Meter Listrik Cerdas dari Siemens

0
8

Siemens menawarkan solusi lengkap pencatatan data pemakaian listrik otomatis, yaitu AMIS (Automated Metering and Information System). AMIS mencatat tingkat konsumsi listrik oleh masing-masing pelanggan individual dari sebuah perusahaan utiliti dan juga mengirimkan data ke arah lain, memberikan kepada customer informasi rinci yang berhubungan dengan pemakaian listrik mereka. Di Jerman, misalnya, para ahli dari Siemens memperkirakan bahwa sekitar sepuluh terawatt-hour listrik bisa dihemat dengan menggunakan meter listrik cerdas ini. Jumlah itu hampir sama dengan dua persen dari total konsumsi listrik tahunan negara tersebut.

Meter listrik cerdas ini membuat tagihan-tagihan pemakaian jadi transparan, dan pada akhirnya mampu membantu rumah tangga melakukan penghematan energi. Dan kemampuan mencatat konsumsi listrik selama periode waktu tertentu juga memungkinkan perusahaan-perusahaan utiliti untuk menawarkan rate fleksibel yang bervariasi tergantung pada waktu pemakaian. Dengan rate yang menarik untuk masa tertentu siang atau malam, atau saat ketika kapasitas tersedia melebihi permintaan, operator-operator grid dapat menawarkan kepada customer layanan yang dibuat sesuai dengan kebutuhan pelanggan sementara juga mengatur penghentian konsumsi. Pemerintah Jerman mengisaratkan agar semua bangunan baru dilengkapi dengan meter listrik cerdas ini mulai tahun 2010.

Advertisement

Sebuah teknologi cerdas untuk pencatatan data yang terkait dengan pemakaian harus mencakup tidak hanya meter saja, tetapi juga sistem komunikasi yang tepat dan alat pemrosesan data yang sudah tercatat.

Baca juga :   Sistem penyambungan NC elektromekanik ringkas untuk efisiensi perakitan

AMIS menggunakan grid power-nya sendiri untuk mentransmisikan data. Sebuah konsentrator data pada gardu transfor-mator memonitor dan mencatat informasi yang berhubungan dengan beban pada grid. Peralatan-peralatan saklar beban bekerja dalam dua arah dan bisa dengan bebas menyambungkan atau memutus. Utiliti energi bisa diintervensi pada grid setiap waktu guna mengatur kapasitas.

Meter AMIS ini juga menampilkan M-BUS, suatu sistem metering field-bus, dan bisa merekam serta mentransmisikan data konsumsi yang lain dalam satu langkah, termasuk untuk air dan pemanasan.

AMIS menawarkan fungsi-fungsi penting untuk pengaturan ”smart grid.” Di masa yang akan datang, akan lebih banyak lagi telihat pembangkit energi yang terdesentralisasi – misalnya dengan sistem fotovoltaik dan fasilitas tenaga angin.

Memperoleh grid yang siap menerima input energi yang berfluktuasi demikian, merupakan pekerjaan penting. Menyikapi kebutuhan ini, maka pada tahun 2005 Komisi Eropa meluncurkan inisiatif SmartGrids untuk membangun jaringan smart power di Eropa.

Meter listrik cerdas ini merupakan bagian dari portofolio lingkungan Siemens, yang pada tahun fiskal 2008 lalu mampu menghasilkan nilai penjualan sekitar 19 miliar euro.

Advertisement

Tulis Opini Anda