SISTEM DISTRIBUSI DAYA

Perangkat Lunak Perencanaan Hemat Energi

0
31

Bagi para pelaku industri energi, perlu memerhatikan perencanaan sistem distribusi daya yang lengkap, efisien dan aman. Bahan tulisan ini diambil dari presentasi  Krishnamoorthi Srinivasan Kepala Pusat Kompetensi Konsep Totally Integrated Power Siemens di India  pada sebuah seminar yang diselengarakan oleh PT Siemens Indonesia dan Himpunan Ahli Elektro Indonesia di Jakarta belum lama ini. Tulisan ini merupakan bagian pertama dari 3 seri. Redaksi.

130717-03a

Power supply merupakan “arteri penting” dari semua instalasi listrik seperti bangunan industri, infrastruktur, dan bangunan perkantoran. Kebutuhan dasar distribusi tenaga listrik memerlukan keandalan, efisiensi, dan aman dari gangguan.

Advertisement

Harapan dan tuntutan yang lebih tinggi ditempatkan pada disain sistem power, sedini mungkin di dalam tahap perencanaan, seperti keamanan yang tinggi, fleksibilitas di sepanjang siklus hidup energi, investasi modal yang rendah (efisien), kekompakan, rendahnya tingkat biaya operasi, biaya operasi dan pemeliharaan, rendahnya tingkat pencemaran lingkungan, integrasi sumber energi terbarukan dan lain-lain.

Kita perlu memerhatikan koordinasi produk individu dansistem—dalam distribusi daya setiap kali daya itu bersumber dari beberapa pemasok. Hal itu bisa  menimbulkan kekhawatiran seperti kesulitan selama mengintegrasikan sistem yang berbeda, masalah kompatibilitas, dan keterlambatan penyelesaian proyek. Hal itu menyebabkan terjadi biaya tambahan atau kita terpaksa kompromi beberapa kebutuhan riil di lapangan.

Sejak ditemukannya konsep Totally Integrated Power yang mengarahkan semua tantangan di atas maka pendukung perencanaan distribusi daya lengkap lebih  efisien dan aman. Dengan penawaran yang terpadu itu memastikan integrasi produk dan sistem, ketersediaan pembangkit tingkat tinggi, manajemen proyek yang efisien, peningkatan produktivitas, menjamin pabrik atau bangunan operasi, dan pemeliharaan bebas masalah.

Selain itu, membentuk dasar yang kuat untuk memungkinkan manajemen  energi—efektivitas  biaya dan penampilan meyakinkan dari bangunan atau sistem otomasi industri. Mari memahami penjelasan berikut ini yakni setiap elemen kunci, konsep yang menarik, merupakan solusi, dan inovasi.

1. Alat software perencanaan

Pentingnya Fase Perencanaan dalam proyek: Fase perencanaan proyek adalah salah satu tahapan yang paling penting dan mendesak dalam siklus proyek karena menawarkan potensi besar untuk optimasi biaya proyek seperti ditampakkan pada  Gambar 1.

Gambar 1: Potensi optimasi pada beberapa tahapan proyek.
Gambar 1: Potensi optimasi pada beberapa tahapan proyek.

Merupakan hal yang bijaksana untu mekelakukan rincian yang diperlukan (baik teknis dan komersial) selama tahap perencanaan sehingga secara optimal merancang sistem lengkap dengan mempertimbangkan beberapa aspek penting seperti investasi modal, biaya operasi,  kemudahan operasi dan pemeliharaan, keselamatan operasional dan efisiensi energi.

Perangkat lunak cerdas dan efisien untuk perencanaan dan perancangan distribusi daya: Saat ini, ada perencanaan perangkat lunak seperti disain SIMARIS yang membantu konsultan/disainer dalam proses perencanaan.

Gambar 2: Perangkat lunak perencanaan
Gambar 2: Perangkat lunak perencanaan

Piranti-piranti software sangat akrab dengan pengguna serta dapat dengan mudah dan nyaman dioperasikan karena langsung berhadapan dengan penggunadan fungsi intuitif. Piranti ini juga memiliki pilihan yang sangat baik untuk mengedit grafis single line diagram atau diagram jaringan.

Keuntungan dan manfaat perencanaan perangkat lunak: Perangkat lunak perencanaan membuat perancangan sistem distribusi tenaga listrik menjadi mudah, cepat dan aman. Ini membantu mengurangi biaya dan waktu dalam perencanaan keseluruhan.

Dengan pengetahuan dasar dan kecerdasan yang melekat membantu dalam perancangan sistem distribusi listrik yang optimal. Tentu saja dengan mempertimbangkan semua aspek keselamatan (keselamatan switchgear dan operator) yang mengacu pada produk internasional terbaru dan standar keselamatan. Dengan demikian, perencana dapat lebih berkonsentrasi pada kegiatan inti seperti menyusun konsep, layout, beban segregasi, aplikasi dan lain-lain

Fitur cerdas perangkat lunak perencanaan

Dengan hanya mendaftar beban sebagai masukan dasar perangkat lunak perencanaan membantu dalam perhitungan otomatis beberapa parameter listrik seperti berikut:

  • Single line diagram, spesifikasi dan daftar bahan
  • Tingkat patahan dan perhitungandrop tegangan
  • Studi aliran beban dan penjadwalan kabel
  • Estimasi kapasitas sumber energi (misalnya transformer, generator diesel dan lain-lain)
  • Pilihan switch gear secara optimal
  • Keseimbangan energi (kompensasi atas kapasitas)
  • Selektivitas dan atau back-up studi perlindungan
Baca juga :   Switchboard Cerdas dan Tahan Gempa
Gambar 3: Screen shot  perangkat lunak perencanaan
Gambar 3: Screen shot perangkat lunak perencanaan
Krishnamoorthi Srinivasan
Krishnamoorthi Srinivasan

Perangkat lunak itu menghasilkan laporan yang tersedia di MSword, Excel,Aacrobat (pdf.), AUTOCAD (dwf, DWG). Informasi di atas memfasilitasi jaringan mengoptimalkan efisiensi energi sebagai awal selama tahap perencanaan. Perangkat lunak ini dapat digunakan di seluruh siklus proyek, mulai dari investasi—perencanaan dan instalasi untuk operasional. (Bersambung dengan judul: Portofolio Distribusi Daya Sesuai Switchgear Tegangan Menengah)

[divider]

Siemens dan HAEI Membahas Efisiensi Kelistrikan Gedung

Pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk yang pesat  tidak sebanding dengan penyediaan energi. Oleh karena itu, kita harus lebih kreatif dan inovatif mengelola dan menggunakan energi seefektif dan seefisien mungkin.

Sujatmo Gojali (kanan) dari Unit Low Voltage PT Siemens Indonesia dan Surya Fitri general manager bisnis Unit Low Voltage memerhatikan produk ACB. (Foto: PT Siemens Indonesia)
Sujatmo Gojali (kanan) dari Unit Low Voltage PT Siemens Indonesia dan Surya Fitri general manager bisnis Unit Low Voltage memerhatikan produk ACB. (Foto: PT Siemens Indonesia)

Meningkatnya kebutuhan energi akibat bertambahnya jumlah rumah, beragam bangunan komersial—pusat perbelanjaan, perkantoran, hotel dan hunian bertingkat, bangunan pendidikan lainnya serta industri, telekomunikasi, dan data center—serta kawasan industri lainnya.

Untuk membantu para pengguna energi, PT Siemens Indonesia menggandeng Himpunan Ahli Elektro Indonesia (HAEI)—salah satu asosiasi Profesi pelaku teknis di bidang perencanaan teknik elektro, dan yang telah terakreditasi pada Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional–mengadakan seminar teknik tentang solusi kelistrikan terpadu untuk bangunan komersial.

Para peserta seminar adalah anggota himpunan dan kalangan sektor industri dan kelistrikan. Sujatmo Gozali selaku pimpinan unit bisnis Low Voltage dari PT Siemens Indonesia mengatakan bahwa portofolio produk dan solusi terpadu distribusi daya listrik yang lengkap serta komprehensif dari Siemens mampu menyediakan solusi menyeluruh dari satu sumber bagi sektor komersial dan industri.

Kelengkapan portfolio produk dan solusi itu  didukung oleh pelatihan dan dukungan teknis serta ketersediaan purna jual. Konsistensi, modularitas dan kecerdasan komponen dan sistem yang ditawarkan memiliki banyak keuntungan sepanjang waktu penggunaan. Oleh karerna itu, Siemens menyediakan produk-produk  yang dikembangkan sesuai dengan standar internasional  memiliki disain tren dan fungsi yang inovatif berkualitas tinggi.

Bertindak sebagai nara sumber adalah Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE –selaku  pakar di bidang teknik elektro, penghematan energi, perencanaan dan pengoperasian reaktif sumber daya untuk perbaikan stabilitas dan minimalisasi harmonic. Topik yang dikemukakan adalah  Peran Energi Terbarukan: Solusi dari Efisiensi Energi dan Ramah Lingkungan pada Bangunan Gedung Modern.

Sedangkan pembicara teknis dari Siemens adalah  Krishnamoorthi Srinivasan, Kepala Pusat Kompetensi dari Konsep Totally Integrated Power Siemens di India, Martin Schubert Manajer Pengembangan Produk Low Votage dari Siemens Jerman yang menyajikan Komponen Medium dan Low Voltage dari Siemens.

Saat berlangsung seminar, Siemens  memamerkan demo produk Komponen Panel Listrik Tegangan Rendah—seperti ACB, MCCB, MCB, ELCB, Power Meter, Contactor, Thermal Overload Relay, Soft Starter—serta Panel Listrik Tegangan Menengah seperti Vacuum Circuit Breaker. Produk Komponen Panel Listrik Tegangan Rendah dan Menengah  merupakan kebutuhan utama dari sistem kelistrikan di setiap gedung maupun industri. Beberapa perusahaan  kelistrikan—termasuk anggota Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia juga menggelar produk yang hemat listrik.

Ketua Umum HAEI Mas’ud Dohim, MM, AUt.  berharap agar dapat meningkatkan pemahaman terhadap pentingnya kompetensi—mengetahui produk-produk yang di pasaran secara baik dan benar bagi semua anggota HAEI, masyarakat, dan praktisi yang memiliki profesi keilmuan di bidang elektro.

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda