang bisa dibandingkan dengan cakupan hingga 1000 miliwatt dari sebuaht elepon seluler.

Baca juga :   Gunakan Bahan Bangunan dan Beton Daur Ulang

Sistem ini bisa dibandingkan dengan seekor kelelawar, karena radar tersebut mengeluarkan sinyal-sinyal yang dipantulkan oleh benda-benda yang diamati. Dengan bantuan dari perhitungan-perhitungan numerik, transmisi dan penerimaan sinyal-sinyal tersebut bisa dibandingkan satu dengan yang lainnya. Perbandingan ini memungkinkan untuk penentuan        jarak, ukuran, ketebalan dan kecepatan dari suatu benda. (Sumber: Fraunhofer.de/magazine)

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda