Milling Aksis Lima Presisi Transmisi Roda Gigi

0
5

Bernhard Kuttkat

Kolaborasi yang sempurna antara machining center 5-axis berperforma tinggi dengan software khusus untuk pemodelan desain roda gigi (gear) memberikan peluang baru bagi  produsen transmisi roda gigi/persneling dan gear part, yaitu memproduksi roda gigi dengan cara baru.

 

Machining center lima aksis C50u berperforma tinggi sedang mengerjakan bevel gears berdiameter 800 mm secara dinamis.
Advertisement

Teknologi milling modern bisa digunakan untuk sebagian besar aplikasi. Hampir tidak ada batasan sebagaimana diperlihatkan pada contoh-contoh di bawah ini. Teknologi lima aksis memungkinkan pengerjaan secara presisi dan simultan kontur-kontur tiga dimensi yang kompleks. Motor spindle dengan pengoptimalan torsi memungkinkan penggunaan yang efisien perkakas milling mini atau drilling tool demi mendapatkan presisi atau agar kerja mata bor dalam proses roughing menjadi efisien.

Kestabilan statis dan kedinamisan dari machining center lima akis saat ini memungkinkan pengerjaan yang keras menjadi efisien. Axle Drive menjaga ketepatan posisi dan ketelitian proses yang tinggi dalam kaitannya dengan kontrol, piranti lunak dan NC program, cutting tool, penggunaan coolant dan cutting parameters yang telah disetel sebelumnya, dan menjaga agar semua hal tersebut bisa berpresisi dan menghasilkan kualitas tampilan yang tinggi.

Machining gir konvensional dapat digantikan

Kerja sama antara Berthold Hermle AG, Pabrik Mesin di Gosheim (Jerman), dan HPG Holland BV di Tilburg (Belanda) atas produksi gear part dan bevel gear menunjukkan apa yang sementara ini mungkin terjadi pada teknologi milling modern. Dan juga menunjukkan variabel yang dapat kita atur agar semua komponen dan parameter bekerja optimal. Dengan demikian, Hermle telah berhasil memadukan antara machining center lima aksis berperforma tinggi dengan software 3D yang spesifik. Selain itu, Hermle berhasil menggantikan pengerjaan gear konvensional dan menawarkan alternatif keuntungan ekonomis yang sangat menarik kepada pabrikan atau perusahaan roda gigi dan gear part.

Bevel gears dengan cosinus gear (S-gear; S-Verzahnung) yang hanya dapat diproduksi di machining center

Selama ini, alternatif produksi single part part gir seri-seri kecil berdiameter mulai dari 500 mm dan meliputi machining center lima aksis berperforma tinggi C40 atau C50 dengan diameter mencapai 1200 mm, menjadi hambatan dalam inovasi produk. Dengan diameter yang lebih kecil, machining gir klasik selalu mempunyai beberapa keunggulan, namun keunggulan tersebut diiringi dengan keterbatasan fleksibilitas dan membutuhkan setting ulang yang sering terjadi untuk setiap gear part.

Bagaimanapun juga, keunggulan terlihat pada pengerjaan gir ketika orang mempertimbangkan prosedur yang berlaku, seperti pre-milling, gear milling atau gear hobbing atau gear shaping, pengerasan dan gear grinder, dan akhirnya pada proses pengukuran. Untuk itu, dibutuhkan mesin yang tepat, peralatan dan instrumen ukur, dan juga software yang dapat melakukan kalkulasi langsung besaran biaya secara pasti.

Milling Gear dan pengukur di machining center

Hal yang terlihat berbeda dari gear miling adalah pada machining center 5-axis C40 dan C50 buatan Hermle dalam kaitannya dengan software khusus hasil kerjasama dengan  HPG (High Prescision Gears). Dalam proses itu hanya diperlukan sebuah machining center 5-axis yang berguna untuk gear miling, juga sebagai  pengukur gear yang sedang diproduksi, selain koneksi online setiap saat yang menjadi syarat mutlak agar terhubung ke pihak pengembang dan pemilik software “complex rotor” sebagai pemegang lisensi dan distributor program 3D-NC.

Baca juga :   Jangan Panik Jika Mesin Bocor, Begini Cara Mengatasinya

Kalkulasi akurat bentuk roda gigi dapat dilakukan secara online

Prosedurnya adalah sebagai berikut: data geometri roda gigi, seperti modul, diameter, lebar roda gigi, panjang roda gigi, dan tingkat kelengkungannya dikirim melalui koneksi internet (online) kepada pemilik lisensi software, yaitu HPG. Berdasarkan data yang dikirim tersebut software melakukan kalkulasi matematis bentuk roda gigi. Tambahan lagi, bentuk roda gigi dikembangkan sebagai cloud point dengan koordinat X, Y, Z dan direalisasikan dengan Program NC. Dengan demikian, milling machine yang sedang bekerja bergerak dari X1, Y1, dan juga Z1 menuju X2, Y2 dan Z2, kemudian membentuk bentuk roda gigi. Secara paralel dilakukan penempatan bearing area yang diinginkan dan tingkat kualitas disetel (1 – 12).

Kalkulasi matematis software memungkinkan klasifikasi sederhana, misalnya level kualitas yang tinggi adalah 2 atau 3, sementara itu pada pemodelan gear processing klasik yang menggunakan program CAD level kualitas yang diperoleh adalah 5 hingga 7.

HPG mengklaim bahwa ia satu-satunya perusahaan di dunia yang menghasilkan pemodelan bentuk roda gigi dengan cara kalkulasi matematis, dan dengan demikian mampu mencapai resolusi yang lebih tinggi dari pada pemodelan yang berdasarkan pada data CAD. Sebagai hasilnya, Program NC yang terkoordinasi menghasilkan roughing and finishing yang lebih efisien.

Pengerjaan roughing dan finishing dengan cutting/machining tool

Produksi gear part yang dibubut meliputi sub-process roughing, pengerasan, penghalusan, pengukuran, dan finishing; di mana semua pengerjaan hingga tahap pengerasan dilakukan di machining center. Untuk pengerjaan roughing dan finishing digunakan cutting (machining) tool dan tidak memerlukan Program NC tambahan.

Pada dasarnya, produksi gear part terdiri atas 2 alur kerja, yaitu pre-milling dan penghalusan (smoothing) di antara tahap pengerasan atau finishing, lalu tahap pengukuran dan fine grinding. Setelah tahap pengerasan, produk yang sedang dikerjakan mengalami tahap finishing kembali pada mesin, dan diukur. Data tersebut dikirim kembali secara online ke HPG untuk dianalisis, dan kembali dalam beberapa menit sebagai program finishing pada mesin. (MM)

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda