LITHIUM-ION (1)

Penyimpan Energi Luar Biasa

0
7
Baterai lithium-ion tergolong pengguna teknologi yang relatif muda. Namun, baterai ini ditemukan di hampir setiap perangkat mobile yang kita gunakan sekarang ini.

Baterai lithium-ion tergolong pengguna teknologi yang relatif muda. Namun, baterai ini ditemukan di hampir setiap perangkat mobile yang kita gunakan sekarang ini.

Baterai lithium-ion tergolong  pengguna teknologi yang relatif muda. Namun, baterai ini ditemukan di hampir setiap perangkat mobile yang kita gunakan sekarang ini.
Baterai lithium-ion tergolong pengguna teknologi yang relatif muda. Namun, baterai ini ditemukan di hampir setiap perangkat mobile yang kita gunakan sekarang ini.

Baterai adalah jantung kehidupan banyak produk/benda. Baterai dapat menyalakan mobil kita, memberi daya untuk pacemaker—alat kecil yang ditaruh dalam dada atau perut untuk membantu mengontrol detak jantung yang tidak normal—dan memungkinkan kita dapat berkomunikasi dengan menggunakan smartphone dan tablet.

Baterai juga merupakan teknologi kunci untuk electromobility dan ekonomi energi baru, yang berarti penyimpanan energi kimia ini tak lama akan harus meningkatkan kehebaran baterei. Para ilmuwan sudah mulai mempelajari baterai generasi berikutnya.

Advertisement

Jika Anda memiliki smartphone, bor tanpa kabel atau tablet maka Anda pasti memiliki baterai lithium-ion. Beratnya ringan, namun sangat bertenaga besar dan tak terpengaruh oleh efek memori.

Baterai lithium-ion diluncurkan oleh Sony ke pasar pada tahun 1991. Meskipun lithium-ion tergolong teknologi yang relatif muda, namun baterai ini ditemukan di hampir setiap perangkat mobile yang kita gunakan sekarang ini.

Ribuan sel lithium-ion bahkan digunakan untuk memberi daya mobil sport elektrik Tesla. Baterai lithium-ion yang lebih canggih juga dianggap sebagai komponen utama mobil elektrik.

Baterei ilithium-ion pada masa yang akan datang menjanjikannya seperti yang Anda kira. Lux Research memprediksikan bahwa pasar baterai lithium-ion akan berkembang hingga hampir lima puluh persen dalam lima tahun ke depan (tahun 2019). Penghasilan lebih dari US$28 miliar yang didapat pada tahun 2014 diperkirakan akan naik hingga US$41 milIar pada tahun 2018.

Para ahli percaya bahwa kecintaan manusia pada perangkat mobilelah sebagai faktor utama yang mengangkat meningkatnya permintaan atas baterai lithium-ion. Namun, potensi perkembangan dalam area ini dihalangi oleh electromobility: pasar untuk baterai lithium yang digunakan untuk sepeda elektrik dan mobil hybrid plug-in (bertenaga listrik) diperkirakan akan naik sebanyak 22 persen setiap tahun, dan untuk kendaraan hybrid pertumbuhan itu naik pesat hingga 34 persen.

Baca juga :   WhatsApp: RI Strong Market in Usage, Growth
Seri lempengan-lempengan tipis dengan kekuatan baterai lithium yang tinggi dengan elemen yang           menghamburkan panas. (Sumber foto/@: Fraunhofer ISIT)
Seri lempengan-lempengan tipis dengan kekuatan baterai lithium yang tinggi dengan elemen yang
menghamburkan panas. (Sumber foto/@: Fraunhofer ISIT)

Harganya masih mahal

Satu kelemahan besar baterai lithium-ion sekarang ini adalah: mahal. Saat ini, baterai lithium-ion yang didesain untuk memberi daya pada kendaraan elektrik lebih mahal daripada beberapa mobil compact (mobil kecil dengan standar ukuran tertentu).

Akan tetapi, harga tingi itu akan berubah menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh konsultan manajemen McKinsey. Para ahli memprediksikan bahwa kemajuan teknik, proses manufaktur yang lebih baik, dan margin yang lebih rendah akan menurunkan harga .

Sebelum kita mampu melengkapi mobil dengan paket daya ini sebagai standar, beberapa masalah harus diatasi terlebih dahulu. Selain menyimpan lebih banyak daya, baterai masa depan juga harus aman, ringan dan kuat.

“Baterai juga akan harus tahan lebih lama dan berfungsi dengan baik dalam suhu tinggi maupun rendah,” tambah Dr. Jens Tubke dari Frauhofer Institute for Chemical Technology ICT di Pfinztal di dekat Karlsruhe. Dr. Tubke adalah ahli dalam bidang elektrokimia dan juru bicara untuk Fraunhofer Battery Alliance, di mana 19 institusi telah bergabung untuk menyatukan keahlian mereka dalam penelitian dan pengembangan baterai.

Banyak kerja sama penelitian batarei lithium-ion yang difokuskan untuk meningkatkan kekuatan baterai lithium-ion agar baterai bisa sepenuhnya memenuhi spesifikasi yang disebutkan sebelumnya. Para ahli juga meneliti baterai dan sistem baterai generasi berikutnya, dan bahkan baterai yang pada akhirnya akan lebih baik dari produk-produk ini. (Bahan diolah dari Power reloaded tulisan Birgit Niesing, Fraunhofer)

Simak artikel terkait dengan topik lithium-ion (2)
Elektrolit Menjadi Glass Elektrolit

Advertisement

Tulis Opini Anda