INVESTASI

Mobil Toyota Buatan Indonesia Makin Mendunia

2
306
Pabrikasi Toyota di pabrik. (Sumber foto: http://www.tender-indonesia.com/)

Kalau pemerintah Sumatera Utara dapat  mengatasi krisis listrik dan melengkapi infrastruktur,  PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia  akan segera membangun pabrik baru di dekat Medan.

Pabrikasi Toyota di pabrik. (Sumber foto:  http://www.tender-indonesia.com/)
Pabrikasi Toyota di pabrik. (Sumber foto: http://www.tender-indonesia.com/)

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia  akan membangun pabrik di   daerah  dekat Medan ibukota  Sumatera Utara (Sumut). Menurut Direktur Sumber Daya Manusia PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Erward Otto Kanter pihaknya   sedang melakukan penjajakan untuk membangun pabrik baru  di Sumut. Alasannya, upah pekerja di Jawa terus naik membuat manajemen perusahaan ini berpikir untuk ekspansi luar Jawa seperti Sumut.

Kendala di Sumut  seperti kekurangan energi dan  infrastruktur yang belum bagus  harus segera diatasi agar pabrik yang direncanakan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia  segera dibangun.

Advertisement

Mengenai ketersediaan lahan, menurut Erdward, tidak menjadi masalah di Sumut. “Lahan di Sumut  luas dan tak rumit mendapatkannya,” katanya. Pembangunan pabrik, lanjut Erdward, sedang dalam proses penjajakan. “Kami belum bisa memastikan kapan waktunya, sekarang masih dalam penjajakan,” kata dia.

Sementara itu,  Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Irianto Simbolon,   mengajak PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia  agar segera membangun pabriknya di luar Jawa seperti  di Sumut. Sedangkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumut, Bukit Tambunan, mengatakan, yang terpenting PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia   segera membangun pabriknya  di Sumut maka Pemprov Sumut pasti mendukungnya dengan penuh.

140519-01b

Ekspor Toyota buatan Indonesia meningkat
Semenatara itu, semakin banyak mobil buatan Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang diekspor dan diminati oleh konumen di sejumlah negara. Ini membuktikan mobil Toyota buatan Indonesia sudah diterima dan makin digemari masyarakat, tidak hanya domestik, tapi juga luar negeri.

“Dulu sebagian besar masyarakat dunia, bahkan di Indonesia, hanya mau mobil (Toyota) buatan Jepang,” kata Wakil Presdir PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Warih Andang Tjahjono seperti dikutip ANTARA News.
Pada tahun  2013, Toyota Indonesi mengekspor 118 ribu unit mobil ke berbagai negara di kawasan ASEAN, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin. Jumlah itu sekitar 70 persen dari ekspor mobil secara nasional.

“Kapasitas produksi kami mampu mengantisipasi peningkatan permintaan domestik maupun ekspor,” kata Warih seraya merujuk kapasitas pabrik Karawang 2 di Jawa Barat yang beroperasi awal 2014 sebesar 120 ribu unit per tahun.

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia  telah memroduksi sebagian besar mobil Toyota yang dipasarkan di Indonesia dan diekspor, seperti Avanza, Rush, Fortuner, Innova, dan terakhir  Maret lalu Vios yang mulai diekspor ke sembilan negara di Timur Tengah.

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia  juga memroduksi sejumlah model lain khusus untuk pasar domestik mulai Low Cost and Green Car (LCGC) Astra Toyota Agya, Etios Valco, sampai MPV medium NAV-1.

Baca juga :   Masterplan P3EI (Sumatera)

“Sekitar 90 persen mobil Toyota yang dipasarkan di Indonesia dibuat di negeri ini,” kata GM Perencanaan Perusahaan dan Humas PT Toyota Astra Motor Widyawati. “Mobil-mobil Toyota yang laris justru sebagian besar diproduksi di Indonesia,” tambahnya.

Model lain yang masih diimpor Toyota dari Thailand dan Jepang adalah Corolla Altis dan Camry, MPV Alphard dan pikap Hilux.

Sementara itu, Toyota Motor Corp (TMC) telah menginvestasikan Rp1,3 triliun untuk menambah kapasitas produksi mobil jadi 230.000 unit per tahun mulai 2013. Dengan tambahan investasi baru itu, total invetasi Toyota di Indonesia mencapai Rp4,1 triliun.

“TMC sudah setuju menambah kapasitas lagi sebesar 50 ribu unit per tahun di Indonesia,” kata Presdir PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan, seperti dikutip Antara. Pada tahun 2012, Presdir TMC Akio Toyoda telah menyampaikan penambahan kapasitas produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia  dari 110 ribu menjadi 180 ribu unit per tahun, dengan investasi sekitar Rp2,8 triliun.

“Ini merupakan investasi tambahan, karena TMC melihat pasar Indonesia yang terus tumbuh,” ujar Johnny. Dengan investasi tersebut, ia menyebutkan pada akhir 2013 total kapasitas produksi  PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia  mencapai 230 ribu unit per tahun. Sedangkan, pada akhir 2012 atau awal 2013 kapasitas produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia   mencapai 180 ribu unit per tahun.

Johnny mengatakan selain menambah investasi di Indonesia, TMC juga menambah investasi di Thailand. “Thailand dan Indonesia akan menjadi basis produksi Toyota yang besar di Asia Pasific,” ujarnya. Dikatakannya penambahan pabrik baru tersebut ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar domestik Indonesia yang terus meningkat, di samping ekspor.

“Saat ini Toyota belum bisa memenuhi seluruh permintaan mobil di Indonesia. Kami masih kekurangan pasokan, meski sudah dibantu Daihatsu (untuk produksi Toyota Avanza dan Toyota Rush),” kata Johnny. (Diolah dari berbagai sumber seperti tender-indonesia.com, ANTARAnews.com, dan sebagaainya).

Incoming search terms:

Advertisement

2 KOMENTAR

    • Terima kasih mas Bejo sdh berkunnjung ke online media http://www.mmindustri.co.id

      Meski “menumpang rakit” tapi dampaknya pasti ada untuk peningkatkan teknologi bagi anak-anak bangsa. Bagilah informasi ini dengan menshare ke jejaring mas Bejo dan daftarkan email di NEWSLETTER untuk dapatkan info gratis dari mmindustri.co.id

      Salam dan sukses selalu

Tulis Opini Anda